Terobosan Baru: Memproduksi Carbon Nanotube (CNT) dari Karbon Dioksida (CO2)

Apa itu Carbon Nanotube (CNT) ?

Material nano karbon yang memiliki karakteristik luar biasa selain graphene adalah carbon nanotube (CNT). CNT merupakan material nano karbon berbentuk silinder/tabung. CNT memiliki karakteristik yang tidak kalah mengagumkan seperti graphene. Kekuatan Tarik CNT sebesar 11 – 63 GPa dan modulus young sebesar 270 – 950 GPa[1]. Tahanan CNT sangat kecil (0,34 – 1 x 10-4 ohm.cm) yang menyebabkan konduktivitas listriknya tinggi. Nilai konduktivitas panas CNT lebih tinggi dari grafit pada temperatur ruang dengan nilai sebesar 3000 W/K[1]. CNT diaplikasikan pada berbagai bidang seperti elektroda pada unit penyimpanan energi, sensor, filler, membran dan lain-lain.

CNT diklasifikasikan menjadi dua jenis berdasarkan jumlah dindingnya yaitu Single-Walled Carbon Nanotubes (SWCNT) dan Multi-Walled Carbon Nanotube (MWCNT). Struktur SWCNT memiliki diameter sekitar 1 – 2 nm[1]. Sedangkan MWCNT memiliki diameter sekitar 2 – 50 nm dengan jarak antar dinding sebesar 0,36 nm[1]. Panjang silinder CNT bergantung pada metode pembuatannya.

Baca juga:

Gambar 1. Struktur (a) SWCNT (b) MWCNT[2]

Metode Pembuatan CNT

Overview pembuatan CNT dari CO2 ­menggunakan teknologi elektrolisis[6]

Ada 3 metode yang umum digunakan dalam pembuatan CNT yaitu Arc Discharge, Laser Ablation dan Chemical Vapour Deposition (CVD). Metode Arch Discharge dan Laser Ablation menggunakan grafit sebagai bahan baku sedangkan metode CVD menggunakan [Mohon maaf artikel terpotong]

Artikel dapat dibaca di Majalah Warstek Edisi #3 > Download Majalah Warstek (KLIK)

Artikel Berhubungan:

Sponsor Warstek.com:
Fauzi Yusupandi

Fauzi Yusupandi

Mahasiswa S2 Teknik Kimia ITB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *