Fenomena Nasional dan Penelitian Pilihan Editor Warstek, Edisi Minggu Keempat September 2018

Fenomena Nasional

Indonesia merupakan negara dengan penduduk ke-4 terbanyak di dunia. Setiap harinya tentu banyak sekali fenomena di masyarakat yang berkaitan dengan sains teknologi dan menarik untuk dibahas. Berikut ini adalah topik fenomena nasional pilihan editor Warstek. Penjelasan fenomena tersebut lebih lanjut dapat dicari di detik, tempo, jawapos, kompas, tribunnews, dll.

0.1. Anatomi dan Fisiologi Cebong dan Kampret yang membuatnya berbeda dengan hewan lain

0.2. Peranan Cebong dan Kampret dalam Ekosistem

1. Bayi di Sulawesi tenggara menderita tuli dan buta serta jantungnya terganggu pada usia 5 bulan akibat campak rubela. (idealnya vaksin MR diberikan pada usia 9 bulan – 15 tahun).

2. BATAN menciptakan obat alternatif morfin yang tidak menyebabkan ketergantungan.

3. Bagaimana penjelasan sains terhadap tradisi Asyura Kungkum yang dapat menyembuhkan penyakit.

4. Bisakah tinggi beton jalan diukur dengan jangka sorong? Kritik terhadap bupati kendal.

5. Bagaimana caranya miras dapat dibuat ditengah hutan? Membongkar fenomena 8 pabrik miras di tengah hutan Papua.

6. Apa itu tramadol? dan mengapa kejaksaan memusnahkan puluhan ribu butir tramadol?

7. Program konservasi anoa dan babi rusa dengan e-pass.

8. Profil Nursaka, bocah lintas negara yang bercita-cita menjadi dokter gigi.

9. Solusi efektif yang ditawarkan untuk mengatasi kesulitan air bersih berbagai wilayah Indonesia (Temanggung, Gunungkidul, Bandung Barat, dll).

10. Solusi atas bocornya limbah peternakan sapi didesa Mekarjaya dan Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut

11. Ribuan koin kuno abad 10M yang ditemukan oleh Sugiyono di Wonogiri jawa Tengah

12. Apresiasi terhadap gebrakan bupati Sikka NTT yang mewajibkan semua PNS didaerahnya menjalani tes darah HIV/AIDS

13. Alat bantu sholat untuk penyandang disabilitas yang diciptakan oleh mahasiswa Unissula Semarang

14. Gerakan hashtag #BersihkanIndonesia tantang 2 capres dan cawapres agar Indonesia berdaulat energi dan lepas dari batu bara

15. Strategi untuk mengatasi rasio dokter-pasien di daerah 3T yang sangat timpang. 1 dokter untuk 2250 pasien.

16. Padamnya 90 titik api di gunung Slamet dan bagiaman solusi efektif lainnya

17. Fenomena keracunan soto yang menyebabkan 32 warga jogja dilarikan ke rumah sakit

18. Apa itu batu Cinnabar? Mengapa polisi sampai menghentikan penyelundupan 100 kg batu cinnabar di Ambon?

19. Pertolongan pertama terhadap gajah terluka. Fenomena gajah terluka di Aceh.

20. Mengenal buah beracun bintaro yang tumbuh subur di kompleks gedung sate Bandung.

21. Efektifkah bom air untuk mengatasi kebakaran hutan? Studi kasus kebakaran hutan di gunung sumbing.

Penelitian pilihan

Setiap harinya, ratusan hingga ribuan penelitian dipublikasikan di berbagai jurnal. Dari ribuan artikel jurnal yang terbit tersebut, Editor Warstek merangkum beberapa diantaranya agar masyarakat Indonesia selalu update dengan perkembangan riset sains  (alam dan sosial) serta teknologi.

22. Riset terbesar yang melibatkan lebih dari 1 juta orang untuk mempelajari tekanan darah. Terbit di Nature Genetics pada 17 September 2018. https://www.nature.com/articles/s41588-018-0205-x

23. Penemuan salah satu hewan pertama yang hidup di muka bumi, berusia 558 juta tahun. Terbit di jurnal Science pada 21 September 2018. http://science.sciencemag.org/content/361/6408/1246

24. Mengenal sel zombie, sel yang tidak mati tapi tidak dapat berfungsi sebagaimana sel hidup. Terbit di jurnal Nature pada 19 September 2018. https://www.nature.com/articles/s41586-018-0543-y

25. Sensor fiber optik dapat mengukur medan magnet yang sangat lemah seperti sinyal sel neuron (neuron fire) di otak. Terbit di jurnal Optics Letters pada 19 September 2018.
https://www.osapublishing.org/DirectPDFAccess/C1ED4285-9723-E789-7767C208F4A776A2_398405/ol-43-19-4615.pdf?da=1&id=398405&seq=0&mobile=no

