Ternyata Manusia Mengalami Pembedahan Setiap Harinya

Tanpa kita sadari, ternyata manusia telah banyak mengalami pembedahan bahkan bisa dikatakan hampir setiap hari. Hal ini tentu bukan dilakukan oleh seorang dokter bedah, melainkan dilakukan oleh seekor nyamuk betina. Sebenarnya alasan nyamuk menghisap darah bukan untuk memuaskan nafsu makanannya, mereka lebih berselera menghisap madu, nektar dari bunga-bunga, dan minuman yang manis seperti jus.

Perlu diketahui bahwa hanya nyamuk betina saja yang menghisap darah, itupun diperlukan karena untuk bertelur, mereka membutuhkan banyak protein amino yang terdapat dalam darah. Darah manusia mengandung sedikit asam amino. Sebenarnyaa nyamuk lebih menyukai darah kerbau atau tikus, tetapi  jumlah manusia yang lebih banyak daripada kerbau maupun tikus, menyebabkan manusia sering kali menjadi sasaran nyamuk untuk dihisap darahnya.

Gambar I PROBOSIS pada Nyamuk

Nyamuk selalu dapat menemukan sasarannya dengan tepat, karena mereka melihat dengan gerakan, panas tubuh, dan bau tubuh kita. Sewaktu nyamuk hinggap di tubuh, dia akan menempelkan mulutnya yang mirip sedotan ( biasa disebut juga dengan PROBOSIS, dan ini hanya ada di nyamuk betina). Selain itu terdapat alat semacam pisau yang dapat merobek kulit dengan gerakan maju mundur, sampai menemukan urat darah, kemudian baru darah yang ada di hisap.

Dalam proses menghisap darah, nyamuk juga mengeluarkan air liur yang dapat mencegah darah yang dia hisap membeku, karena seperti yang sudah kita ketahui bahwa darah kita akan segera membeku jika terkena udara. Proses ini berlangsung cepat dan seolah-olah proses yang terjadi adalah nyamuk menusuk tubuh kita seperti halnya seorang dokter menyuntikkan jarum suntik, padahal tidak begitu, nyamuk itu melakukan proses pembedahan terhadap kita selayaknya seorang dokter bedah yang cepat, akurat dan sudah berpengalaman.

Gambar II Bentol Merah Akibat Gigitan Nyamuk

Proses pembedahan belum selesai. Setelah nyamuk merasa puas dia akan menarik sedotannya dan terbang. Air liur yang tertinggal di kulit kita akan merangsang tubuh layaknya ada benda asing yang mengganggu, terjadilah proses yang dikenal dengan alergi, dan yang terjadi adalah bentol- bentol dan gatal. Itulah kenapa biasanya setelah di gigit oleh nyamuk kita merasa gatal, hal itu disebabkan oleh air liur yang tertinggal di kulit kita, sebaiknya setelah digigit oleh nyamuk, daerah yang digigit langsung dibersihkan dengan air.

Teknik nyamuk untuk menghisap darah tergantung pada sistem kompleks yang mengatur kerja sama antara berbagai struktur yang sangat terperinci. Setelah mendarat pada sasaran, mula-mula nyamuk mendeteksi sebuah titik dengan bibir pada belalainya. Sengat nyamuk yang mirip alat suntik ini dilindungi oleh bungkus khusus yang membuka selama proses penghisapan darah.

Tidak seperti yang dipikirkan orang, nyamuk tidak menusuk kulit dengan cara menghujamkan belalainya dengan tekanan. Di sini, tugas utama dilakukan oleh rahang atas yang setajam pisau dan rahang bawah yang memiliki gigi yang membengkok ke belakang. Nyamuk menggerakkan rahang bawah maju-mundur seperti gergaji dan mengiris kulit dengan bantuan rahang atas. Ketika sengat diselipkan melalui irisan pada kulit ini dan mencapai pembuluh darah, proses pengeboran berakhir. Sekarang waktunya nyamuk menghisap darah. Berikut adalah videonya:

Namun, sebagaimana kita ketahui, luka apa pun pada pembuluh darah akan menyebabkan tubuh manusia mengeluarkan enzim yang membekukan darah dan menghentikan kebocoran. Enzim ini tentunya menjadi masalah bagi nyamuk, sebab tubuh manusia juga akan segera bereaksi membekukan darah pada lubang yang dibuat nyamuk dan menutup luka tersebut. Artinya, nyamuk tidak akan bisa menghisap darah lagi. Akan tetapi, masalah ini dapat diatasi. Sebelum mulai menghisap darah, ia menyuntikkan cairan khusus dari tubuhnya ke dalam irisan yang telah terbuka. Cairan ini menetralkan enzim pembeku darah. Maka, nyamuk dapat menghisap darah yang ia butuhkan tanpa terjadi pembekuan darah. Rasa gatal dan bengkak pada titik yang digigit nyamuk diakibatkan oleh cairan pencegah pembekuan darah ini.

Penjelasan di atas menjelaskan bahwa sebenarnya manusia itu mengalami proses pembedahan kemungkinan setiap harinya yang dilakukan oleh nyamuk dengan cara sewaktu nyamuk hinggap di tubuh, dia akan menempelkan mulutnya yang mirip sedotan ( biasa disebut juga dengan PROBOSIS, dan ini hanya ada di nyamuk betina), lalu terdapat alat semacam pisau yang dapat merobek kulit dengan gerakan maju mundur dengan bantuan alat semacam pisau dan bantuan air liur, sampai menemukan urat darah, setelah itu baru darah yang ada di hisap.

 

Referensi:

  • Koensoemardiyah, Ag. Budi Indarto. 2015. Nyamuk Pergi Tanpa Racun: Buku Pintar Kiat Mengusir Nyamuk Dengan Aroma Alam. Jakarta : Penerbit Andi.
  • Anggraini, D.S. 2010. Stop Demam Berdarah Dengue. Bogor. Cita Insan Madani.
  • Penyakit DBD di Indonesia. Jakarta: Depkes RI. Gama, Z., Yanuwiadi, B., Kurniati, T. 2010. Strategi Pemberantasan Nyamuk. Aman Lingkungan : Potensi Bacillus Thuringiensis Isolat Madura sebagai. Musuh Alami Nyamuk Aedes aegypti. Jurnal Pembangunan dan Alam. 
  • Abednogo, H.M. 1997. Perkembangan Lima Tahun Demam Berdarah Dengue di Indonesia. Jurnal Acta Medical Indonesia. 21 (1): 5-19.
  • https://www.kaskus.co.id/thread/52f4389c5ccb170b190002b5/proses-ketika-nyamuk-menghisap-darah/(diakses pada 21 April 2018)
Artikel Berhubungan:

Sponsor Warstek.com:
Sindy Ayu Kirana

Sindy Ayu Kirana

KERJA KERAS SAMPAI AKHIR

Yuk Ajukan Pertanyaaan atau Komentar