Kayu Manis sebagai Suplemen Tambahan bagi Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2

Kayu Manis sebagai Suplemen Tambahan bagi Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2
Bagikan Artikel ini di:

Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit kelainan metabolik dengan karakteristik peningkatan kadar glukosa darah (hiperglikemia) yang terjadi akibat kelainan produksi insulin, kelainan kerja insulin, atau keduanya. (1).

Kemampuan tubuh untuk bereaksi dengan insulin dapat menurun pada pasien DM, keadaan ini dapat menimbulkan komplikasi baik segera (akut) maupun jangka panjang (kronik). Komplikasi kronik terjadi pada semua organ tubuh dengan penyebab kematian 50% akibat penyakit jantung koroner dan 30% akibat penyakit gagal ginjal. Selain itu, sebanyak 30% penderita diabetes mengalami kebutaan dan 10% menjalani amputasi kaki (2).

Keluhan utama DM berupa: sering kencing, sering haus, sering lapar, dan penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas. Beberapa hasil pemeriksaan laboratorium yang menunjukkan diagnosis DM yaitu Gula Darah Sewaktu (GDS) ≥ 200, Gula Darah Puasa (GDP) ≥ 126, dan HbA1c > 6,5%. (2-4)

Potensi Kayu Manis

Kayu manis spesies Cinnamomum burmanii merupakan spesies kayu manis yang banyak tumbuh di Indonesia. Kayu manis (ekstrak maupun bubuk) diketahui melalui penelitian memiliki banyak potensi untuk kesehatan. Komponen utama kayu manis yaitu Cynnamaldehyde terutama memiliki potensi sebagai antibakteri, antioksidan, antitumor, imunostimulan, serta sebagai antidiabetik.(5)

Menurunkan GDP dan HbA1c

Beberapa penelitian, secara spesifik menunjukkan konsumsi ekstrak atau bubuk kayu manis dalam jangka waktu tertentu dapat menurunkan GDP dan HbA1c pada pasien DM tipe 2. Khan dkk menemukan bahwa konsumsi obat DM jenis sulfonyureas dengan suplemen kayu manis bubuk 1000-6000 mg/hari selama 6 minggu dapat menurunkan GDP sebesar 52 mg/dL. Penelitian serupa oleh Mang dkk menunjukkan konsumsi obat DM ditambah 3000mg bubuk kayu manis per hari selama 16 minggu dapat menurunkan GDP sebesar 20 mg/dL. (6-7)

Penelitian lainnya oleh Vafa dkk, Lu dkk, dan Akilen dkk menunjukkan pemberian suplementasi bubuk kayu manis kepada penderita DM tipe 2 dapat menurunkan GDP sebesar 12,87; 23,8; dan 14 mg/dL serta HbA1c 0,45%, 0,8% dan 0,36% secara berturut-turut. Crawford dkk dan Mirfeizi dkk menunjukkan konsumsi obat diabetes disertai bubuk kayu manis sebesar 1000 mg/hari selama 13 minggu dapat menurunkan kadar HbA1c sebesar 0,83% dan 0,42%. (11-12)

Tetap Konsultasi dengan Dokter ya!

Kayu manis dapat bermanfaat untuk DM tetapi hanya sebagai suplemen. Masih diperlukan penelitian-penelitian lebih lanjut seperti menentukan dosis efektif, potensi efek samping, reaksi dengan obat DM, dan lain-lain. Jadi tetap konsultasikan dengan dokter dan gunakan obat DM pemberian dokter ya, karena belum ada bukti kayu manis lebih efektif dibanding obat-obat DM.

Sumber:

Baca juga:
  1. American Diabetes Association. Practical Insulin. A handbook for prescribers. ADA edisi 2004
  2. PAPDI. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid III Edisi VI. Jakarta: Balai penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 2014
  3. DR. Paul Belchetic & DR. Peter J Hammond. 2005. Diabetes and Endokrinology. Mosby
  4. PB Perkeni. Consensus pengelolaan dan pencegahan diabetes mellitus Tipe 2. 2006
  5. Ulbricht C, Seamon E, Windsor RC, Armbruester N, Bryan JK, Costa D, et al. An evidence-based systematic review of cinnamon (Cinnamomum spp.) by the Natural Standard Research Collaboration. J Diet Suppl [Internet]. 2011;8(4):378–454.
  6. Khan A, Safdar M, Ali Khan MM, Khattak KN, Anderson RA. Cinnamon improves glucose and lipids of people with type 2 diabetes. Diabetes Care 2003 Dec;26(12):3215e8.
  7. Mang B, Wolters M, Schmitt B, Kelb K, Lichtinghagen R, Stichtenoth DO, et al. Effects of a cinnamon extract on plasma glucose, HbA, and serum lipids in diabetes mellitus type 2. Eur J Clin Invest 2006 May;36(5):340e4
  8. Vafa M, Mohammadi F, Shidfar F, Sormaghi MS, Heidari I, Golestan B, et al. Effects of cinnamon consumption on glycemic status, lipid profile and body composition in type 2 diabetic patients. Int J Prev Med 2012 Aug;3(8):531e6.
  9. Lu T, Sheng H, Wu J, Cheng Y, Zhu J, Chen Y. Cinnamon extract improves fasting blood glucose and glycosylated hemoglobin level in Chinese patients with type 2 diabetes. Nutr Res 2012 Jun;32(6):408e12
  10. Akilen R, Tsiami A, Devendra D, Robinson N. Glycated haemoglobin and blood pressure-lowering effect of cinnamon in multi-ethnic Type 2 diabetic patients in the UK: a randomized, placebo-controlled, double-blind clinical trial. DiabetMed 2010 Oct;27(10):1159e67.
  11. Crawford P. Effectiveness of cinnamon for lowering hemoglobin A1C in patients with type 2 diabetes: a randomized, controlled trial. J Am Board Fam Med 2009 Oct;22(5):507e12.
  12. Mirfeizi M, Mehdizadeh Tourzani Z, Mirfeizi SZ, Asghari Jafarabadi M, Rezvani HR, Afzali M. Controlling type 2 diabetes mellitus with herbal medicines: a triple-blind randomized clinical trial of efficacy and safety. J Diabetes 2016 Sep;8(5):647e56

dr. Luthfi Fathin Faishal

Dokter umum lulusan Universitas Diponegoro.
dr. Luthfi Fathin Faishal

Latest posts by dr. Luthfi Fathin Faishal (see all)

Artikel Berhubungan:

Sponsor Warstek.com:
Bagikan Artikel ini di:

Tinggalkan Balasan

four × four =