Teknologi Baru Parfum, Semakin Berkeringat Semakin Wangi

Teknologi Baru Parfum, Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Bagikan Artikel ini di:

Berkeringat malah tambah wangi (ilustrasi)

Oleh Abdul Halim – Peneliti dari Queen’s University Belfast mengisolasi molekul yang membuat molekul minyak wangi dilepaskan ketika ada pengaruh kelembaban yang mengenainya.

Mereka mengatakan bahwa ini merupakan sistem pertama yang dipicu oleh pelepasan air biasa ketika seseorang berkeringat. Penelitian ini telah dipublikasikan di the journal Chemical Communications.

Prinsip dari teknologi ini adalah adanya sistem pembawa. Sistem pembawa mirip seperti seseorang yang menaiki mobil. Molekul yang ingin dilepaskan (diasumsikan sebagai penumpang) pada saat-saat atau tempat tertentu ditempeli dengan zat lain (sebagai mobilnya). Saat diinginkan atau berada dalam lingkungan yang lembab, zat yang dibawa akan lepas seperti seseorang yang keluar mobil setelah sampai di tujuan.

Molekul parfum akan ditempeli dengan liquid berion (garam dalam bentuk liquid) yang tidak berbau. Substance yang dihasilkan mengeluarkan aroma ketika kontak dengan air, memberikan lebih banyak aroma parfum yang dilepaskan ke kulit seseorang.

Salah satu penulis dalam jurnal tersebut Nimal Gunaratne, dari the Queen’s University Ionic Liquid Laboratories (Quill), menyebutnya pro-aroma seperti timbal berat yang berarti aromanya tidak cepat hilang (nempel aromanya).

Selanjutnya, ikatan molekul parfum dan liquid berion akan rusak dengan adanya air. “air seperti gunting” katanya pada website berita BBC. Sistem ini juga dapat menghilangkan bau tidak sedap yang ada pada keringat. Belerang dalam bentuk molekul “thiol” yang bertanggung jawab terhadap bau tidak sedap tertarik pada liquid berion. Saat thiol ini berikatan dengan liquid berion, mereka akan kehilangan sifat-sifat baunya.

diterjemahkan bebas dari bbc.com

Baca juga:

Abdul Halim

Abdul Halim

Menamatkan program ST dan MT di Jurusan Teknik Kimia ITS. Sedang menempuh PhD di University of Tsukuba. Meneliti pemanfaatan bio-nanomaterial untuk pengolahan limbah cair.
Abdul Halim
Artikel Berhubungan:

Sponsor Warstek.com:
Bagikan Artikel ini di:
4 Comments
  1. Bismillah, semoga bisa bermanfaat dan bisa istiqomah menulisnya, amiin

  2. Semoga dapat segera di produksi dalam jumlah masal, sehingga saya bisa segera beli. Sangat recomended untuk mahasiswa ini 🙂

    • amiiin, wah kalau diproduksi massal siap2 mahasiswa jarang mandi , hehe
      karena mahasiswa nggak harus mandi yang penting wangi :v

Tinggalkan Balasan

two × 1 =