Charles Hard Townes, Sang Multitalen Penemu Laser

Charles Hard Townes lahir di Greenville tahun 1915, dikenal sebagai penemu laser. Menjalankan pendidikan sarjana di Furman University, pendidikan Master di Duke University, dan gelar PhD di California Institute of Technology pada usia 24 tahun. Penelitiannya dalam sistem radar selama perang dunia 2 mendorongnya untuk meneliti laser. Mengajar di berbagai universitas termasuk Colombia University, MIT dan University of California Berkeley. Terlibat aktif dalam berbagai lembaga dan organisasi penasehat pemerintah bidang sains. Menerima berbagai penghargaan termasuk hadiah Nobel Fisika pada tahun 1964 atas kontribusinya dalam penelitian fundamental quantum electronic yang membawa kepada pengembangan maser dan laser. Dr. Charles Hard Townes meninggal pada 25 Januari 2015.

thumbnail_57148
Dr. Townes dan kakak iparnya, Dr. A.L. Schawlow berfoto bersama laser generasi pertama

Charles Hard Townes lahir di Greenville, Carolina Selatan pada 28 Juli 1915, anak dari Henry Keith Townes, seorang advokat, dan Ellen (Hard) Townes. Dia masuk sekolah negeri Greenville dan Furman University di Greenville, tempat dia menyelesaikan Sarjana Sains bidang Fisika dan Sarjana Seni bidang Bahasa Modern. Lulus dengan predikat summa cumlaude pada 1935 pada usia 19 tahun. Fisika telah memikat Townes sejak kelas pertama pada tahun kedua kuliahnya karena “Stuktur Logis yang Indah” dari Fisika. Townes juga tertarik pada sejarah alam selama di Furman, mengabdi sebagai curator di museum, dan selama musim panas bekerja sebagai kolektor untuk perkemahan biologi Furman. Selain itu, dia sibuk dengan aktivitas lain seperti tergabung dalam tim renang, koran kampus dan kelompok sepakbola.

Townes menyelesaikan S2 Master of Art bidang Fisika di Duke University pada 1936, dan selanjutnya masuk sekolah pascasarjana di California Institute of Technology tempat Townes menerima gelas PhD pada 1939 dengan disertasi tentang pemisahan isotop dan putaran nuklir.

Anggota staff teknis laboratorium Bell Telephone sejak tahun 1933 sampai 1947, Dr. Townes bekerja secara intens selama perang dunia II dalam mendesain sistem radar bom dan memiliki sejumlah paten yang berhubungan dengan teknologi ini. Dari sini Towner mengubah fokus kerjanya untuk mengaplikasikan teknologi microwave dari penelitian perang ke spektoskopi, yang dia ramalkan akan menjadi teknologi baru untuk mempelajari struktur atom dan molekul dan dasar baru untuk mengontrol gelombang elektromagnetik yang potensial.

Di Colombia University, tempat dimana dia ditunjuk sebagai dosen pada 1948, Dr. Townes melanjutkan penelitian dalam fisika microwave, khususnya mempelajari interaksi antara microwave dan molekul, dan menggunakan spektra microwave untuk mempelajari struktur molekul, atom dan nucleus. Pada 1951, Dr. Townes meyakini ide dari maser, dan beberapa bulan setelahnya dia dan mitra kerjanya mulai bekerja pada alat menggunakan gas ammonia sebagai media aktif. Pada awal 1954, penguatan dan generasi gelombang electromagnet pertama melalui rangsangan emisi diperoleh oleh Dr. Townes dan muridnya menamai alatnya “maser” yang merupakan akronim dari microwave amplification by stimulated emission of radiation. Pada 1958, Dr. Townes dan kakak iparnya, Dr. A.L. Schawlow, dalam beberapa waktu seorang Profesor di Stanford University, menunjukkan secara teoritis bahwa maser dapat digunakan untuk menjalankan daerah optik dan inframerah dan mengusulkan bahwa dapat dilakukan pada sistem yang spesifik. Hasil kerja ini menghasilkan tulisan bersama mereka dalam maser optik dan inframerah atau laser (light amplification by stimulated emission of radiation). Penelitian lain telah dilakukan di bidang optik nonlinear, astronomi radio dan astronomi inframerah. Dia dan asistennya mendeteksi molekul kompleks pertama pada ruang bintang-bintang dan pertama kali mengukur massa dari lubang hitam di pusat galaksi kita.

Baca juga:

Setelah bergabung sebagai Associate Professor (lektor kepala) bidang Fisika tahun 1948 di Columbia University, Dr. Townes ditunjuk sebagai Profesor pada tahun 1950. Dia mengabdi sebagai Direktur Eksekutif dari Laboratorium Radiasi Columbia dari tahun 1950 sampai 1952 dan sebagai Ketua jurusan Fisika sejak tahun 1952 sampai 1955.

Sejak tahun 1959 sampai 1961, dia cuti dari Columbia University untuk mengabdi sebagai wakil presiden dan ketua Penelitian dari Institute for Defense Analyses di Washington D.C., sebuah organisasi non profit yang memberi nasehat kepada pemerintah Amerika Serikat dan dijalankan oleh sebelas kampus.

Pada tahun 1961, Dr. Townes ditunjuk sebagai dekan dan professor bidang fisika di Massachusetts Institute of Technology. Sebagai dekan dia mendapat tanggung jawab bersama rektor dalam membimbing pendidikan dan penelitian kampus secara umum. Pada tahun 1966, dia menjadi professor institute di MIT dan selanjutnya pada tahun yang sama mengundurkan diri dari jabatan dekan dengan maksud untuk kembali intensif meneliti, khususnya di University of California pada 1967. Dalam posisinya ini Dr. Townes berperan dalam mengajar, meneliti dan aktifitas lain pada beberapa kampus, walaupun dia sendiri berlokasi di kampus Berkeley.

Gambar 1 Dr. Charles S. Town (courtesy of http://www.nobelprize.org)

Selama 1955 dan 1956, Townes adalah seorang anggota Guggenheim dan pengajar Fullbright, pertama di University of Paris dan selanjutnya di University of Tokyo. Dea adalah pengajar nasional untuk Sigma Xi dan juga mengajar selama sesi musim panas di Universiy of Michigan dan di Sekolah internasional fisika Enrico Fermi Italia, mengabdi sebagai director coherent light selama semusim pada 1963. Pada musim gugur 1963 dia adalah pengajar Scott lectures di University of Toronto. Pada tahun 2002-2003 dia pengajar Karl Schwarzschild di Jerman dan pengajar Birla dan Schroedinger di India.

Selain hadiah Nobel, Dr. Townes juga menerima penghargaan Templeton, dalam kontribusinya memahami agama, dan sejumlah penghargaan lain sekitar 27 penghargaan dari berbagai kampus.

Dr. Townes telah mengabdi dalam sejumlah komite ilmiah dari agensi penasehat pemerintah dan telah aktif dalam beberapa komunitas professional. Termasuk anggota, dan wakil ketua dari komite penasehat bidang sains presiden Amerika Serikat, ketua komite penasehat pendaratan manusia ke bulan pertama, dan ketua komite departemen pertahanan dalam misil MX. Dia juga mengabdi sebagai dewan perusahaan General Motors dan Perkins Elmer.

Dr. Townes dan istrinya menikah tahun 1941 tinggal di 1988 San Antonio Avenue, Berkeley, California. Mereka memiliki empat putri, Linda Rosenwein, Ellen Anderson, Carla Kessler dan Holly Townes. Dr. Charles Hard Townes meninggal pada 27 Januari 2015.

Diterjemahkan dari:

  • http://www.nobelprize.org/nobel_prizes/physics/laureates/1964/townes-bio.html
Artikel Berhubungan:

Sponsor Warstek.com:
Abdul Halim

Abdul Halim

Menamatkan program ST dan MT di Jurusan Teknik Kimia ITS. Sedang menempuh PhD di University of Tsukuba. Meneliti pemanfaatan bio-nanomaterial untuk pengolahan limbah cair.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *