Peluncuran Preview Quantum Development Kit Sebagai Langkah Awal Memasuki Era Komputer Kuantum

Bagikan Artikel ini di:

Penelitian dalam bidang teknologi tinggi untuk menyelesaikan permasalahan kompleks, sedang banyak dilakukan oleh ilmuwan-ilmuwan dengan berbagai latar belakang ilmu pengetahuan di seluruh dunia. Salah satu dari sekian teknologi yang sedang gencar-gencarnya dikembangkan adalah teknologi komputer kuantum. Teknologi pada komputer kuantum tidak bekerja seperti pada sistem komputer klasik yang direpresentasikan kedalam bentuk biner (bernilai 1 atau 0), tapi menggunakan sistem qubit yaitu sistem kuantum yang direpresentasikan dalam bentuk (0, 1, atau sembarang nilai yang bergantung pada qubit lainnya sesuai dengan prinsip superposisi dan prinsip probabilitas)[1]. Baca juga artikel yang berjudul Menanti Detik-detik Lahirnya “Komputer Kuantum”.

Quantum Development Kit (QDK) (Sumber: Microsoft)

Dalam mendukung pengembangan komputer kuantum, pihak Microsoft mengambil langkah maju dengan meluncurkan Preview QDK (Quantum Development Kit) secara gratis. QDK merupakan sebuah software komputer (perangkat lunak) yang dapat digunakan untuk membuat, mengkompilasi, dan menjalankan program yang ditulis dalam bahasa pemrograman Q# (Q sharp)[2]. Q# adalah bahasa pemrograman utama yang digunakan untuk menulis algoritma kuantum. Bahasa inilah yang akan digunakan untuk menulis sub-program yang dijalankan pada prosesor kuantum tambahan, di bawah kendali dari program host klasik dan komputer[3]. Dalam peluncuran tersebut QDK dapat digunakan untuk menulis program menggunakan bahasa Q#, akses ke simulator kuantum, dan dokumentasi pendukung seperti contoh program dan perpustakaan kode program.

Kehadiran QDK menjadi sangat penting dalam mendorong programer (orang yang membuat sebuah program komputer) untuk belajar pemrograman komputer kuantum. QDK di rancang tidak hanya untuk fisikawan saja, tapi untuk siapa saja yang ingin belajar atau mendalami pemrograman komputer kauntum. Dalam mempermudah pengguna yang akan menggunakan QDK pihak Microsoft mengintegrasikan ke Microsof Visual Studio. Jadi, untuk dapat memulai menggunakan pemrograman kuantum dengan bahasa Q#, harus terlebih dahulu menginstal Visual Studio. Software Quantum Development Kit dapat didownload pada website microsoft secara langsung, untuk menuju websitenya silahkan klik download sofware dan untuk tutorial silahkan klik tutorial.


Tampilan lingkungan penulisan program kuantum pada Quantum Development Kit di Microsoft visual Studio 2017 (Sumber: di instal pada laptop pribadi)

Microsoft juga menjelaskan bahwa jumlah qubit (quantum bit) pada simulator standar (laptop) mampu menjalankan 30 logika qubit quatum komputer[2]. Kemudian untuk simulasi kuantum yang lebih besar, Microsoft juga menyediakan simulator berbasis Azure yang dapat mensimulasikan lebih dari 40 qubit. Dalam peluncuran QDK tersebut Krysta Svore yang merupakan seorang peneliti utama di Microsoft yang telah memimpin pengembangan perangkat lunak kuantum dan simulator, mengatakan bahwa “Harapannya adalah bahwa dengan bermain pada salah satu contoh program seperti teleportasi akan membuat menjadi lebih tertarik untuk mengembangkan program kuantum”[4].

Sebelumnya pihak IBM pun telah meluncurkan sebuah layanan universal komputer kuantum yang disebut dengan IBM Q. IBM Q digunakan untuk mendapatkan pengalaman belajar menggunakan IBM Quantum, yang merupakan sebuah platform pengembangan perangkat lunak untuk programmer dan membuat pengembang untuk tertarik dalam merancang dan membangun aplikasi berbasis kuantum. Pada IBM Q disediakan processor quantum 5 qubit yang dapat diakses secara online. Pihak IBM mencatat bahwa setelah setahun peluncuran IBM Q, telah memiliki lebih dari 40.000 penguna dan menjalankan 275.000 pengujian aplikasi serta telah menghasilkan 15 makalah penelitian[5].

Dimasa depan Komputer Kuantum akan digunakan untuk aplikasi pada pengembangan teknologi tinggi seperti  kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan pemodelan molekul kompleks[1]. Kecerdasan buatan yang digunakan dalam simulator komputer kuantum akan digunakan untuk memecahkan tantangan berat seperti masalah bahaya dari perubahan iklim dan masalah kelaparan yang melanda dunia. Persoalan seperti ini dapat dilakukan hanya dengan komputer kauntum karena komputer kuantum mampu melakukan perhitungan dalam waktu yang singkat (dalam skala jam atau bahkan menit) yang jauh lebih cepat dari komputer klasik tercepat yang pernah ada saat ini[5].

Berikut video demo Microsoft Quantum Development Kit untuk Visual Studio,

 

Refrensi:

  1. Siddiq, Nur Abdullah. 2017. “Menanti Detik-detik Lahirnya “Komputer Kuantum”“. Warung Sains Teknologi, 17 Juli 2017 (https://warstek.com/2017/07/17/komputerkuantum/) diakses pada tanggal 21 Desember 2017
  2. Yirka, Bob. 2017. “Microsoft launches preview of its Quantum Development Kit“. Tech Xplore, 13 Desember 2017 (https://techxplore.com/news/2017-12-microsoft-preview-quantum-kit.html) diakses pada tanggal 31 Desember 2017
  3. Konstributor. 2017. “The Q# Programming Language“. Microsoft, 11 Desember 2017 (https://docs.microsoft.com/en-us/quantum/quantum-qr-intro?view=qsharp-preview) diakses pada tanggal 31 Desember 2017
  4. Linn, Allison. 2017. “The future is quantum: Microsoft releases free preview of Quantum Development Kit“. Microsoft, 11 Desember 2017 (https://blogs.microsoft.com/ai/future-quantum-microsoft-releases-free-preview-quantum-development-kit/) diakses pada tanggal 31 Desember 2017
  5. Yirka, Bob. 2017. “IBM announces world’s first commercial ‘universal’ quantum-computing service“. Tech Xplore, 6 Maret 2017 (https://techxplore.com/news/2017-03-ibm-world-commercial-universal-quantum-computing.html) diakses pada tanggal 31 Desember 2017
     
Wayan Dadang

Wayan Dadang

Mahasiswa S1 Teknik Elektro Universitas Sriwijaya, menekuni Kecerdasan Buatan, Sistem Kontrol, dan Robotika. Mencintai kegiatan membaca Paper Sains, Belajar, Menulis, dan Riset.

Ayo Ajukan Pertanyaaan :)