Friden EC-130: Mesin Hitung (Kalkulator) Elektronik yang Mengawali Lahirnya Kalkulator Canggih Saat Ini

Mesin hitung atau Kalkulator adalah alat untuk menghitung dari perhitungan sederhana seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian sampai kepada kalkulator sains yang dapat menghitung rumus matematika tertentu (kalkulator khusus sainstis)[1]. Kalkulator pada penerapannya banyak sekali digunakan dalam bidang-bidang perhitungan yang memerlukan kecepatan dan ketatapan seperti bank, ekonomi, penelitian, dll. Kalkulator telah dikembangkan ke versi yang lebih mudah untuk dibawa, salah satunya adalah dengan memasukkan aplikasi kalkulator kedalam handphone, jam, laptop, dll.

Pernahkah kita berpikir bagaimana rupa atau bentuk kalkulator elektronik pertama kali dibuat dan digunakan oleh orang-orang pada saat itu. Kalkulator elektronik pertama bernama “Friden EC-130” yang salah satu awal dari Kalkulator elektronik desktop (menggunakan layar) dan dianggap sebagai Kalkulator elektronik transistorized solid-state pertama. Kalkulator ini pertama kali diperkenalkan pada tanggal 20 Mei 1964, dibuat 2 tahun kemudian yaitu tahun 1966 dan diproduksi di San Leandro, California, USA yang dikepalai oleh Robert Ragen. Friden EC-130 memliki dimensi yang lumayan besar jika dibandingkan dengan kalkulator yang ada saat ini yaitu lebar 18″ (45,72 cm), panjang 21.5″ (54,61 cm), dan tinggi 18″ (45,72 cm) dengan berat 44 pound (20 kg).  

Baca juga:
Friden EC-130, kalkulator elektronik yang mengawali semua kalkulator desktop saat ini (Sumber: http://www.oldcalculatormuseum.com/friden130.html)

Teknologi elektronika yang terpasang pada Kalkulator Friden EC-130 belum menggunakan teknologi canggih seperti teknologi IC ataupun Chip seperti pada kalkulator saat ini. Friden EC-130 untuk teknologi logikanya berupa  Transistor secara keseluruhan dengan arsitektur Magnetostrictive Delay Line untuk menyimpan Bit-Serial. Sedangkan, teknologi tampilan (layar) menggunakan Layar CRT (layar tabung katoda, jenis 5DEP1) dengan 7-segmen Rendition dan tampilan pada Empat tingkat RPN Stack. kalkulator Friden EC-130 mampu menampilakan sebanyak 13 digit dan memiliki ketelitian decimal 13 digit dibelakang koma. Kalkulator Friden EC-130 membutuhkan listrik untuk menyalakannya sebesar 70 watt, 120V AC, 60Hz.

Kalkulator Friden EC-130 juga menggunakan teknologi aritmatika seperti pada kalkulator saat ini dalam proses perhitungan. Teknologi logika Aritmatika yang digunakan adalah Notasi Reverse Polandia (Reverse Polandia Notation, RPN) dengan tingkat 4-Stack dan memiliki 4 fungsi aritmatika. Jadi, apabila kita bandingkan dengan kalkulator saat ini jauh dari efisien, tapi itulah teknologi yang mengantarkan pada kecanggihan teknologi hari ini[2,3,4].

Berikut video penjelasan dari Friden EC-130

Refrensi:

  1. Wikipedia Indonesia, Mesin Hitung (https://id.wikipedia.org/wiki/Mesin_hitung) diakses pada tanggal 14 Desember 2017.
  2. The Old Calculator Web Museum, Specifications for Friden EC-130   (www.oldcalculatormuseum.com/s-f130.html) diakses pada tanggal 14 Desember 2017.
  3. ___________________________________, Friden EC-130 Electronic Calculator(http://www.oldcalculatormuseum.com/friden130.html) diakses pada tanggal 14 Desember 2017.
  4. Interesting Engineering (Video), This Amazing Machine Is One of the Earliest All-Electronic Desktop Calculators (https://interestingengineering.com/video/this-amazing-machine-is-one-of-the-earliest-all-electronic-desktop-calculatorsdiakses pada tanggal 14 Desember 2017.

 

Artikel Berhubungan:

Sponsor Warstek.com:
Wayan Dadang

Wayan Dadang

Mahasiswa S1 Teknik Elektro Universitas Sriwijaya, menekuni Kecerdasan Buatan, Sistem Kontrol, dan Robotika. Mencintai kegiatan membaca Paper Sains, Belajar, Menulis, dan Riset.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *