Penelitian Terbaru Berusaha Menyingkap Potensi Seseorang Untuk Korupsi dari Bentuk Wajahnya

Pada dasarnya sebuah wajah kaya akan informasi. Wajah dapat menggambarkan gender, ras, usia, bahkan karakter yang dapat diketahui secara spontan. Banyak dari kita yang percaya pada seseorang didasarkan pada tampilan wajahnya, misalnya seseorang cenderung lebih percaya pada orang yang berbibir tebal dibanding orang yang berbibir tipis. Bibir tipis sering dianggap cerewet dan dapat tergelincir untuk mengumbar rahasia.

Lalu apakah penilaian karakter berdasarkan tampilan wajah itu akurat? Apakah penilaian seseorang berpotensi korupsi atau tidak dapat dilihat dari wajahnya? Banyak sekali upaya yang telah dilakukan dalam menangani korupsi. Namun upaya penanganan tersebut kebanyakan gagal karena dilakukan hanya dengan pendekatan hukum yang terlalu mengedepankan himbauan moral. Oleh karena itu, muncullah penelitian-penelitian mengenai penilaian karakter dari wajah seseorang dalam memilih sosok pemimpin. Penilaian karakter melalui wajah inilah yang dipercaya agar tidak salah memilih pemimpin, sehingga terpilihlah pemimpin yang jujur dan tidak berpotensi korupsi. Penilaian karakter melalui wajah oleh penelitian sebelum-sebelumnya biasanya didasarkan pada wajah yang sudah terkenal (familiar), sedangkan penelitian [Mohon maaf artikel terpotong]

Artikel dapat dibaca di Majalah Warstek Edisi #4 > Download Majalah Warstek (KLIK)

Artikel Berhubungan:

Sponsor Warstek.com:

Yuk Ajukan Pertanyaaan atau Komentar