Siringmakar 9: “Komunikasi Serangga dan Peluang Pemanfaatannya Sebagai Metode Biokontrol”

  1. Memberitahu atau memperingatkan kehadiran individu lain (advertising);
  2. Tanda bahaya atau alarm (warning sign or alarm)

Jadi, pada allelochemicals diaplikasikan dengan tujuan seolah-olah ada musuh serangga tersebut atau pura-pura memberitahu bahwa ada bahaya apabila mendekat/ mencoba mengkonsumsi tanaman panen.

Sesi Tanya-Jawab (Q&A)

1. Halim dan Fahmi;

Q: Bisa dijelaskan bagaimana cara kerja JH (Juvenille Hormone) sehingga bisa menekan worker?

A: JH sendiri bervariasi pada tiap spesies serangga sosial, tetapi lazimnya, seperti feromon lainnya, JH memiliki berat molekul antara 180-280 da. Secara alamiah, JH dikeluarkan dengan beberapa cara, yakni dikeluarkan oleh ratu melalui kelenjar tergal atau dikeluarkan oleh seluruh koloni dalam kondisi stres musuh. Kalau terkait kinerja saat ini masih banyak diteliti, teori yang paling banyak diterima adalah JH ini mempengaruhi metamorfosis larva pada tahap 4 atau 5 , sehingga secara fisik berubah menjadi prajurit (soldiers).

2. Masnur

Q: Adakah pengaruh residu pestisida pertanian terhadap keberhasilan pengendalian hama secara biologi (biocontrol) melalui rekayasa komunikasi serangga?


A: Saat ini pestisida banyak mengandung bahan sukar didegradasi dan tipe overkill, seperti DDT, sudah tidak diperkenankan. Perlu saya tekankan disini, untuk biokontrol sendiri, sebetulnya target utama ada konservasi plasma nutfah, dan keseimbangan ekosistem, karena hama pada dasarnya adalah sesuatu yang ada pada waktu dan tempat yang salah. Namun tentu saja misalnya karena penggunaan pestisida yang aplikasinya menggunakan spraying dapat mengganggu sinyal-sinyal kimia dari kegiatan biokontrol sehingga sulit diterima oleh organ reseptor serangga, sehingga kemudian menurunkan efektivitasnya. Tetapi juga, apabila sudah menggunakan pestisida, maka biokontrol tidak perlu digunakan lagi.

3. Izzah

Q: Dalam penelitian yang dilakukan Ibu Nadia, mekanisme apa yang diterapkan dan pada serangga apa?

A: Saya mengekstraksi allelochemicals yang diproduksi jamur sebagai sinyal warning or alarm bagi rayap agar tidak mendekati kertas-kertas atau kayu-kayu berharga.

4. Ami

Q: Pada era intensifikasi pertanian, mengganggap hama sebagai musuh yang harus dimusnahkan sehingga pada era tersebut menggunakan pestisida yang berlebihan yang menyebabkan hancurnya sebagian ekosistem. Bagaimana cara mengubah pemikiran tentang penggunaan pestisida untuk penanggulangan hama, karena ada cara yang lebih baik yaitu dengan cara mempelajari hama seperti yang terjadi di british columbia?

A: Saya suka pertanyaannya sekali. Menurut saya dengan merubah stigma. Stigma bahwa semua makhluk hidup yang tidak menguntungkan harus dimusnahkan. Contohnya, rayap, di tempat yang tepat, rayap adalah detritivor yang sangat efisien. Rayap berperan penting dalam siklus nutrisi tanah, mengurangi volume sampah selulosa di permukaan tanah, meningkatkan porositas tanah. Pengertian yang harus dipahami  adalah hama sendiri adalah individu yang berada di tempat dan waktu yang salah.

Tombol ajaib ini akan mengirimkan artikel Warung Sains Teknologi ke beranda Facebook Anda:


(klik tombol diatas)

Artikel yang berhubungan:

Warstek.com disponsori oleh:

     
Nailul Izzah

Nailul Izzah

Pembelajar | Penikmat kopi | DIII Teknik Kimia Undip Alumni | Staf Admin POGI | Semarang | nailul.izzah91@gmail.com

Yuk Ajukan Pertanyaaan atau Komentar