Elektrodialisis Kejut, Terobosan Mengagumkan dalam Mengolah Air Laut Menjadi Air Siap Minum

Bagikan Artikel ini di:

1z
Animasi elektrodialisis kejut yang akan dikupas habis pada artikel ilmiah ini

Tim MIT (Massachusetts Institute of Technology) menemukan proses yang efisien berbasiskan gelombang kejut (shockwave) untuk desalinasi air laut. Metode baru yang ditunjukkan pada gambar menunjukkan bagaimana gelombang kejut (ditunjukkan oleh garis merah) dibangkitkan pada air laut yang mengalir melalui medium berpori (porous medium), dengan arus listrik yang dikenakan pada elektroda (hijau) pada masing-masing saluran. Gelombang kejut mendorong ion garam untuk menuju kesalah satu sisi dari aliran, sedang sisi yang lain mengalir air bersih, yang dapat dengan mudah dipisahkan dengan saluran yang terbagi dua. Peneliti MIT mengatakan bahwa metode desalinasi yang sangat inovatif ini dapat bermanfaat untuk menyelesaikan permasalahan pengolahan air yang paling rumit, yakni membersihkan air yang tercemar dari proses perekahan hidrolik atau fraking. Perekahan hidrolik adalah proses pembuatan sumur minyak pada permukaan bumi yang tertutup oleh batu dengan larutan perekah (sangat beracun) bertekanan sangat tinggi.


Dikarenakan ketersedian dari air bersih, terutama yang dapat dimimun, menjadi suatu hal yang sangat penting pada berbagai daerah di belahan dunia, peneliti mencari cara baru untuk memproses air garam, air payau, atau air yang tercemar. Tim dari MIT menawarkan solusi inovatif yang tidak seperti sistem desalinasi tradisional dan konvensional yakni memisahkan ion atau molekul dengan filter/membran yang menyebabkan membran menjadi tersumbat, atau dengan cara mendidihkan air hingga air menjadi uap dan terpisah dari larutan garam yang tentu saja mengkonsumsi energi dalam jumlah besar. 


Mohon maaf Artikel ini terpotong. LOGIN atau DAFTAR untuk membaca lebih lanjut (GRATIS).
     
Nur Abdillah Siddiq

Nur Abdillah Siddiq

Mahasiswa S3 Fisika ITS, menekuni bidang Optoelektronik dan Elektromagnetika Terapan. Sangat mencintai aktivitas membaca dan mendesain. Profil lebih lengkap dapat dilihat di www.facebook.com/fisrek

Ayo Ajukan Pertanyaaan :)