Mengubah Sampah Perkotaan Menjadi Energi dengan Teknologi Biodrying

Bagikan Artikel ini di:

Sampah merupakan masalah global yang menjadi perhatian semua pihak. Di Indonesia, berbagai metode penanganan sampah sudah banyak dilakukan tetapi masih besarnya volume sampah yang masuk ke Tempat pemrosesan akhir (TPA) menunjukkan bahwa proses reduksi sampah belum efektif. Sampah pun dapat overload dalam waktu yang lebih singkat dari yang diperkirakan. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka perlu dipertimbangkan teknologi yang murah dan tepat guna. Karakteristik sampah di Indonesia yang cenderung tercampur (mixed waste), basah dan didominasi organik menjadi tantangan tersendiri bagi pengolahan sampah di TPA (Damanhuri, 2008).


Proses Pengolahan Sampah Menggunakan Biodrying (Velis dkk, 2009)

Komposting merupakan salah satu teknologi pengolahan sampah yang murah dan umum. Teknologi ini memiliki banyak kekurangan karena hasil kompos memiliki kualitas yang rendah karena


Mohon maaf Artikel ini terpotong. LOGIN atau DAFTAR untuk membaca lebih lanjut (GRATIS).
     

Ayo Ajukan Pertanyaaan :)