Konsep Mol yang Sering Dipandang Secara Sempit, Pergulatan dari Zaman SMA sampai Mahasiswa

Konsep Mol yang Sering Dipandang Secara Sempit, Pergulatan dari Zaman SMA sampai Mahasiswa
Bagikan Artikel ini di:

A. Pembenahan Definisi Mol

Singkatnya, banyak mahasiswa kimia di kelas penulis (saat mahasiswa baru) yang hanya mengetahui bahwa mol merupakan “suatu rumus” seperti yang sudah didapatkan di SMA (Sekolah Menengah Atas) dahulu. Adapun rumus mol saat di SMA yakni, mol= gr/mr, atau mol= massa/massa relatif atom, dan sebagainya. Bahkan, banyak mahasiswa kimia pun belum mengerti konsep mol, mungkin hanya sebatas mengetahui rumus mol yang ada di buku SMA dan belum membaca referensi-referensi yang lain terkait konsep mol. Padahal, secara konsep “rumus mol adalah salah”.

Gambar 1. operasi mol antara rumus (atas) dan konversi (bawah).

Lantas, apabila rumus mol=gr/mr itu salah secara konsep, bagaimana yang semestinya konsep mol itu? Banyak para dosen yang sudah menyampaikan kekeliruan ini kepada mahasiswa. Salah satunya dosen saya yang sering mengingatkan tentang konsep ini ialah Bu Atik Rahmawati,S.Pd, M.Si, dosen Kimia Dasar 2 di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Semarang

 “Saya sedikit khawatir sodara-sodara. Saya sudah menyampaikan dan meluruskan konsep kimia pada awal semester ini (konsep mol), tetapi hasilnya sampai semester akhir ini para mahasiswa tetap kembali kepada kebiasaan lamanya yaitu mol= gr/mr.” Pernyataan Bu Atik, disampaikan pada saat kuliah Kimia Dasar 2 di kelas PK 15 A. Para mahasiswa sedikit mengalami susah move on” dengan materi yang “terlanjur” dipelajari saat di SMA—akan tetapi syukurlah, seiring berjalannya waktu para mahasiswa dapat memahami konsep mol secara baik.

Mol dalam kimia dasar merupakan ‘satuan’ yang dimana dapat dikonversikan seperti satuan-satuan lainnya, layaknya satuan ‘hari’ yang bisa dikonversikan menjadi ‘minggu’, ‘bulan’ atau ‘tahun’. Ada yang mengistilahkan The Mole: A Chemist‘s “Dozen”, mol merupakan “satuan lusin orang kimia”, hal ini berarti mol adalah suatu satuan yang dipakai dalam menentukan sejumlah zat (atom atau molekul) pada kimia.

Sudah jelas bahwa atom merupakan satuan secara konsep, yang merupakan sejumlah zat yang memiliki massa. Diketahui, Jika 1 lusin baju sebanyak 12 buah baju, maka sama halnya dalam kimia, 1 mol atom Cu sebanyak 63.55 gram Cu (Lihat: Data pada Sistem periodik unsur). Contoh lain, pada tingkat molekul, satu mol HCl terdapat 36.45 gram molekul-molekul HCl, dsb.

B. Mol sebagai Jembatan antara Mikro dan Makro  

Massa dalam satu mol zat, secara konversi diartikan sebagai penjembatan wujud atom, artinya sebagai penjembatan antara yang mikro dengan makro—atau jembatan antara sesuatu yang tidak terlihat dengan sesuatu yang terlihat. Dalam konsep atom telah dikenal istilah satuan massa atom (sma) / atom mass unit (amu). Satuan sma/amu, ini adalah jumlah rata-rata yang kelimpahan isotop yang ada di alam, satuan ini secara mikroskopis (tidak terlihat mata).

Baca juga:

Gambar2. Ranah makro dan mikro (Sumber gambar: Silberberg, Martin S. 2009. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change, 5th Edition . NY: McGraw-Hill)

Konsep mol ini lebih diperdalam lagi dalam kajian mata kuliah principia kimia oleh Ketua Jurusan Pendidikan Kimia, UIN Walisongo, R. Arizal Firmansyah, M.Si, beliau berkata,

“Karena atom terlalu kecil dan tidak terlihat (mikroskopis). Sehingga, digunakanlah massa molar dalam satuan gram. Artinya, atom-atom itu dikumpulkan bersama menjadi sekumpulan zat (1 mol) dalam satuan gram (makroskopis).”

Simplenya begini, untuk memahami massa molar kita dapat melihat dari satuannya. Massa molar memiliki satuan yaitu gr/mol, artinya banyaknya zat (gram) dalam satu mol. Nah, sekarang Sahabat Warstek lebih paham mengenai perbedaan konsep mol dalam buku SMA dan textbook perkuliahan, bukan? Jika buku SMA lebih mengedepankan rumus tanpa tahu maknanya, di bangku perkuliahan lebih diperdalam, ternyata mol bukan sekedar rumus dan merupakan jembatan antara dunia mikroskopis dan  dunia makroskopis.

Referensi:

  • Chang, Raymond. 2004. Kimia Dasar Jilid 1. Jakarta: Erlangga
  • Jespersen, Neil D. 2010. Chemistry The Molecular Nature of Matter, 6th Edition. US: Wiley
  • Moore, John W. 2010. Chemistry The Molecular Science. Cengage Learning
  • Silberberg, Martin S. 2009. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change, 5th Edition . NY: McGraw-Hill
  • Tro, Nivaldo J. 2009. Principles of Chemistry A Molecular Approach. US: Pearson
Budiman Prastyo

Budiman Prastyo

Mahasiswa bidang Pendidikan Kimia, UIN Walisongo Semarang, tertarik di bidang pendidikan, kimia adsorben dan kimia organik
Budiman Prastyo
Artikel Berhubungan:

Sponsor Warstek.com:
Bagikan Artikel ini di:

Tinggalkan Balasan

three × 1 =