Nautilus Pompilius: Mengenal Perenang Bercangkang

Nautilus pompilius adalah avertebrata laut yang bentuknya menyerupai percampuran cumi-cumi dan siput. Nautilus pompilius mempunyai tentakel dikepalanya yang digunakan untuk bergerak  seperti cumi-cumi dan cangkang yang keras dan melingkar seperti siput. Nautilus dianggap memiliki kekerabatan lebih dekat dengan keluarga cumi-cumi sehingga dalam taksonominya Nautilus digolongkan kedalam kelas Cephalopoda yaitu hewan yang memiliki alat gerak dikepalanya yang juga beranggotakan sotong dan gurita.

Morfologi

Nautilus mempunyai bentuk yang mirip dengan bentuk umum untuk cumi-cumi, dengan kepala yang menonjol dan tentakel, yang panjang, lembut, dan fleksibel. Nautilus biasanya memiliki lebih banyak tentakel dari cephalopoda lainnya. Jumlahnya bisa mencapai hingga sembilan puluh tentakel[1].

Saat berenang selain kepalanya, seluruh bagian tubuhnya yang lunak akan disembunyikan ke dalam cangkangnya yang keras. Jika merasa terancam maka Nautilus pompilius akan menarik kepalanya dan menutup lubang cangkangnya dengan memakai semacam tudung di bagian atas kepalanya yang terbuat dari lapisan kulit yang keras. Bagian dalam cangkang terdiri dari sebuah bilik besar yang menjadi tempat terletaknya tubuh lunak Nautilus pompilius dan beberapa bilik kecil yang terisi oleh udara. Bilik-bilik kecil inilah yang menjadi alasan kenapa hewan ini bisa melayang di dalam air. Semakin tua maka semakin banyak pula jumah bilik kecilnya[2].

Cara Makan

Nautilus biasanya memiliki lebih banyak tentakel dari cephalopoda lainnya. Jumlahnya bisa mencapai hingga sembilan puluh tentakel. Tentakel ini dibagi menjadi dua lingkaran dan tidak seperti tentakel cumi, mereka tidak memiliki pengisap. Tentakel menempel pada mangsa dengan permukaan tentakel yang bergerigi.  Nautilus akan menangkap mangsanya dengan pegangan yang kuat. Lalu akan dimasukkan kedalam mulutnya yaitu berupa radula yang luas dan khas memiliki sembilan gigi. Nautilus tergolong predator. Ia memakan, udang dan ikan-ikan kecil yang tertangkap oleh tentakelnya [3].

Cara Menyelam

Nah, yang unik dari Nautilus pompilius  ini adalah caranya menyelam. Mereka menyelam dengan cara memasukkan air ke dalam ronga-ronga tubuhnya. Dalam cangkangnya, Nautilus memiliki dua puluh delapan rongga yang saling berhubungan. Saat hendak menyelam, Nautilus mengisinya dengan cairan. Sebaliknya ketika hendak mengapung, Nautilus mengeluarkan cairan dari dalam rongga dan menggantinya dengan gas[3].

Reproduksi

Nautilus pompilius berkembang biak dengan bertelur. Betina akan meletakkan telur yang telah dibuahi di batu pada perairan dangkal. Telur itu membutuhkan waktu 8 – 12 bulan untuk berkembang sampai 30 milimeter. Betina bertelur sekali per tahunnya dan meregenerasi organ reproduksi mereka.Pada tahap kematangan seksual, cangkang jantan menjadi sedikit lebih besar dari betina. Hampir semua penelitian menyebutkan jumlah jantannya lebih banyak 60 – 94 persen dibanding jumlah betina. Masa hidup nautilus dapat melebihi 20 tahun, ini adalah waktu yang sangat panjang untuk sebuah cephalopoda.  Namun, nautilus biasanya mencapai kematangan seksual ketika mereka berusia sekitar 15 tahun[1].

Baca juga:

REFERENSI

[1] Wisuda. Nautilus, Cephalopoda Purba yang Tersisa. https://www.mongabay.co.id/2015/01/24/nautilus-chepalopoda-purba-yang-tersisa/. Diakses pada tanggal 2 April 2019

[2] Anonim. Nautilus, Si Perenang Bercangkang.  https://www.re-tawon.com/2012/12/nautilus-si-perenang-bercangkang.html. Diakses pada tanggal 2 April 2019.

[3] Berita Unik. Nautilus, Si Cumi Bercangkang. https://www.beritaunik.net/unik-aneh/nautilus-si-cumi-bercangkang.html. Diakses pada tanggal 2 April 2019.

Syandi Saputra R

Mahasiswa S1 Manajemen Sumberdaya Perairan UNHAS. Anggota Unit Kegiatan Mahasiswa Fotografi UNHAS.
Syandi Saputra R

Latest posts by Syandi Saputra R (see all)

Artikel Berhubungan:

Sponsor Warstek.com:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *