Tak Disangka, Tanah Liat Bisa Digunakan untuk Mengolah Limbah Nuklir

Bagikan Artikel ini di:

Ilustrasi ataupun tanda dari zat radioaktif yang memiliki potensi bahaya.

Sumber gambar : kimiafun.com

 

Oleh: Tri Joko Prihatin, S.T.


Sebagai bangsa yang sudah merdeka selama 72 tahun dari penjajahan, kita sebagai warga negara Indonesia harus berbangga dan bertanggung jawab terhadap kemerdekaan kita. Pahlawan yang rela berkorban nyawa demi tanah air Indonesia, berjuang mempertahankan tanah air Indonesia beserta dengan sumber daya alam yang sangat melimpah. Seperti syair pada salah satu lagu Koes Plus “orang bilang tanah kita tanah syurga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman” yang selalu terngiang di kepala [1]. Indonesia benar-benar kaya. Sebagai generasi penerus sudah menjadi tugas kita untuk memanfaatkan sumber daya alam semaksimal mungkin untuk kesejahteraan. Salah satu sumber daya alam yang melimpah adalah tanah liat. Hal ini karena tanah liat merupakan jenis tanah yang dapat kita temui banyak di wilayah Indonesia [2].

Tanah liat merupakan bahan dasar pembuatan keramik. Tanah liat terbentuk dari kristal-kristal yang terdiri dari mineral-mineral yang disebut kaolinit [3]. Bentuk kristal seperti ini yang menyebabkan tanah liat mudah dibentuk apabila dicampur dengan air. 


Mohon maaf Artikel ini terpotong. LOGIN atau DAFTAR untuk membaca lebih lanjut (GRATIS).
     
Warung Sains Teknologi

Warstek Media

Warung Sains Teknologi (Warstek) adalah media SAINS POPULER yang dibuat untuk seluruh masyarakat Indonesia baik kalangan akademisi, masyarakat sipil, atau industri. Sampai saat ini, sains dan teknologi berkesan ekslusif yang hanya ada di laboratorium dan tidak mampu secara langsung berdampak kepada masyarakat. Akibatnya masyarakat, pemerintah dan industri tidak menjadikan sains sebagai sarana mengatasi permasalahan atau membuat kebijakan. Untuk itu, warstek hadir untuk menjawab tantangan tersebut.

Ayo Ajukan Pertanyaaan :)