Laporan Global Tahun 2017 Mengungkap Bahwa Bukan Narkoba yang Paling Berbahaya dan Mematikan

The Global Statistics on Alcohol, Tobacco, and Illicit Drug Use 2017 melaporkan bahwa alkohol dan rokok lebih berbahaya daripada narkoba. Hal ini dikarenakan kedua racun tersebut membunuh manusia secara perlahan. Efek yang ditimbulkan pun bermacam-macam, mulai dari kecanduan/ketagihan yang sangat tinggi, cacat, hingga kematian. Untuk seseorang yang sudah merokok dan meminum minuman beralkohol, dapat dipastikan akan mengalami kesulitan untuk lepas darinya karena sifatnya yang membuat ketagihan.

Laporan The Global Statistics tersebut menyatakan “Kami melakukan pengujian narkoba dan bagaimana kaitannya dengan kematian dan kecacatan. Lebih dari seperempat abad saat pola hidup sehat masih jadi pegangan, kini hilang karena adanya narkoba. Nah, alkohol dan tembakau berperan di situ.” Meski sangat berbahaya, alkohol dan rokok masih laku di pasaran karena harganya yang murah.

Beberapa kandungan yang terdapat pada rokok seperti karbon monoksida, nikotin, hidrogen sianida, tar, oksida nitrat, asetaldehida (formalin), benzoapirena, kromium, methanol, dan akrolein bersifat merusak sehingga sangat berbahaya bagi tubuh. Berbagai penyakit yang disebabkan oleh rokok adalah rambut rontok, katarak, kulit keriput, kanker kulit, enfisema, kanker paru-paru, penyakit jantung, dan menurunkan tingkat kesuburan pada pria dan wanita.

Baca juga:
Gambar 2. Kanker Paru-paru Akibat Rokok. Sumber: Pasien Sehat

Gambar 5. Indonesia Status Report on Alcohol and Health. Sumber: World Health Organization.

Menurut Tobacco Atlas, pada tahun 2016, kematian akibat rokok mencapai lebih dari [Mohon maaf artikel terpotong]

Artikel dapat dibaca di Majalah Warstek Edisi #3 > Download Majalah Warstek (KLIK)

Artikel Berhubungan:

Sponsor Warstek.com:
Taufiqurrahman Taufiqurrahman

Taufiqurrahman

Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Pertamina | Baca Manga dan Nonton Anime

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *