Perbedaan Star dan Delta Koneksi Motor Listrik Induksi
Bagikan Artikel ini di:

Motor listrik induksi 3 phase bagi perusahaan merupakan salah satu equipment terpenting, karena memiliki peran yang sangat vital untuk kelangsungan dalam proses produksi. Dalam satu kondisi, terdapat pemahaman tentang koneksi star dan delta untuk motor listrik induksi. Selain itu, pada motor listrik induksi sudah terdapat tag name untuk spesifikasi dari motor tersebut.

Pada kesempatan ini, saya berusaha untuk menjelaskan secara sederhana apakah itu koneksi star dan delta pada motor listrik induksi, dan kapan harus menggunakan star dan kapan harus menggunakan delta. Dimana motor listrik induksi adalah salah satu jenis dari motor-motor listrik yang bekerja berdasarkan induksi elektromagnet

Sebelum mengulas lebih jauh, berikut gambar 1 menunjukkan perbedaan dalam koneksi star dan delta.

Gambar 1. Star dan Delta Connection

Secara visual koneksi tersebut terdapat perbedaan pada susunan series yaitu star dan delta adalah paralel. Selain itu, bila kita melihat spesifikasi dari sebuah motor biasanya terdapat tulisan 220V saja, atau 380/660 V, 220/380 V dan sebagainya. Dari spesifikasi tersebut kita dapat langsung menentukan, koneksi star ata delta pada motor listrik induksi tersebut.

Gambar 2. Spesifikasi Motor Listrik Induksi

Dari gambar 1 tersebut dapat kita menarik kesimpulan bahwa koneksi star dan delta terbagi atas 3 sudut. Dalam menentukan motor tersebut sinkron atau tidaknya dapat diketahui dari jumlah RPM motor dengan bantuan perhitungan jumlah pole pair atau sering diketahui juga degan banyak nya jumlah kutub pada suatu lilitan motor listrik. Biasanya disuatu motor listrik induksi biasaya memiliki 4 pole pair.

Dimana: 

Ns           = RPM motor

F              = Frekuensi motor (50/60 Hz)

P             = Jumlah pole pair motor

Dan dari koneksi star delta tersebut, kita dapat mengetahui alasan kapan harus dihubungkan pada posisi star ataupun delta. Berikut ulasan sederhana dengan menggunakan persamaan phytagoras.

Gambar 3. Penjabaran Koneksi Star Dengan Phytagoras

Dengan diketahui angka 380 berdasarkan listrik tegangan 3 phase, 120 drajat berdasarkan putaran (sinkron) pada motor, dan sudut 30 drajat didapat dari phytagoras. Maka:

Baca juga:

Keuntungan dari mengetahui sifat motor listrik induksi adalah bahwa kita tidak perlu memerlukan instrument tambahan dalam instalasi panel listrik. Dikarenakan terdapat dalam satu kasus, koneksi star dan delta dihubungkan menjadi satu dengan tujuan mendapatkan nilai arus start lebih rendah kemudian di switch dengan menggunakan coil menjadi delta.

Gambar 4. Koneksi Delta Pada Motor Listrik Induksi

Perhitungan berapa tegangan maksimum yang dapat dilewati oleh lilitan kawat motor listrik induksi di atas, bila spesifikasi motor tersebut tertera 220/380 V maka akan lebih bijak kita memilih koneksi star. Kenapa? Karena putaran maksimum akan terjadi pada tegangan 220V. Bila kita koneksikan pada posisi delta maka putaran motor akan mengalami over load atau kelebihan beban tegangan, resiko terbesarnya dapat menyebabkan motor terbakar.

Upaya mengetahui konsep dasar dalam menentukan koneksi star ataupun delta adalah untuk mendapatkan top performance dari motor listrik induksi, agar dapat bekerja sesuai dengan spesifikasi.

Silahkan tinggalkan dalam kolom komentar bila ada yang perlu didiskusikan. Terimakasih

Referensi:

Different Star Delta Connection, https://circuitglobe.com/difference-between-star-and-delta-connection.html 

Star Delta Motor Starter, https://electrical-engineering-portal.com/star-delta-motor-starter

Artikel Berhubungan:

Sponsor Warstek.com:
Bagikan Artikel ini di:

Tinggalkan Balasan

16 − 4 =