Pemanfaatan Teknologi “Smart Drone“ dengan Sistem “Computer Vision” untuk Mengetahui Pertumbuhan Kelapa Sawit

Oleh: Dedi P.

Minyak kelapa sawit telah menjadi andalan eksport Indonesia ke belahan dunia. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut maka perkebunan kepala sawit di Indonesia harus diperluas terutama di daerah Sumatra dan Kalimantan. Produksi minyak kelapa sawit Indonesia menjadi salah satu sektor yang diandalkan dan menyediakan lapangan kerja yang sangat luas. Jumlah perkebunan yang sangat luas diperlukan sebuah mekanisme pangawasan terhadap jumlah kelapa sawit itu sendiri, pengawasan saat ini masih dilakukan manual dengan cara menghitung jumlah pohon per Area cara ini sangat memakan waktu dan biaya. Oleh sebab itu, digunakanlah teknologi “Smart Drone” yang mampu menghitung jumlah kelapa sawit manggunakan citra udara dengan pemanfaatan teknologi “Computer Vision”, teknologi tersebut bisa digunakan untuk menghitung dan memonitor pertumbuhan kelapa sawit.

Drone atau disebut juga pesawat tanpa awak yang dikendalikan secara otomatis dengan remote control. Penggunaan smart drone mampu dikombinasikan dengan beberapa sensor serta dengan jaringan wireless atau tanpa kabel dengan modifikasi pemasangan sensor yang memungkingkan semua alat bisa saling berkomunikasi serta bisa melakukan navigasi dalam mode realtime dan mampu menghindari tumbukan dengan benda lain saat mengudara[1]. Sedangkan Computer Vision adalah sebuah proses pada dasarnya untuk memproses sebuah gambar, kemudian melakukan analisa pada sebuah gambar tersebut dengan mengunakan sebuah aplikasi atau algoritma untuk memecahkan sebuah masalah, atau mencari data yang berguna pada objek yang akan diteliti tersebut[2]. Pemanfaatan teknologi Computer Vision bekerja seperti sebuah mata, bisa berupa kamera atau sensor. Akusisi gambar fitur ekstraksi pengolahan gambar atau segmentasi citra, computer vision mampu mejelaskan sebuah proses atau penjelasan dari sebuah objek atau gambar dan bisa digunakan secara nyata misalnya untuk inspeksi qualitas makanan, melihat kualitas buah atau pada proses sortir dan grading[3].

Metode penelitian disini menggunakan foto udara yang diambil langsung menggunakan drone diambil pada jarak ketinggian 80 – 100 meter data dalam bentuk image atau video, pada drone yang terbang disekitar area pekebunan[4]. Selanjutnya gambar atau video tadi yang telah diambil kemudian dianalisa kembali dan di proses menggunakan PC atau laptop dengan Algoritma Computer Vision[4]. Dengan memanfaatkan teknik komputer vision dari data pohon sawit yang diambil di proses kembali dengan teknik deteksi tepi sehingga drone mampu menandakan mana pohon biasa dan yang mana pohon kelapa sawit berdasarkan data training yang dikombinasikan dengan metode pengenalan pola[4]. Setelah gambar drone diproses dengan sistem secara otomatis, lalu ada terdapat tanda marking pada drone berupa lingkaran merah dan mulai menghitung jumlah dan memonitoring kelapa sawit[4].

Pada pengujian ini peneliti menggunakan sebauh data citra drone untuk mengambil sebuah foto udara perkebunan kelapa sawit.

Pada gambar pertama, posisi gambar udara sebuah perkebunan kelapa sawit perkiraan pada ketinggian 100 meter. Pada gambar kedua, posisi gambar udara drone pada sisi perkebunan dengan sistem algoritma membaca perbedaan mana pohon sawit dan bukan pohon sawit dengan menggunakan metode segmentasi image. Selanjutnya pada gambar ketiga, gambar yang diambil drone pada sebuah lembah dengan ketinggian antara 80 – 100 meter dengan sistem otomatis menghitung sesuai dengan arah terbang drone. Pada gambar keempat, gambar diatas menunjukan sebuah  marking pada  setiap  tanaman kelapa sawit yang dilewati secara otomatis.

Proses pengawasan pertumbuhan kelapa sawit dengan gambar yang diambil secara realtime menggunakan drone bisa di implementasikan dan mampu menghemat waktu dan tenaga serta mampu mengawasi area yang sangat luas.

DAFTAR PUSTAKA

[1]  Alyssa Ninja, Weis. “Smart drones“. Information Technology.

[2] Arun Kumar, Vijay, S. Rajpurohit. 2017. “Research Avenues in Fruit Characterization using Machine Vision”. International Journal of Emerging Technology and Advanced Engineering. 4(12).

[3]   Yam, K.L., E.P., Spyridon. 2016. “A Simple Digital Imaging Method for Measuring and Analyzing Colour of Food Surfaces”. Journal of Food Engineering. 137-142.

[4]   Purno Wahyu, Ari, Rijayana, Iwan. 2017. “Implementasi Teknologi Smart Drone Dan Citra Udara untuk Monitoring Pertumbuhan Kelapa Sawit”. Jurnal Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Multimedia. 13-17.

 

Nilai Artikel Ini
Artikel Berhubungan:

Sponsor Warstek.com:
Warung Sains Teknologi

Warstek Media

Warung Sains Teknologi (Warstek) adalah media SAINS POPULER yang dibuat untuk seluruh masyarakat Indonesia baik kalangan akademisi, masyarakat sipil, atau industri. Sampai saat ini, sains dan teknologi berkesan ekslusif yang hanya ada di laboratorium dan tidak mampu secara langsung berdampak kepada masyarakat. Akibatnya masyarakat, pemerintah dan industri tidak menjadikan sains sebagai sarana mengatasi permasalahan atau membuat kebijakan. Untuk itu, warstek hadir untuk menjawab tantangan tersebut.

Yuk Ajukan Pertanyaaan atau Komentar