10 Foto Tragis Hewan yang Perutnya Penuh Sampah Plastik

“If you don’t pick it up they will”

Jika bukan kamu yang memungutnya, mereka yang akan memakannya

Kalimat persuasif tersebut adalah bentuk ajakan untuk senantiasa memungut dan membuang sampah pada tempatnya, karena jika bukan kita yang memungut sampah maka hewan-hewanlah yang akan memungutnya. Seperti gambar dibawah ini, dari Burung hingga Kura-Kura mereka akan memakan sampah plastik yang ditemui. Dampaknya? Mengerikan, perut yang penuh dengan sampah plastik.

Sampah plastik membutuhkan waktu yang lama agar terurai. Kantong plastik membutuhkan waktu 10 hingga 12 tahun, botol plastik membutuhkan waktu yang lebih lama yakni butuh 20 tahun, sedangkan sterofoam membutuhkan waktu 500 tahun untuk bisa hancur secara alami. Akibat terlalu lamanya waktu penghancuran ini, tentunya dapat menimbulkan permasalah yang serius bagi lingkungan.

  1. Burung Larus Argentatus yang memungut sampah untuk dipotong kecil-kecil dan dimakan

2. Penyu laut yang makanannya adalah ubur-ubur akan menganggap plastik kemasan sebagai ubur-ubur

3. Sampah tutup botol yang memenuhi isi perut seekor burung

4. Bisa jadi kematian burung-burung tersebut karena perutnya telah penuh dengan sampah tutup botol

5. Sampah tersebut tetaplah utuh dalam perut burung meskipun burung tersebut telah mati

6. Bahkan kemasan korek api juga akan dimakan oleh burung

7. Masihkah kita sembarangan dalam membuang sampah? Dan enggan memungutnya jika menemukan sampah? “If you don’t pick it up they will”

8. Mari kita berkomitmen untuk tidak membuang sampah sembarangan dan memungut dan membuangnya ke tempat sampah jika menjumpainya di jalan

9. Tidak hanya burung, penyu pun menjadi korban. Perutnya penuh dengan kemasan plastik.

10. Bahkan sang raksasa laut yakni paus diperutnya juga penuh dengan sampah kemasan

Mengingat begitu berbahayanya sampah plastik, mulai sekarang marilah kita lebih bijak menggunakan dan memanfaatkan plastik. Jangan buang sampah plastik sembarangan, pilah-pilahlah sesuai dengan jenis tempat sampahnya, dan lakukanlah daur ulang. Marilah kita jaga bumi untuk masa depan.

Baca lebih lanjut: Tragedi Sampah Plastik dan Dampaknya Bagi Makhluk Hidup

Artikel Berhubungan:

Sponsor Warstek.com:
Nur Abdillah Siddiq

Nur Abdillah Siddiq

Mahasiswa S3 Fisika ITS, menekuni bidang Optoelektronik dan Elektromagnetika Terapan. Sangat mencintai aktivitas membaca dan mendesain. Profil lebih lengkap dapat dilihat di www.facebook.com/fisrek

Yuk Ajukan Pertanyaaan atau Komentar