Fisetin, Produk Alam yang Mampu Melawan Penuaan Sel

Buah-Buahan Merupakan Salah Satu Sumber Fisetin https://www.sciencedaily.com/releases/2018/10/181002114024.htm

Seiring bertambahnya tua usia kita tentunya kemampuan fisik kita akan menurun, dan mulai timbul penyakit pnyakit karena penuaan contohnya saja seperti penyakit kardiovaskuler (darah tinggi,jantung dan sebaganya) bahkan menurut Diloreto dan Murphy (2015). penuaan sel juga berkatan erat dekat penyakit Alzheimer dan Parkinson .Penuaan sel , menyebabkan disfungsional Jaringan yang berkontribusi dalam penyakit penyakit penuaan tersebut. Pada tubuh orang tua terakumulasi sel sel rusak atau hancur (2). Ketika sel mencapai tingkatan kerusakan tertentu dalam memlalui proses penuaan disebut dengan penuaan sel. Sel juga mengeluarkan inflamasi factor untuk memberikatuhan system imun untuk membersihkan sel yang rusak.

Pada orang yang lebih muda system imun masih sehat dan bekerja lebih baik sehingga sel rusak tersebut dapat di bersihkan secara efektif, sedangkan pada orang tua system imun mulai melemah sehingga pembersihan sel yang rusak tidak seefektif pada orang yang lebih muda (3). sel Tua dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan kronis yang berhubungan dengan penuaan seperti diabetes, penyakit kardiovaskular, kanker, demensia, arthritis, osteoporosis dan kerapuhan (4).

Penelitian sebelumnya dalam jurnal yang berjudul Senolytics improve physical function and increaselifespan in old age yang diterbitkan dalam jurnal Nature pada Juni 2018 menunjukan bahwa ada kemungkinan untuk memperpanjang umur dan meningkatkan kesehatan sel yang telah menua, bahkan ketika pengobatan dimulai pada usia lanjut menggunakan senolytic. Menurut Hills Dalam www.leafscience.org , senolytic merupakan obat yang berfokus pada penghancuran sel-sel “tahan maut” yang membandel dari tubuh untuk mengurangi peradangan dan memperbaiki fungsi jaringan. Para peneliti menemukan bahwa merawat tikus yang sangat tua (24-27 bulan) dengan Senolytic dua kali seminggu menyebabkan rentang hidup rata-rata pasca perawatan yang 36 persen lebih tinggi dan risiko kematian lebih rendah daripada tikus control (6)

Penelitian terbaru menemukan bahwa terdapat produk alam yang juga mampu melawan penuaan sel. Produk tersebut bernama Fisetin. Fisetin merupakan molekul flavonol Bioaktive yang banyak di jumpai pada buah-buahan dan sayur-sayuran seperti strawberry, apel, kesemek, anggur, bawang, dan mentimun dengan rentan konsntrasi antara 2–160 lg/g (7).

Struktur Fisetin (Sumber: Khan et al, 2013)
Kadungan Fisetin dalam beberapa buah dan Sayur (Sumber: Khan et al, 2013)

Peneltian yang dilakukan oleh ilmuan amerika dan di terbitkan dalam jurnal EBioMedicine dengan judul Fisetin is a senotherapeutic that extends health and lifespan, menunjukkan bahwa fisetin mampu melawan penuaan sel dan mampu meningkatkan kesehatan sel meskipun sel tersebut berada di ambang kematian ( sel yang telah menggalami penuaan). Pada penelitian tersebut menggunakan 11 flavonoids yaitu resveratrol, fisetin, luteolin, rutin, epigallocatechin gallate, curcumin, pirfenidone, dan myricetin, Apigenin, catechin, and quercetin. Dari percobaan tersebut diadapat bahwa Fisetin memberikan dampak terbaik dalam mencegah penuaan. Fisetin mampu mengurangi penuaan dalam subset sel di jaringan adipose mengembalikan homeostasis jaringan,mengurangi patologi terkait usia, dan memperpanjang masa hidup (8).
Berkat penelitian tersebut kita dapat mengetahui betapa berkhasiatnya buah-buahan dan sayur-sayuran bagi tubuh kita khususnya dalam melawan penuaan sel. Oleh sebab itu sebaiknya kita mengkonsumsi buah dan sayur setiap hari agar tubuh kita tetap sehat.

Sumber:

1. Diloreto,R dan Murphy,C.T. 2015. The Cell Biology of Aging. Molecular Biology of the Cell .Vol 26 (5):4524-4531.

2. Medical Express. 2018. Researchers discover how to slow aging. https://medicalxpress.com/news/2018-10-aging.html. Diakses pada 18 oktober 2018

3. Sciene Daily. 2018. Researchers have discovered how to slow aging Natural product found to reduce the level of damaged cells in the body, caused by aging.https://www.sciencedaily.com/releases/2018/10/181002114024.htm. Diakses pada 18 Oktober 2018

4. Alivebynature. Tanpa Tahun. Can New Senolytics Drugs Delay Aging? Part 2: Three Senolytic Drugs Available Now. https://alivebynature.com/can-new-senolytics-drugs-delay-aging-part-2-three-senolytic-drugs-available-now/ . diakses pada 18 oktober 2018

5. Hill,S. 2017. Senescent Cells and Senolytics. https://www.leafscience.org/senolytics/ diakses pada 18 oktober 2018

6. National Institute of Health. 2018. Senolytic drugs reverse damage caused by senescent cells in mice. https://www.nih.gov/news-events/news-releases/senolytic-drugs-reverse-damage-caused-senescent-cells-mice. Diakses pada 18 oktober 2018

7. Khan, N. Syed, D.N. Ahmad,N. dan Mukhtar,H. 2013. Fisetin: A Dietary Antioxidant for Health Promotion. Antioxidants & Redox Signaling Vol: 19 (2): 151-162.

8. Yousefzadeh, M,J. Zhu,Y., McGowan,S.J., Angelini., L., Stroissnigg, H.F., Xu,M., Ling, Y.Y., Melos,K.I., Pirtskhalava,T., Inman, C.L., McGukian, C., Wade, E.A., Kato, J.I., Grassi, D., Wentworth, M., Burd,C.E., Ariaga, E.A., Ladiges, E.L., Tchkonia, T., Kirkland,J.L., Robbins, P.D., dan Niedernhhofer, L.J. 2018. Fisetin Is A Senotherapeutic That Extends Health And Lifespan, Ebiomedicine, vol.36 :18-28.

Artikel Berhubungan:

Sponsor Warstek.com:
Handoko

Handoko

tertarik terhadap sains, teknologi dan lingkungan

Yuk Ajukan Pertanyaaan atau Komentar