Memanfaatkan Teknologi Informasi Sebagai Dakwah Media yang Efektif di Kalangan Mahasiswa

Oleh: Laga Yant Alfaribi

Islam sebagai agama rahmatal lilalamin, yang memberi rahmat dan keselamatan kepada semua umatnya. Kaum muslim dalam dunia islam diwajibkan untuk berdakwah. Seperti yang terkandung dalam alqur’an surat Ali Imran ayat 104 yaitu ”Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung” (QS. Ali Imran: 104). Ayat tersebut menegaskan bahwa sebagai manusia wajib berdakwah keapada kebaikan dan meninggalkan keburukan. dakwah dalam islam dapat dilakukan dengan multidimensi kehidupan, tidak hanya dengan lisan dan tulisan melainkan juga dengan hal atau aksi sosial. Seorang ulama yang baik selain memiliki penguasaan terhadap materi, juga dituntut untuk dapat memahami kebiasaan masyarakat yang menjadi sasaran dakwahnya[3].

Perubahan zaman yang terjadi sekarang ini berdampak terhadap perkembangan teknologi yang semakin canggih dan memasuki hampir setiap aspek kehidupan manusia. Aspek kehidupan beragama pun tidak luput dari perkembangan teknologi. Hal ini pun menjadi tantangan tersendiri bagi penyebaran pendidikan agama Islam. Pengaruh perkembangan teknologi bagi penyebaran Islam, contohnya dapat dilihat pada aplikasi-aplikasi telepon genggam pintar (smartphone) yang dapat digunakan sebagai media beribadah, seperti aplikasi Quran dan pengingat adzan. Keberadaan aplikasi tersebut tentu sangat memudahkan manusia yang ingin senantiasa dekat dengan Allah SWT. Pada dasarnya fungsi teknologi informasi pada dunia maya adalah keikutsertaan massa secara langsung dalam melakukan proses komunikasi[2].

Efektivitas waktu menjadi salah satu kelebihan teknologi informasi. Hal tersebut disebabkan oleh kecanggihan teknologi informasi yang telah berhasil menghapus ruang geografis dalam kehidupan manusia hingga keberadaannya terasa sangat penting untuk kehidupan manusia dan telah menjadi kebutuhan vital bagi kehidupan masyarakat kontemporer. Keadaan ini justru harus menjadi peluang yang begitu luar biasa bagi para ulama untuk menyebarkan informasi dakwah ke seantero jagat raya lintas negara maupun bahasa dengan cepat. Dan pada artikel ini akan membahas dakwah pada kalangan mahasiswa, dimana perlu adanya inovasi baru dalam berdakwah khususnya dikalangan mahsiswa. Lembaga dakwah kampus (LDK) sudah mulai berinovasi dalam menyebarkan dakwahnya menyesuaikan perkembangan zaman[2].

Teknologi informasi adalah teknologi yang memanfaatkan komputer sebagai perangkat utama untuk mengelola data menjadi informasi yang bermanfaat[1].

Dakwah via Internet

Dakwah di zaman sekarang sangat efektif dengan cara menggunakan perangkat canggih berbasis online, yaitu via internet karena bisa menghemat waktu dan tempat, juga mengghemat biaya. Kerumitan software dan kecanggihan hardware telah menjadi salah satu kelebihan internet. Kolaborasi, koordinasi, dan komunikasi dapat didukung oleh aplikasi software komunikasi dan kolaborasi koneksi. Kemudahan dalam berkomunikasi antar masyarakat maya menjadi salah satu indikator berkembangnya internet khususnya yang berhubungan dengan transaksional mereka satu dengan lainnya[1].

Aplikasi Web

Pada saat ini web terkadang dianalogikan sebagai rumah yang dapat ditempati bersama ataupun sendiri karena ketika seseorang telah memiliki aplikasi web, orang tersebut telah mendapatkan ruang pada dunia maya[1].

E-Commerce

Guna memudahkan masyarakat dalam melakukan kegiatan pembelian dan penjualan, pemasaran produk, jasa dan informasi internet atau exatranet, masyarakat dapat menggunakan E-commerce. Business-to-business (B2B) dan Business-to-consumer (B2C) menjadi dua unsur bagian dari E-Commerce[1].