26. Ibu yang menyusui setidaknya 5 bulan anak pertamanya memperbesar peluang memiliki banyak anak. Terbit di jurnal Demography pada 19 September 2018. https://link.springer.com/article/10.1007%2Fs13524-018-0710-7

27. Misteri tentang penuaan yang sedikit terungkap. Terbit di jurnal eneuro pada 21 Agustus 2018. http://www.eneuro.org/content/5/4/ENEURO.0051-18.2018

28. Belajar dengan jantung, siklus kardiak dapat mengungkap waktu efektif bagi seseorang untuk belajar. Terbit di jurnal Journal of Neurophysiology pada 15 Agustus 2018. https://www.physiology.org/doi/abs/10.1152/jn.00128.2018

29. Tindakan baik dapat menyembuhkan orang yang mudah depresi. Terbit di jurnal Translational Issues in Psychological Science pada 19 September 2018.
http://psycnet.apa.org/doiLanding?doi=10.1037/tps0000168

30. Alat konversi air laut menjadi air bersih dengan efisiensi hingga 100% terinspirasi dari origami. Terbit di jurnal ACS Applied Materials & Interfaces pada 15 Agustus 2018. https://pubs.acs.org/doi/10.1021/acsami.8b07150

31. Otak bayi laki-laki yang prematur lebih rentan kerusakan dibandingkan otak bayi perempuan prematur. Terbit di jurnal Pediatric Research pada 19 September 2018. https://www.nature.com/articles/s41390-018-0187-5

32. Ketimpangan yang terjadi pada mahasiswa dalam menggunakan teknologi untuk membantu proses belajar. Terbit di jurnal Communication Research pada 31 Agustus 2018. http://dx.doi.org/10.1177/0093650218796366

33. Ilmuwan berhasil melihat penyebaran pestisida pada tubuh serangga. Terbit di jurnal Analytical Sciences pada 10 September 2018. https://www.jstage.jst.go.jp/article/analsci/34/9/34_18SCP04/_article

34. Cara menumbuhkan kegigihan pada anak berdasarkan sains. Terbit di jurnal Child Development pada 19 September 2018.
https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1111/cdev.13147

Baca juga:

35. Olahraga yang melibatkan kekuatan tubuh seperti push up, squat, dll dapat mencegah kegemukan pada anak-anak. Terbit di jurnal Sports Medicine – Open pada 20 Agustus 2018. https://sportsmedicine-open.springeropen.com/articles/10.1186/s40798-018-0154-z

36. Kandungan gula pada yoghurt di kebanyakan supermarket melebihi batas yang direkomendasikan. Terbit di jurnal BMJ Open pada 18 September 2018. https://bmjopen.bmj.com/content/8/8/e021387

37. Mengapa manusia mencintai lebah tetapi membenci tawon? Terbit di jurnal Ecological Entomology pada 19 September 2018. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1111/een.12676

38. Cara memperlama perasaan bahagia berdasarkan sains. Terbit di jurnal Journal of Consumer Psychology pada 24 Maret 2018. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1002/jcpy.1042

39. Pasta Nuklir, zat yang keras dan kuat di alam semesta. Terbit di jurnal Physical Review Letters. https://arxiv.org/abs/1807.02557

40. Cara mengatasi kemalasan berdasarkan sains. Terbit di jurnal Neuropsychologia pada 17 September 2018. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0028393218303981?via%3Dihub

41. Ibu yang memiliki trauma selama kehamilan memperbesar peluang lahirnya bayi dengan berat badan yang lebih kecil dari berat badan bayi normal. Terbit di The Journal of Pediatrics pada 6 September 2018. https://www.jpeds.com/article/S0022-3476(18)31031-X/fulltext

42. Vaksin zika berpotensi untuk menyembuhkan kanker otak mematikan. Terbit di jurnal mbio pada 18 September 2018. https://mbio.asm.org/content/9/5/e01683-18

43. Benarkah bahwa orang yang berbicara dengan logat daerah lebih dapat dipercaya di daerah tersebut? Terbit di jurnal NeuroImage pada 17 September 2018. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1053811918306578?via%3Dihub

44. Tidur dibawah 7 jam sehari dapat meningkatkan resiko kecelakaan, bahkan dibawah 4 jam dapat meningkatkannya berkali-kali lipat resiko tersebut. Terbit di jurnal Sleep pada 18 September 2018. https://academic.oup.com/sleep/advance-article/doi/10.1093/sleep/zsy144/5067408

45. Kenaikan dan penurunan berat badan terlalu banyak selama kehamilan dapat merugikan anaknya ketika sudah berusia 7 tahun. Terbit di jurnal Diabetologia pada 17 September 2018. https://link.springer.com/article/10.1007%2Fs00125-018-4724-x

