Siringmakar 12: “Menjadi Juara Kompetisi Robot”

ini adalah salah satu saja robot yang pernah dibuat oleh klub robot UNSRI

 

  • Debora Tri Putri_Q: Ketika sebuah robot berjalan atau melakukan pekerjaan yang kita berikan, dan ternyata robot tersebut tiba” tidak berfungsi, bagaimana kita dapat mengetahui secara cepat dan mudah dibagian kerusakan dari robot tersebut? A: Secara pasti apabila kita adalah pembuatnya kita akan tahu seluk beluk robot yang kita buat. Oke, kalo secara saya pribadi, ya, misal robotnya tidak hidup yang di cek baterai dulu apakah masih cukup atau tidak dayanya, kalo baterai masih bagus namun tak nyala kita cek kabel supply dll. Biasanya sering putus di kabel dan sistem wiring pada board PCB. Nah, ngeceknya bisa pakai multitester.
  • Termin 2


    1. Ridho_ Q: Tentang bahasa pemrograman kenapa yang dipakai c/c++. Kenapa tidak pakai bahasa pemerograman seperti PHP Java atau Pascal?. Dan komponen-komponen robot itu kan lumyan mahal, berapa kira-kira dana yg dihabiskan dalam membuat 1 robot? A: Bisa kok pakai selain c/c++, misalnya pakai Bahasa Basic, Python untuk Raspberry Pi. Kalau PHP dan Java itu kan lebih ke untuk pembuatan web, tapi bisa sih untuk robot yang berbasis IoT atau system monitoring robot, misalnya. Besar biaya tergantung robot yang dibuat kalo line follower analog paling sekitar 200-300 ribu, kalo line follower terprogram bisa sampe 1 juta. Kalo yang lebih kompleks kayak di KRI bisa sampe 50 juta. Untuk robot KRPAI misalnya yang kami minimal 13an juta sedangkan yang bagus bisa sampe 40 juta.
    1. Widia_ Q: Apa yg membuat kakak sangat termotivasi untuk buat robot?  Padahal sudah tahu pembuatannya tidak mudah? A: Dari kecil, sejak SD sudah suka ngoprek/memperbaiki radio rusak, dek, jadi sebetulnya kuliah ini meneruskan hobi sejak SD yang sudah suka elektronika. Memang sudah kalo kita belajar pasti akan mudah, ibarat naik gunung manjat awalnya susah kalo sudah di puncak kita akan senang dan merasa mudah untuk turun. Segala sesuatu tidak ada yang mudah, tergantung pada usaha yang kita lakukan, makin besar yang kita inginkan makin besar pula usaha yang harus kita beri, akhirnya hasil akan berbanding lurus dengan usaha.
    2. Ade Irmawan_Q: Bagaimana cara mengatasi frekuensi yang kurang stabil pas sudah menjalankan robot api tersebut?, terimakasih. A: Itu terletak pada algoritma, semakin bagus algoritma makin pintar si robot, kemudian perbanyak trial. Biasanya komponen juga sangat mempengaruhi, makin bagus makin baik kinerja robot.
    3. Ilham_Q: Apakah arduino itu bisa digunakan utk membuat robot? A: Bisa sekali, malah paling mudah pakai Arduino.
    4. Afif_Q: Biasanya kalau kita ikut lomba robotik disertakan dengan proposal karya tulis juga nggak kak? Kalo iya, bisa minta contohnya kak? A: Kalo ikut KRI iya, musti pakai proposal, nanti disediakan oleh Dikti, dan bisa di download di web belmawa.ristekdikti.go.id
    5. Ilham_ Q: Jika dalam suatu perlombaan robotika saya kalah, apakah tetap mendapat sertifikat? A: Iya pasti dapat. Semua akan dapat sertifikat. Akan dikirim via pos oleh Dikti nantinya ke kampus masing-masing.

     

    Tombol ajaib ini akan mengirimkan artikel Warung Sains Teknologi ke beranda Facebook Anda:


    (klik tombol diatas)

    Artikel yang berhubungan:

    Warstek.com disponsori oleh:

         
    Nailul Izzah

    Nailul Izzah

    Pembelajar | Penikmat kopi | DIII Teknik Kimia Undip Alumni | Staf Admin POGI | Semarang | nailul.izzah91@gmail.com

    Yuk Ajukan Pertanyaaan atau Komentar