Mengapa Langit Berwarna Biru? Bukannya di Luar Angkasa itu Gelap?

Yaps, pada tulisan ini Warstek akan menjawab pertanyaan dari Dimas Rio Pratama, dengan bahasa yang sesederhana mungkin.

21

Bagi yang ingin bertanya seputar sains dan teknologi, silahkan bertanya di ask.fm/Warstek_ID . InshaAllah kami jawab 😀

Sebenarnya langit tidak hanya berwarna biru, melainkan terdiri dari warna yang berbeda-beda. Bukankah kalau pagi kita melihat langit berwarna kemerahan? Kalau mendung menjadi berwarna keabu-abuan? Dan kalau malam berwarna hitam? Nah, ternyata langit berwarna-warni juga ya, tidak hanya berwarna biru, atau malah justru tidak memiliki warna?

LangitBiru-big(03Apr12)
Langit Berwarna Biru, kok bisa?

Kalau siang dan hari sedang cerah, nah mengapa langit berwarna biru? Apakah tercipta dari pantulan warna samudera di seluruh permukaan bumi ataukah warna biru itu merupakan warna yang muncul akibat cahaya matahari?

Mau tau apa penyebabnya? Jeng jeng jeng…Jawabannya, adalaaaaah…

Bumi kita diselubungi lapisan udara tak kasat mata yang disebut atmosfer. Atmosfer merupakan kumpulan berbagai partikel-partikel sangat kecil seperti gas (Oksigen, Nitrogen, Karbondioksida, dll), uap air, serta debu. Diluar angkasa, cahaya matahari yang pada awalnya tidak berinteraksi dengan sesuatu apapun (ruang hampa udara), pada saat memasuki bumi mulai berinteraksi dengan atmosfer. Cahaya matahari yang melalui atmosfer kemudian dihamburkan/scattering oleh partikel/butiran kecil yang ada dalam atmosfer itu.

Struktur Lapisan Atmosfer Bumi
Struktur Lapisan Atmosfer Bumi

Hamburan cahaya matahari akibat atmosfer terkenal dengan istilah hamburan Rayleigh, yang terjadi akibat seberkas cahaya melewati partikel, dimana panjang gelombang cahaya yang lewat lebih panjang dari pada panjang partikel yang dilewatinya.

Dan faktanya, pada saat matahari melewati lapisan atmosfer, panjang partikel-partikel atmosfer (terutama oksigen dan nitrogen) seribu kali lebih kecil dari pada panjang gelombang cahaya matahari itu sendiri. Inilah yang menjelaskan mengapa luar angkasa itu gelap dan mengapa langit bumi berwarna (pernyataan ini kurang tepat, akan dijelaskan kemudian, karena langit pada dasarnya tidaklah berwarna), tetapi mengapa biru?

Luar Angkasa yang hitam
Luar Angkasa yang gelap

Cahaya matahari terdiri dari campuran semua warna mulai dari merah, kuning, hijau, biru, hingga ungu, makanya disebut MEJIKUHIBINIU, dari TK pun kita telah mengenalnya. Warna-warna itu memiliki frekuensi yang berbeda. Semakin tinggi frekuensinya, maka semakin pendek panjang gelombangnya.

Rayleigh_sunlight_scattering
Warna yang lebih banyak dihamburkan oleh cahaya matahari

Hamburan warna biru merupakan hamburan warna terkuat atau setidaknya empat kali lebih kuat daripada hamburan warna-warna lainnya, sehingga mengalahkan warna-warna lain, seperti tampak digambar atas, akibatnya mata kita lebih sensitif terhadap warna biru.

Jadi sampai disini dapat disimpulkan bahwa cahaya mataharilah yang menyebabkan langit berwarna, karena pada dasarnya langit tidaklah berwarna (hitam), ini terbukti pada saat malam, langit kita menjadi hitam karena tidak adanya cahaya matahari.

Namun bagaimana dengan warna lain? Warna kemerah-merahan pada saat matahari terbit dan senja? Warna abu-abu pada saat mendung? Nah, ini akan dibahas di tulisan berikutnya.

Berikut adalah video pembahasan mengapa langit berwarna biru.

Namun jika sudah penasaran, bisa membaca artikel yang lebih “fisika” berikut:

  1. https://shobru.wordpress.com/sains/langit-di-ufuk-barat-tampak-jingga-ketika-sore-kenapa/
  2. http://www.kompasiana.com/asikbelajardirumah/mengapa-langit-sore-berwarna-merah_55105d05813311d538bc64c2

Baca artikel menarik lainnya: Persamaan Matematika Memeras Pakaian

Nilai Artikel Ini
Artikel Berhubungan:

Sponsor Warstek.com:
Nur Abdillah Siddiq

Nur Abdillah Siddiq

Mahasiswa S3 Fisika ITS, menekuni bidang Optoelektronik dan Elektromagnetika Terapan. Sangat mencintai aktivitas membaca dan mendesain. Profil lebih lengkap dapat dilihat di www.facebook.com/fisrek

Yuk Ajukan Pertanyaaan atau Komentar