Pemanfaatan Limbah Pewarna Tekstil Sebagai Elektrolit Pada Redox Flow Batteries (RFB)

Pada artikel berjudul “Redox Flow Batteries (RFB) : Baterai Cair Sebagai Perangkat Penyimpanan Energi Pada Pembangkit Listrik Energi Terbarukan”, kita telah membahas komponen apa saja yang terlibat pada RFB. Fokus pengembagan komponen RFB berada di elektrolit sebagai bahan aktif dan membran penukar ion. Elektrolit yang saat ini banyak digunakan adalah vanadium. Pada tahun 2017, harga vanadium pentoksida (V2O5) mencapai USD 20,94/kg. Harga tersebut diprediksi akan meningkat menjadi USD 29,1/kg pada akhir 2018 dan USD 33/kg pada akhir 2019[1]. Kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh permintaan vanadium yang tinggi padahal sumber vanadium tidak terlalu besar di bumi.

Pada bulan Agustus 2018, para peneliti dari Buffalo University membuat konsep baru untuk elektrolit RFB. Mereka menggunakan methylene blue (MB) sebagai bahan aktif elektrolit. MB merupakan pewarna organik yang secara luas digunakan di industri tekstil. Ketika MB digunakan sebagai pewarna organik pada industri tekstil, hanya 5% MB yang melekat pada kain dan sisanya terbawa bersama air menjadi limbah. Jumlah air limbah yang mengandung MB dari industri tekstil sebesar [Mohon maaf artikel terpotong]

Artikel dapat dibaca di Majalah Warstek Edisi #4 > Download Majalah Warstek (KLIK)

Artikel Berhubungan:

Sponsor Warstek.com:
Fauzi Yusupandi

Fauzi Yusupandi

Mahasiswa S2 Teknik Kimia ITB

Yuk Ajukan Pertanyaaan atau Komentar