Benarkah Radiasi Nuklir Dapat Menyebabkan Kemandulan?

Mengapa mitos “nuklir menyebabkan mandul” dapat tercipta dan menyebar di masyarakat Indonesia?

(1) Kemungkinan besar berasal dari mitos bahwa radiasi nuklir dapat menyebabkan cacat genetik yang diwariskan, lalu kemudian berkembang liar hingga merambah pada kemandulan;

(2) Tidak ada pekerja nuklir yang mengalami kemandulan karena bekerja di bidang nuklir, bahkan radiografer sekalipun. Kemandulan yang terdeteksi adalah akibat radioterapi di bidang medis, yang merupakan kemungkinan lain dari asal mula berkembangnya isu liar bahwa radiasi nuklir dalam dosis apapun dapat membuat mandul.


 

Referensi

  1. World Nuclear Association. Nuclear Radiation and Health Effects, diperbarui Juli 2016 (http://www.world-nuclear.org/information-library/safety-and-security/radiation-and-health/nuclear-radiation-and-health-effects.aspx), diakses 4 Januari 2018.
  2. 10 Makanan Umum Alami Yang Beradioaktif, Januari 2014. (bisakimia.com/2014/01/29/10-makanan-umum-alami-yang-beradioaktif/), diakses 7 Januari 2018.
  3. Amanda L. Ogilvy-Stuart, Stephen M. Shalet. 1993. Effect of Radiation on the Human Reproductive System. Environmental Health Perspectives Supplements 101 (Suppl. 2): 109-116.
  4. Mondjo. 2013. Proteksi Radiasi. Yogyakarta: Program Studi Teknik Nuklir, Universitas Gadjah Mada.
  5. Robert Hargraves. 2012. Thorium Energy Cheaper Than Coal. Hanover: CreateSpace Independent Publishing Platform.
  6. Wade Allison. 2009. Radiation And Reason. York: Wade Allison Publishing.

Tombol ajaib ini akan mengirimkan artikel Warung Sains Teknologi ke beranda Facebook Anda:


(klik tombol diatas)

Artikel yang berhubungan:

Warstek.com disponsori oleh:

     
R. Andika Putra Dwijayanto

R. Andika Putra Dwijayanto

Alumni S1 Teknik Nuklir Universitas Gadjah Mada. Fokus riset di Fisika Reaktor, Keselamatan Reaktor dan Sistem Energi.

Yuk Ajukan Pertanyaaan atau Komentar