Cara LIPI Menyapa 2018 dan Saran Sains untuk Resolusimu di Tahun 2018

                Makanan Sehat/ pexels.com

Selain kualitas tidur dan melakukan olahraga yang sesuai kesukaan diri, memilih dan mengatur pola makanpun ikut mempengaruhi berat badan. Membicarakan pola makan mana yang paling baik maka akan sangat bervariasi dan kerap menimbulkan kebingungan di masyarakat, belum lagi beragamnya tipe diet dengan segala keunggulan yang ditawarkan. Namun, dari banyak pilihan makanan dan saran diet yang ada, Nestlé dalam satu wawancara menyampaikan asupan gizi terbaik adalah mengkonsumsi makanan yang sudah disediakan oleh alam, “Kita tahu kalau Junk food – makanan yang diproses dengan tambahan zat perasa gula dan garam, tidak baik untuk kesehatan, sebaliknya memasukkan aneka sayuran dan buah dalam daftar diet  sudah mampu mencukupi asupan gizi dengan baik”.

“Makanlah makanan yang cukup dan yang sudah disediakan oleh alam, yaitu sayuran dan buah”, saran Michael Pollan. Dan lagi, makanan dapat mencerminkan siapa kita. Makanan yang Anda konsumsi dapat mempengaruhi struktur dan fungsi otak, terutama suasana hati. Tidak kalah penting juga, Anda perlu memperhatikan asupan minuman yang dikonsumsi. Jadi, ketika berat badan dan tubuh yang lebih bugar adalah perhatian utama Anda di tahun ini, tips tersebut layak untuk dicoba.

Selanjutnya, jika resolusi menjadi pribadi yang lebih baik dan bahagia adalah target Anda tahun ini,  bagaimana cara memulainya? Untuk menjawab hal tersebut, Anda perlu mengetahui salah satu penelitian di bidang psikologi yang melaporkan jika aktivitas membaca, khususnya buku fiksi, dapat meningkatkan rasa empati dan memberikan pemahaman tentang dunia sosial pada diri seseorang. Rasa empati berkaitan dengan rasa peduli dan memiliki kepekaan emosi terhadap sekitar.

Membiasakan Baca Buku dan Meluangkan Waktu/ pexels.com

Bill Gates, Mark Zuckerberg dan Warren Buffet adalah contoh figur yang menjadikan kegiatan membaca sebagai kebiasaan yang turut berpengaruh terhadap kesuksesan hidup mereka.


Lalu, bagaimana jika Anda ingin merasa lebih bahagia?. Bahagia tentu memiliki definisi yang luas, bergantung pada diri masing-masing, pencapaian tertentu akan suatu hal menjadi sebab rasa bahagia seseorang. Tetapi tahukah Anda jika bukan hanya dengan mencapai suatu hal tertentu yang dapat menjadikan seseorang merasa bahagia, dengan membagikan apa yang sudah kita capai pun bisa menyumbangkan kebahagiaan kembali kepada orang yang memberikannya. Selain itu, materi tidak selalu memberikan jaminan kebahagiaan, penelitian di tahun 2017 lalu menemukan bahwa dengan meluangkan dan menikmati waktu bersama orang-orang terdekat bisa meningkatkan level kebahagiaan seseorang dibandingkan mereka yang lebih mengejar uang. Jadi, jika uang belum membuat Anda bahagia, cobalah luangkan waktu, misalnya  menjalin silaturrahim dengan orang-orang terdekat.

Menjadi pribadi yang lebih produktif dan bermanfaat, bisakah?. Tentu saja bisa, cobalah mulai dengan mengoptimalkan waktu luang dan mengurangi jam kerja. Bekerja penuh waktu sering diartikan sebagai sesuatu yang produktif, tetapi tidak menurut ahli performa, Brad Stulberg dan Steve Magness, seperti yang dilansir pula dari Business Insider. Mereka berpendapat jika hal yang bisa menjadikan seseorang lebih produktif adalah mereka yang mampu meluangkan waktu untuk beristirahat sejenak dari rutinitas.

Beristirahat Sejenak/ fotolia.com

Ketika sudah merasa lelah, disarankan agar Anda berhenti sejenak dari pekerjaan dan melakukan aktivitas lain yang bisa menyegarkan pikiran, misalnya beribadah solat sunnah bagi yang Muslim, berjalan mengitari kantor, dan aktivitas-aktivitas fisik sederhana lainnya. Pikiran yang segar tentu akan mendorong ide-ide baru yang berdampak pada produktivitas diri.

Namun, apabila tips resolusi diatas bukanlah prioritas Anda, melainkan untuk hal lain yang lebih besar, misalnya menjadi mahasiswa berprestasi melalui beragam kompetisi, menyelesaikan skripsi/ tesis agar gelar akademik lekas tersemat, atau mungkin meraih profesi dengan jabatan tertentu yang berkaitan dengan peningkatan identitas dan pengakuan diri dalam ranah profesional, maka saran dari Derek Sivers perlu Anda simak dengan baik, karena mungkin Anda perlu bekerja dalam diam untuk mewujudkannya.

Tombol ajaib ini akan mengirimkan artikel Warung Sains Teknologi ke beranda Facebook Anda:


(klik tombol diatas)

Artikel yang berhubungan:

Warstek.com disponsori oleh:

     
Nailul Izzah

Nailul Izzah

Pembelajar | Penikmat kopi | DIII Teknik Kimia Undip Alumni | Staf Admin POGI | Semarang | nailul.izzah91@gmail.com

Yuk Ajukan Pertanyaaan atau Komentar