Persamaan Matematika Memeras Pakaian

Bagikan Artikel ini di:

Mencuci dengan tangan bermanfaat ketika mencuci pakaian tertentu yang hanya bisa dicuci secara manual agar tidak rusak, ketika mesin cuci sedang rusak, atau bahkan menjadi hal biasa bagi mahasiswa, terutama mereka yang tinggal di kosan. Faktanya, bagi mahaiswa pada umumnya, kegiatan di kampus sangat menguras tenaga, waktu dan perhatian sehingga urusan pencucian ini seringkali dire-schedule secara berkala dan continue. Berbeda dengan mahasiswa yang difasilitasi mesin cuci, sepertinya sejauh ini  tidak mempunyai banyak masalah selain motivasi.

Mencuci pakaian dengan tangan sudah dilakukan manusia sejak zaman dahulu kala, dengan prosedur yang hampir mirip di mana-mana. Mula-mula pakaian dicuci dengan tangan dan kemudian diperas sebelum dikeringkan di udara terbuka. Memeras pakaian dilakukan untuk mengurangi kadar air sehingga proses pengeringan bisa berlangsung cepat. Memeras pakaian dilakukan dengan cara memutar dua ujung pakaian dengan tangan sekuat mungkin, umumnya dengan rotasi penuh sampai tidak ada lagi air yang jatuh. Proses memeras pakaian bisa dilihat pada Gambar 1.



Mohon maaf Artikel ini terpotong. LOGIN atau DAFTAR untuk membaca lebih lanjut (GRATIS).
     
Septian Ulan Dini

Septian Ulan Dini

Septian Ulan Dini, pembelajar yang saat ini sedang menempuh studi S1 di Pendidikan Fisika Unila. Bercita-cita keliling dunia dan membentuk inkubator inventor muda di Indonesia.

4 tanggapan untuk “Persamaan Matematika Memeras Pakaian

  • zulfan.adiputra
    04 Agustus 2017 pada 23:05
    Permalink

    Pak Admin,

    Artikel menarik. Saya kurang paham antara sudut rotasi yg 0, 30, 45, dgn sumbu x (yg jg trrlihat sbg sumbu putar/rotasi kainnya) di gambar 4. Klo kainnya diputar dgn derajat rotasi sumbu x, saya ngerti. Tp sumbu rotasi 0, 30, 45 itu apa ya?

    Terima kasih,
    Zulfan

    Balas
    • Septian Ulan Dini
      06 Agustus 2017 pada 10:56
      Permalink

      Terimakasih atas tanggapannya. Gambar 4 menunjukkan data pengukuran diameter handuk kering yang diputar berturut-turut pada sudut 0 °, 30 °, dan 45 ° terhadap sumbu x. Selengkapnya bisa dilihat di Rahmayanti, H. D., Utami, F. D., & Abdullah, M. (2016). Physics model for wringing of wet cloth. European Journal of Physics, 37(6), 065806.

      Best Regard,

      Septian Ulan Dini

      Balas

Ayo Ajukan Pertanyaaan :)