Selimut Pengawet Buah Karya Makhluk Kecil Bernama Mikroalga

Ditulis Oleh M. Toha Tulus Dharmawan

Buah-buahan merupakan komoditas perishable yang berarti dapat dengan mudah terdegradasi dalam waktu yang relative singkat setelah dipanen. Degradasi ini menyebabkan nutrisi dalam buah rusak akibat proses oksidasi enzimatis maupun mikrobiologis sehingga buah tak lagi layak dikonsumsi. Stroberi (Fragaria spp.) merupakan buah yang umumnya hanya memerlukan waktu 5 bulan dari penanaman hingga pemanenan, buah ini memiliki kandungan air yang tinggi, rasa manis dan kulitnya tipis. Stroberi dapat tahan 1 minggu apabila disimpan dalam pendingin bersuhu 0°C – 4°C, mudah rusak karena kontak fisik dan hanya tahan kurang dari 2 hari apabila disimpan dalam suhu ruang.

Hal ini mendorong Universitas Gadjah Mada melalui tim di bawah bimbingan Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. beranggotakan Renata Adaranyssa Egistha Putri, Ni Made Sri Winasti, dan M. Toha Tulus Dharmawan untuk mencari cara bagaimana komoditas pangan khususnya buah-buahan dapat bertahan lebih lama, salah satunya yaitu dengan pemanfaatan edible coating.

Edible coating sendiri merupakan substansi organik yang dilapisi pada bahan pangan dan bersifat aman dikonsumsi, tujuannya agar makanan lebih awet karena terlindungi dari penyebab kerusakan fisik, kimiawi, maupun biologis. Coating digunakan untuk [Maaf Artikel Terpotong, baca selengkapnya di buku berikut (klik gambar)]

blank

Baca juga:
Warung Sains Teknologi
Artikel Berhubungan:

Sponsor Warstek.com:

Yuk Ajukan Pertanyaaan atau Komentar