Apa Sih yang Dilakukan Einstein? Bagian 1: Teori Relativitas Khusus

Bagian 1: Teori Relativitas Khusus

Siapa yang tidak kenal dengan Albert Einstein. Hampir semua orang kenal dengan Einstein, baik orang tersebut mempunyai latar belakang sains maupun tidak. Einstein memang menjadi lambang kejeniusan. Setiap kali disebut kata jenius, maka yang terbayang di benak setiap orang adalah Einstein dengan rambut putihnya yang acak-acakan.

Albert Einstein

Semua orang tahu Einstein. Tetapi hanya sedikit yang benar-benar tahu apa yang sebenarnya dilakukan oleh Einstein sehingga ia menjadi simbol kejeniusan.

Einstein menjadi ilmuwan yang paling terkenal tentunya karena ia telah melakukan hal besar. Hal besar apakah yang sebenarnya telah dilakukan oleh ilmuwan yang satu ini?

Einstein terkenal karena ia berhasil meruntuhkan cara pandang kita terhadap alam semesta yang telah bertahan selama 200 tahunan lamanya. Cara pandang yang telah bertahan selama 200 tahunan ini dibangun oleh “raksasa” ilmu pengetahuan bernama Sir Isaac Newton. Newton berhasil merumuskan hukum-hukum fisika yang mampu menjelaskan hampir semua hal yang kita amati dalam kehidupan sehari-hari.[1]


Pondasi Mekanika Newton

Hukum Newton ada dua yaitu hukum Newton tentang gerak dan hukum Newton tentang gravitasi. Perpaduan dari kedua hukum ini mampu memprediksi lintasan benda-benda yang ada di bumi seperti lintasan peluru, bola baseball, rintik-rintik air hujan, maupun lintasan benda-benda yang ada di langit seperti lintasan bulan, bumi, dan planet-planet. Dengan menggunakan hukum-hukum fisika yang telah dirumuskan oleh Newton ini, maka kita dapat menjadi peramal yang handal. Kita akan mampu meramalkan kapan dan dimana bola baseball akan mendarat, kapan tetes air hujan dari langit jatuh ke tanah, maupun kapan terjadinya gerhana bulan atau matahari.

Hukum-hukum Newton yang memiliki kekuatan prediksi luar biasa ini dibangun di atas pondasi sederhana, yakni anggapan bahwa ruang dan waktu itu absolut. Apa maksudnya ruang dan waktu absolut? Jika kita mengukur panjang kereta, kita akan mendapatkan hasil yang sama tak peduli darimana kita mengukurnya. Orang yang ada di dalam kereta akan memperoleh hasil pengukuran yang sama dengan orang yang ada di pinggir rel. Seandainya orang dalam kereta mengatakan bahwa panjang kereta adalah 100 meter, orang yang ada di pinggir rel juga akan mengatakan hal yang sama. Inilah yang dimaksud dengan ruang absolut.

Waktu yang absolut juga sama. Waktu yang absolut mempunyai arti bahwa waktu mengalir sama bagi setiap orang, dimanapun ia berada. Satu detiknya orang yang ada di dalam kereta sama dengan satu detiknya orang yang ada di stasiun, di pinggir rel, atau bahkan di galaksi lain. Apabila orang yang ada di dalam kereta mengukur lama waktu yang diperlukan oleh HPnya yang jatuh ke lantai dan mendapatkan hasil pengukuran sebesar dua detik, maka orang yang ada di pinggir rel juga akan mengatakan hal yang sama seandainya ia juga melihat kejadian tersebut dan melakukan pengukuran[2].

Tombol ajaib ini akan mengirimkan artikel Warung Sains Teknologi ke beranda Facebook Anda:


(klik tombol diatas)

Artikel yang berhubungan:

Warstek.com disponsori oleh:

     
Wahyu Norrudin

Wahyu Norrudin

Mahasiswa fisika UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Ajukan Pertanyaaan atau Komentar