E-Commerce dapat menjadi salah satu pilihan masyarakat dalam berniaga secara mendunia. Seandainya seseorang dapat berbisnis secara mendunia melalui internet, dakwah pundapat disebarluaskan secara mendunia. Hal ini akan sangat menguntungkan bagi penyebaran dakwah.

Aplikasi Blog

Orang merasa begitu dimudahkan dengan adanya internet disebabkan seseorang dapat melakukan komunikasi dengan seseorang atau kelompok dengan cepat pada dunia maya. Sekalipun aplikasi blog tidak memberikan jaminan keamanan, namun tidak dapat dipungkiri bahwa dengan adanya apliksi blog, orang dapat dengan mudah menuangkan gagasan dan tentunya mempermudah publikasi yang dapat diakses oleh siapa saja[1].

Aplikasi Facebook

Facebook merupakan aplikasi yang sangat dekat dengan masyarakat. Seseorang dapat dengan mudah mengenali dan mngetahui informasi tentang figur-figur mereka. Terkadang dengan adanya begitu banyak kemudahan yang tengah disediakan oleh aplikasi facebook, memaksa beberapa komunitas untuk lahir pada dunia maya[1].

Keunggulan Media Internet dalam Dakwah

Perkembangan dakwah dari berbagai segi memberi keharusan agar dapat melihat berbagai macam metode yang dapat memudahkan penyebaran informasi dakwah. Berikut beberapa alasan yang menjadikan media online patut menjadi media penyebaran dakwah

  1. Dengan adanya internet, jangkauan teknologi informasi menjadi lebih luas. Tidak mengenal batas ruang dan waktu serta memiliki dunianya sendiri menjadi keunggulan dunia maya.
  2. Tidak dipungkiri bahwa dengan adanya akses internet bukan hanya hal positif yang terkandung di dalamnya begitu pula dengan yang negatif senantiasa beriringan. Oleh karena itu, seandainya dakwah tidak menggunakan media dunia maya sebagai akses penyebaran nilai dakwah, dakwah tersebut akan dinilai sebagai sesuatu yang sudah usang baik dari sisi metode yang digunakan maupun subjeknya[1].

Kesimpulan

Dakwah di lingkungan Kampus sangat penting dilakukan dalam menciptakan suasana agamis dan harmonis. Dengan demikian, mahasiswa memahami arti dakwah dengan sangat beragam, antara lain ada yang mengartikan dakwah dengan seruan atau ajakan kepada nilai-nilai etis, agamis, atau menyeru kepada keluhuran ajaran Islam. Mengenai berpengaruh atau tidaknya teknologi informasi terhadap pengembangan dakwah di kalangan mahasiswa, hasil riset di ITB tahun ajaran 2015 -2016 menyatakan bahwa teknologi informasi sangat berpengaruh. peran IT dapat mengefektifkan dakwah di kalangan mahasiswa ITB.

Daftar pustaka

[1] Akram, R. (2017). Peran IT dalam perkembangan dakwah mahasiswa ITB. ITB.

[2] Alam, A. W. M. (2016). 100 % LDK itu keren. Bandung: Gamais Press. 

 [3] Amin, S. M. (2016). Sejarah peradaban islam cet. 2. Jakarta: Amzah.

Nilai Artikel Ini
Artikel Berhubungan:

Sponsor Warstek.com:
Warung Sains Teknologi

Warstek Media

Warung Sains Teknologi (Warstek) adalah media SAINS POPULER yang dibuat untuk seluruh masyarakat Indonesia baik kalangan akademisi, masyarakat sipil, atau industri. Sampai saat ini, sains dan teknologi berkesan ekslusif yang hanya ada di laboratorium dan tidak mampu secara langsung berdampak kepada masyarakat. Akibatnya masyarakat, pemerintah dan industri tidak menjadikan sains sebagai sarana mengatasi permasalahan atau membuat kebijakan. Untuk itu, warstek hadir untuk menjawab tantangan tersebut.

Yuk Ajukan Pertanyaaan atau Komentar