Delapan Aturan Pemrograman Paralel untuk Multicore

Bagikan Artikel ini di:

Pemrograman untuk prosesor multicore punya tantangan tersendiri. Ada delapan aturan pemrograman multicore yang dapat menolong programmer agar bisa sukses menghadapi tantangan paralelisme.

  1. Berpikir secara paralel.

Dekati semua masalah untuk mencari peluang paralelisme. Pahami dimana letak paralelisme, dan atur cara berpikir agar bisa mengekspresikan paralelisme. Ambil keputusan pada pendekatan paralel yang terbaik. Belajar untuk “berpikir secara paralel.”


  1. Gunakan abstraksi.

Fokus pada penulisan program komputer yang mengekspresikan paralelisme, dan hindari penulisan program komputer yang mengatur thread atau banyaknya core processor. Contoh dari penggunaan abstraksi adalah OpenMP dan Intel Threading Building Blocks (Intel TBB). Jangan gunakan thread sistem operasi (Pthreads, Windows threads, Boost threads, dan sejenisnya). Thread dan MPI adalah bahasa mesinnya paralelisme. Keduanya menawarkan fleksibilitas maksimum, tapi keduanya menguras waktu penulisan program komputer, debug program, dan pengaturan program. Program komputer seharusnya berada pada level cukup tinggi sehingga program komputer seharusnya hanya menyelesaikan masalah, bukan malah mengatur thread atau manajemen penggunaan core processor


Mohon maaf Artikel ini terpotong. LOGIN atau DAFTAR untuk membaca lebih lanjut (GRATIS).
     

Satu tanggapan untuk “Delapan Aturan Pemrograman Paralel untuk Multicore

Ayo Ajukan Pertanyaaan :)