Malapetaka Yang Terjadi Dibalik Satu Semprotan Parfum Anda

Parfum, menjadi salah satu komoditi terpenting bagi kebanyakan orang dalam menunjang penampilannya sehari-hari. Dengan aroma yang wangi secara tidak langsung dapat meningkatkan kepercayaan diri bagi seseorang. Tak ayal, parfum seakan harus selalu ada untuk “disemprotkan” di pagi hari sebelum memulai aktivitas.

Nah mungkin kita semua hanya memikirkan bagaimana pentingya fungsi dari parfum itu sendiri bagi penampilan. Pernahkah terbesit dalam pikiran anda terbuat dari apa Parfum ini. Tentu bahan Kimia tidak akan pernah terlepas dari berbagai hal di zaman sekarang, tak terkecuali parfum. Di dalamnya terkandung beberapa bahan Kimia diantarannya CFC.

Nah bahan kimia tersebut juga digunakan di dalam kulkas maupun Air Conditioner (AC). Bahan Kimia CFC ini bisa dikatakan cukup berbahaya bagi fungsi ozon yang melindungi bumi kita. CFC merupakan salah satu zat yang bersifat radikal. Didalam zat ini terkandung unsur klor, Fluoro, dan juga Carbon. Nah dari ketiga unsur ini, zat Carbon dan Klorin merupakan si pemeran utama dalam kekacauan.

Mekanisme Zat CFC “Merusak” Ozon

Zat CFC seperti yang saya sebutkan tadi merupakan zat yang radikal. Pada saat molekul ini terbawa hingga ke lapisan ozon, maka unsur Carbon akan langsung bereaksi. Kita semua tahu bahwa ozon mengandung unsur O3 didalamnya. Nah zat Carbon akan mengikat satu Oksigan menjadi CO atau Karbonmonoksida dan juga O2 atau Oksigen.

Nah zat CO yang masih reaktif ini akan mengikat oksigen lainnya yang bertebaran dan diikat menjadi CO2 atau Karbondioksida. Jadi lapisan ozon akan dipenuhi juga oleh zat karbondioksida tadi. Nah satu molekul CFC tadi yang sifatnya sangat-sangat radikal bagai sel kanker, bisa merusak 100.000 molekul ozon. Bisa dibayangkan bagaimana rusaknya lapisan pelindung yang penting bagi bumi kita ini.[1]

Kemudian dari setiap satu semprotan parfum terdapat 40% gas CFC yang mengendap ke udara.

Tentu terganggunya lapisan ozon dari berbagai polusi dan juga reaksi dari bahan-bahan Kimia dapat menimbulkan masalah baru yang sangat serius. Bahkan tingkat kegawatan dari masalah ini sangatlah tinggi dan juga mengancam kehidupan manusia yang berada di muka bumi. Nah terdapat dua malapetaka yang bisa dikatakan paling mengancam yang diakibatkan kerusakan Ozon ini, apa sajakah itu

Berlubangnya Lapisan Ozon

Yang pertama adalah reaktifnya zat Klorin di lapisan ozon dapat menimbulkan berlubangnya lapisan ini. Fungsi lapisan Ozon sebagai penyaring sinar UV dari Matahari menjadi tidak optimal. Secara otomatis, sinar UV akan terpancar secara masif dan tidak ada yang menghalangi ke permukaan bumi.

Hasilnya adalah sinar UV yang berlebihan akan meningkatkan resiko kanker kulit bagi kita.

Suhu Bumi Yang Meningkat

Nah Malapetaka yang satu ini juga tak kalah mengkhawatirkannya. Dengan suhu bumi yang meningkat, dapat merusak berbagai segmen kehidupan manusia dan juga alam yang sudah terbentuk di bumi ini. Contoh sederhana saja, mencairnya es di kutub. Kemudian permasalahan pada bidang pangan juga bisa terjadi akibat meningkatnya suhu bumi.

Dibalik cukup pentingnya parfum bagi kehidupan banyak orang, anda bisa melakukan langkah sederhana  untuk melindungi lapisan Ozon kita. Langkah tersebut adalah gunakan parfum oles ataupun parfum semprot yang mengandung sedikit etanol/alkohol. Mengapa, karena alkohol merupakan salah satu senyawa yang mudah menguap.

Sehingga, apabila terkandung banyak alkohol, maka senyawa ini juga akan membawa zat CFC ke udara.

Protokol Montreal

Salah satu upaya yang telah dilakukan, telah dibentuk traktat Protokol Montreal yang mencakup seluruh dunia. Pada Traktat ini dibentuk sebuah peraturan Internasional untuk melarang penggunaan beberapa zat yang terbukti bertanggung jawab besar atas berlubangnya lapisan ozon. Contoh dari zat-zat tersebut antara lain adalah Klorin, Bromin, hingga Fluorin.

Traktat ini pertama kali digagas dan dibuka tanda tangan pada tahun 1987. Regulasinya pun mulai diterapkan pada tahun 1989.

Kabar baiknya, lapisan ozon pada tahun 2018 ini perlahan sudah pulih. Hal ini merupakan dampak dari langkah-langka serta regulasi pelarangan bahan kimia-kimia destruktif.

Semua ini adalah bukti bahwa Protokol Montreal sedang bekerja – klorin menurun di stratosfer Antartika seiring menyusutnya perusakan ozon,” kata para peneliti, yang dipimpin oleh Dr. Susan Strahan dari Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA di Greenbelt, Maryland. [3]

Lalu bukan berarti kondisi lapisan ozon yang semakin membaik ini membuat kita lengah. Langkah komprehensif harus terus dilakukan demi menjaga dan juga memperbaiki kondisi lapisan ozon.

Kita selaku umat manusia, harus selalu membuka mata. Bumi ini harus senantiasa dijaga sebagai tempat tinggal yang ramah. Apakah kita semua tega mewariskan keadaan bumi yang tidak ramah bagi anak cucu kita nantinya?

Referensi :

[1] http://medialingkungan.com/index.php/news/informasi-teknologi/parfum-tipiskan-lapisan-ozon-dan-mengundang-pemanasan-global

[2] https://ilmugeografi.com/fenomena-alam/penyebab-penipisan-lapisan-ozon-dan-efek-rumah-kaca

[3] https://techno.okezone.com/read/2018/01/08/56/1841851/lubang-lapisan-ozon-di-bumi-pulih-ini-penjelasan-nasa

Artikel Berhubungan:

Sponsor Warstek.com:

Yuk Ajukan Pertanyaaan atau Komentar