Pengawet Alami Makanan dari Dedak dan Bekatul

Pengawet Alami Makanan dari Dedak dan Bekatul
Bagikan Artikel ini di:

Gambar 1. Ilustrasi penggunaan pengawet makanan (Sumber: www.go-dok.com)

Industri makanan selama ini cenderung menggunakan bahan-bahan sintetis sebagai pengawet makanan seperti asam benzoat (yang paling populer), kemudian ada juga asam natrium nitrat dan asam sorbat. Tapi belakangan ini, konsumen mendorong kemungkinan penggunaan bahan alami sebagai pengawet makanan karena dianggap lebih menyehatkan, sedangkan bahan kimia sintetis dinilai asing dan beberapa diantaranya memiliki toksisitas atau beracun, tidak baik bagi tubuh manusia.

Sebuah penelitian terbaru sepertinya bisa menjadi solusi terhadap kemungkinan tersebut, para peneliti dari Penn State University menemukan bahwa dedak dan bekatul memiliki kemampuan antioksidan alami yang bisa membuat makanan dapat bertahan lebih lama dan bisa menggantikan antioksidan sintetik yang sering digunakan sebagai pengawet di industri makanan.

Gambar 2. Dedak dan Bekatul (Sumber: Dedak dan Bekatul (Sumber: pakanternak.fapet.ugm.ac.id)

Untuk diketahui, dedak dan bekatul adalah [Mohon maaf artikel terpotong]

Artikel dapat dibaca di Majalah Warstek Edisi #5 > Terbit 10 Februari 2019.

Baca juga:
Artikel Berhubungan:

Sponsor Warstek.com:
Bagikan Artikel ini di:

Tinggalkan Balasan

twenty + 7 =