Kemegahan Pabrik Mobil yang Tidak Lolos Uji Emisi (Tesla Motor)

4461750_201506270452060151 Untitled1

Foto mobil listrik bernama Selo yang dibuat oleh Ricky Elson dan tim

Potongan berita yang dikutip di http://m.tribunnews.com/nasional/2015/06/23/kejagung-segera-tahan-dua-tersangka-mobil-listrik

Sementara mobil listrik di Indonesia mengalami dinamisasi (baca: konflik), perusahaan mobil listrik yang ada di Amerika bernama Tesla Motor mengalami  berbagai pencapaian prestasi yang luar biasa. Total aset yang dimiliki mencapai 2.417 juta dollar atau setara dengan 24.170.000.000.000 rupiah atau 24,17 Triliun Rupiah dengan kurs 1 dollar senilai 10.000 rupiah. Selain dari segi kekayaan, prestasi lainnya yang luar biasa adalah Tesla Motor dinobatkan sebagai peraih peringkat pertama Smartest Company of the Year oleh MIT Technology Review, mengalahkan industri-industri teknologi raksasa lainnya seperti Facebook, Apple bahkan Microsoft! (baca selengkapnya). Smartest Company tersebut didasarkan atas inovasi-inovasi teknologi yang diciptakan dan model bisnis yang fantastis dan ambisius. Bagaimana bisa Tesla Motor, perusahaan penghasil mobil yang tidak lolos uji emisi, bisa menjadi perusahaan The Smartest Company of the Year? Berikut adalah video tentang proses pembuatan mobil yang tidak lolos uji emisi.


Mobil listrik menjadi perkara di Indonesia karena pembuatnya dituduh membuat mobil listrik yang terlalu mahal yakni 2 milyar untuk setiap mobil listriknya sehingga ada indikasi korupsi, total 16 mobil listrik sehingga anggaran yang digunakan sebesar 32 milyar. Setelah melihat 3 video diatas, jika Anda sebagai produsen mobil listrik, berapa harga yang Anda patok untuk setiap mobil listriknya? Apakah 2 milyar terlalu mahal?

Sebagai perbandingan, harga mobil listrik yang dijual oleh Tesla Motor dari 3 varian mobil yang paling murah harganya sebesar 57.500 dollar atau setara dengan 575.000.000 rupiah apabila 1 dollarnya setara dengan 10.000 rupiah (cek harga mobil tesla). Tapi tunggu dulu, saat ini 1 dollar menembus 13.000 rupiah, sehingga harganya seharusnya 747.500.000 rupiah, harga tersebut adalah harga apabila dilakukan pemesanan dengan waktu tunggu 3 bulan, belum termasuk pajak, belum biaya pengiriman dari Amerika ke Indonesia.  Apabila variabel-variabel tersebut diperhitungkan (mobil yang ready, pajak, dan biaya pengiriman) maka harganya dapat mencapai harga 1.5 milyar! Harga tersebut merupakan harga produksi massal, dapat dibayangkan bagaimana seharusnya harganya apabila mobil listrik diproduksi secara satuan (masih berupa prototype), belum ada automasi seperti Pabrik Tesla Motor.

Prototype itu ibarat bayi yang baru lahir, butuh perhatian dan butuh dukungan untuk tumbuh dan berkembang agar bisa menjadi mobil produksi massal, dalam sejarah industri, tidak ada kendaraan prototype dijual dan digunakan untuk transportasi sehari-hari, semuanya menjadi arsip dan di museumkan. Apalagi mobil ini dikembangkan oleh anak bangsa yaitu Ricky Elson dan Dasep Ahmadi yang merancang mobil tersebut harus tersebut dari “Nol”.

Tombol ajaib ini akan mengirimkan artikel Warung Sains Teknologi ke beranda Facebook Anda:


(klik tombol diatas)

Artikel yang berhubungan:

Warstek.com disponsori oleh:

     
Nur Abdillah Siddiq

Nur Abdillah Siddiq

Mahasiswa S3 Fisika ITS, menekuni bidang Optoelektronik dan Elektromagnetika Terapan. Sangat mencintai aktivitas membaca dan mendesain. Profil lebih lengkap dapat dilihat di www.facebook.com/fisrek

Satu tanggapan untuk “Kemegahan Pabrik Mobil yang Tidak Lolos Uji Emisi (Tesla Motor)

Ajukan Pertanyaaan atau Komentar