46. Akhirnya setelah 150 tahun misteri konversi CO2 menjadi electrofuel dapat terungkap. Terbit di Proceeding of National Academy of Sciences pada 17 Agustus 2018. http://www.pnas.org/content/early/2018/09/13/1802256115

47. Hanya dengan berfikir dapat membuat seseorang merubah kebiasaannya yang berkaitan dengan kesehatan. Terbit di Proceedings of the National Academy of Sciences pada 17 September 2018. http://www.pnas.org/content/early/2018/09/12/1805573115

48. Misteri bagaimana pola di sayap capung dapat terbentuk telah terungkap. Terbit di Proceedings of the National Academy of Sciences pada 17 september 2018. http://www.pnas.org/content/early/2018/09/11/1721248115

49. Olahraga berat dalam waktu singkat dapat memberikan dampak yang sama pada otot seperti olahraga biasa dalam waktu lama. Terbit di American Journal of Physiology-Regulatory, Integrative and Comparative Physiology pada 5 September 2018. https://www.physiology.org/doi/abs/10.1152/ajpregu.00096.2018

50. Riset terbaru mengungkap bahwa manusia cenderung mudah untuk memaafkan. Terbit di jurnal Nature Human Behaviour pada 17 September 2018. https://www.nature.com/articles/s41562-018-0425-1

51. Metode baru untuk meningkatkan produksi glukosa pada tanaman. Terbit di jurnal Nature Chemistry pada 17 September 2018. https://www.nature.com/articles/s41557-018-0134-4

52. Metode baru untuk meningkatkan performa baterai litium. Terbit di jurnal Advanced Materials pada 5 Juli 2018. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1002/adma.201801745

53. Memahami surface science untuk membuat kosmetik yang lebih berkualitas. Terbit di Proceedings of the National Academy of Sciences pada 7 Agustus 2018. http://www.pnas.org/content/115/32/8070

54. Hanya menyaksikan terjadinya bullying menyebabkan penyakit mental yang setara dengan penyakit mental korban bullying. Terbit di Journal of Epidemiology and Community Health pada 16 September 2018. https://jech.bmj.com/content/early/2018/09/05/jech-2018-211203

55. Satu sel neuron di otak dapat melakukan aktivitas berhitung. Terbit di jurnal Neuron pada 20 September 2018.
https://linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S0896627318307414

56. Ketika matematika rumit dipakai untuk menyelesaikan permasalahan biologi. Terbit di jurnal PLOS ONE pada 19 September 2018. https://journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0198503

57. Bukti ilmiah bahwa mengkonsumsi banyak ikan selama kehamilan dapat meningkatkan perkembangan otak bayi. Terbit di jurnal Pediatric Research pada 20 September 2018. https://www.nature.com/articles/s41390-018-0161-2

58. Rekayasa Glasial digadang-gadang sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan kenaikan permukaan air laut. Terbit di jurnal The Cryosphere pada 20 September 2018. https://www.the-cryosphere.net/12/2955/2018/

59. Studi terbaru ungkap bahwa perempuan jauh lebih baik dalam membaca dan menulis dibanding laki-laki. Terbit di jurnal American Psychologist pada 20 September 2018. http://psycnet.apa.org/doiLanding?doi=10.1037%2Famp0000356

60. Riset 6 tahun tentang perilaku berbagi pada manusia. Terbit di jurnal Current Biology pada 20 September 2018.
http://dx.doi.org/10.1016/j.cub.2018.07.064

61. Unsur paling murah di dunia untuk baterai canggih di masa depan. Terbir di Journal of Power Source pada 31 Agustus 2018. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0378775318306712?via%3Dihub

62. Materi dapat terperangkap dalam black hole dengan kecepatan 30% dari kecepatan cahaya. Terbit di jurnal Monthly Notices of the Royal Astronomical Society pada 3 September 2018. https://academic.oup.com/mnras/article/481/2/1832/5090165

63. Kulit robotik yang mampu mengubah apa saja menjadi robot. Terbit di jurnal Science Robotics pada 19 September 2018. http://dx.doi.org/10.1126/scirobotics.aat1853

Artikel Berhubungan:

Sponsor Warstek.com:
Warung Sains Teknologi

Warstek Media

Warung Sains Teknologi (Warstek) adalah media SAINS POPULER yang dibuat untuk seluruh masyarakat Indonesia baik kalangan akademisi, masyarakat sipil, atau industri. Sampai saat ini, sains dan teknologi berkesan ekslusif yang hanya ada di laboratorium dan tidak mampu secara langsung berdampak kepada masyarakat. Akibatnya masyarakat, pemerintah dan industri tidak menjadikan sains sebagai sarana mengatasi permasalahan atau membuat kebijakan. Untuk itu, warstek hadir untuk menjawab tantangan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *