Mengenal Wiratni, Dosen UGM yang Dinobatkan Sebagai 39 Insinyur Perempuan Paling Powerful Tahun 2018

Indonesia patut berbangga dengan prestasi salah satu putri terbaik bangsa yaitu Wiratni Budhijanto, ST., M.T., Ph.D  yang berhasil menjadi salah satu dari 39 engineer perempuan yang berpengaruh di dunia. Beliau merupakan dosen dan Associcate Professor program studi Teknik Kimia di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Penghargaan yang diterima Wiratni adalah The 39 Most Powerful Female Engineers of 2018 yang dianugerahkan oleh salah satu media Belanda terkemuka yakni Business Insider (BI) pada 21 Juni 2018.  BI setiap tahunnya merilis nama-nama insinyur perempuan yang berpengaruh di dunia karena mereka berhasil menggerakkan industri IT dan manufaktur berkat kerja dan karya yang dilakukan.

Wiratni tidak menyangka namanya bisa bersanding dengan perempuan-perempuan berpengaruh lainnya, terlebih dari pihak Business Insider tidak menghubungi pihak Wiratni terkait dengan penghargaan tersebut. Dalam list 39 nama tersebut, Wiratni berada dalam urutan ke-33 dan bersanding dengan insinyur-insinyur perempuan terkemuka dari perusahaan AirBnB, Tesla, SpaceX, Microsoft, Google Cloud, Apple, NVIDIA, Pinterest, Adobe, General Motors, dan Intel. Anda bisa membaca list lengkapnya di business insider (klik).

Wiratni Budhijanto, ST., M.T., Ph.D, foto Wiratni di laman business insider dan satu-satunya perempuan berkerudung yang dianugerahkan penghargaan “The 39 Most Powerfull Female Engineers of 2018″.

BI menjelaskan bahwa Wiratni terpilih karena beliau mengembangkan teknologi pengolahan air limbah yang 10 kali lebih efisien dari metode konvensional, membutuhkan lebih sedikit lahan untuk pengolahan air limbah, dan tidak mengemisikan gas rumah kaca.  Kemudian BI juga menyatakan bahwa riset Wiratni dapat menjadi game-changer untuk negara berkembang seperti Indonesia dan hendaknya dijadikan role model bagi perempuan-perempuan di negara berkembang.

Passion Wiratni pada riset pengolahan air limbah berawal dari keprihatinan beliau akan semakin menipisnya kadar air bersih di dunia dan penelitian terbaru yang memprediksi bahwa delapan tahun kedepan ikan-ikan yang ada di seluruh lautan akan mati. Matinya ikan tersebut menurutnya terjadi akibat jumlah mikroorganisme yang mampu menyaring air semakin sedikit sedangkan volume limbah di lautan semakin besar. Metode yang digunakan Wiratni dalam penelitiannya adalah mempercepat pertumbuhan bakteri anaerob  sebagai mikroorganisme yang berperan dalam proses penyaringan air. Bakteri anaerob digunakan karena mikroorganisme ini tidak membutuhkan oksigen untuk dapat hidup sehingga biaya yang diperlukan dapat terminimalisir dan tidak mengemisikan gas rumah kaca.

Selain fokus pada penelitian teknologi pengolahan air limbah, Wiratni juga menekuni bidang Science Journalism. Beliau memiliki pemikiran bahwa ilmu pengetahuan harus bisa dinikmati oleh semua kalangan, disampaikan dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami. Terkadang para Ilmuwan melakukan penelitian sederhana, akan tetapi bahasa yang disampaikan dalam penelitiannya sangat rumit untuk dipahami oleh kalangan non-ilmuwan. Hal ini berakibat pada inti sari penelitian tidak tersampaikan dengan optimal.  Ilmu baru dari penelitian terbaru yang seharusnya dapat diperoleh oleh masyarakat umum menjadi tidak tersalurkan dan hanya berguna untuk kalangan Ilmuwan itu sendiri. Semangat inilah yang juga melandasi Warstek.com, Warstek berkomitmen untuk mencerdaskan masyarakat Indonesia dengan penyampaian berita sains dan teknologi yang mudah dimengerti.

Melihat track record Wiratni, memanglah pantas jika beliau dianugerahkan sebagai “The Most Powerfull Female Engineers of 2018” . Indonesia patut berbangga dengan adanya akademisi yang memiliki pemikiran cemerlang dan cerdas seperti Wiratni dan hendaknya para kartini Indonesia juga bisa menjadikan Wiratni sebagai role-model. Semoga kedepannya semakin banyak akademisi di Indonesia yang mendapatkan penghargaan Internasional dan dapat mengharumkan nama Indonesia. Selamat Ibu Wiratni dan semoga Ibu bisa segera menjadi profesor!

Referensi:

  1. Business Insider. 2018. The 39 most powerful female engineers of 2018.  Diakses pada 2 Agustus 2018.
  2. Hitekno.com. 2018. Wiratni, Dosen UGM Masuk ke The 39 Powerfull Female Engineers. Diakses pada 1 Agustus 2018.

Artikel Berhubungan:

Sponsor Warstek.com:

Yuk Ajukan Pertanyaaan atau Komentar