Definisi Kilogram Kini Resmi Berganti Mengikuti Konstanta Planck

Para ilmuwan dunia telah sepakat untuk mengubah standar pengukuran kilogram yang sudah digunakan selama 130 tahun pada bulan Mei 2019 lalu. Keputusan ini sudah bulat berdasarkan hasil keputusan konferensi General Conference on Weights and Measures di Versailles Perancis pada tahun 2018. Hal ini bertujuan untuk menciptakan standar yang tepat dan nilainya tidak berubah-rubah.

Sebelum adanya kesepatakan baru, pengukuran massa didasarkan pada objek bernama “Le Grand K” yang berupa paduan logam platinum. Objek tersebut lah yang menjadi standar massa satu kilogram. Berbagai timbangan mulai dari timbangan dapur, timbangan pasar, hingga timbangan badan dibuat berdasarkan standar logam yang disimpan di Paris sejak tahun 1889 tersebut. Selama lebih dari satu abad upaya pembersihan dan paparan udara telah menyebabkan prototype asli “Le Grand K” kehilangan 50 mikrogram. Massa tersebut kira-kira setara dengan massa yang terkandung dalam beberapa sidik jari.

Gambar 1. Sejarah penentuan definisi satuan Kilogram

Alih-alih didasarkan pada sebongkah logam yang mengkilap yang disimpan di lemari besi di kota Sevres Prancis, definisi kilogram yang terbaru didasarkan pada konstanta Planck, sebuah angka tetapan kecil yang berperan penting dalam fisika kuantum.

“Baru sekarang kita dapat mendefinisikan kilogram ke dalam konstanta fisika, yakni konstanta Planck, kecepatan cahaya, dan frekuensi resonansi atom sesium,” jelas Terry Quinn, selaku Direktur Emeritus dari International Bureau of Weights and Measures.

Mengapa memakai konstanta Planck, kecepatan cahaya, dan frekuensi resonansi atom sesium? Hal ini karena dimensi satuan dari konstanta Plantck adalah m2kg/s, jadi pertama kali harus mendefinisikan meter (kecepatan cahaya) dan jam (atom sessium).

Jadi berdasarkan definisi baru, perhitungan besaran satu kilogram diacu pada besarnya nilai konstanta Planck yakni 6,626069 x 10-34  m2kg/s

Masyarakat tidak usah khawatir perhitungan kilogram yang berubah dan sedikit membingungkan. Jika membeli barang seberat satu kilogram maka haslinya akan sama dengan satu kilogram setelah perubahan definisi. Hal ini hanya mempengaruhi cara pengukuran dan ilmuwan pada umumnya.

Ahli metrologi percaya jika pengukuran yang lebih konstan dan stabil dapat dicapai di seluruh dunia. Saat ini, jarak yang digunakan fisika untuk menentukan panjang yang resmi (1 meter) adalah jarak yang ditempuh cahaya dalam ruang hampa dalam 1/299792458 per detik. Kemudian waktu 1 sekon ditentukan oleh osilasi atom sesium sebanyak 9.192.631.770 kali.

Karena pengukuran tidak berdasarkan pada objek fisik tetapi pada konstanta matematika, kilogram baru tidak akan mengalami perubahan seperti sebelumnya.

Baca juga:

Gambar 2. Konversi jenis satuan internasional (SI) yang baru

Jon Pratt, seorang insinyur di Institut Nasional Standar dan Teknologi (NIST) di Gaithersburg, Maryland mengatakan definisi yang lebih akurat akan membuat perbedaan besar bagi para peneliti yang bekerja dalam bidang obat-obatan, senyawa radioaktif dan bahan lainnya yang membutuhkan presisi skala nano.

Lalu apa artinya definisi kilogram baru untuk kita semua? Para ahli mengatakan bahwa tidak banyak hal yang berubah. Hal ini dikarenakan penggunaan kilogram versi baru dirancang untuk kalangan ilmuwan saja. Dengan kata lain, dimanapun kita berada dan dalam kegiatan rutinitas sehari-hari maka nilai satu kilogram masih sama dengan 1 kg pemberat/bandul timbangan pasar.

Referensi :

  1. https://www.vox.com/science-and-health/2019/5/17/18627757/kilogram-redefined-world-metrology-day-explained diakses pada 3 Oktober 2019
  2. https://www.pbs.org/newshour/science/its-a-massive-change-scientists-redefine-the-kilogram diakses pada 3 Oktober 2019
  3. https://www.vice.com/en_us/article/ywybvx/the-definition-of-a-kilogram-just-changed-worldwide diakses pada 3 Oktober 2019

Nafiys Ismail

Mahasiswa Aktif S1 Fisika Instrumentasi UI yang mempunyai passion di bidang Otomasi Industri (Control System), Artificial Intelligence, IoT-based technology, Manajemen Rekayasa Teknologi Industri, dan pemanfaatan teknologi pada Sustainable/Renewable Energy. Kesibukan saat ini selain berkuliah adalah mengajar bimbel IPA untuk persiapan UNBK tingkat SMP, mempelajari Al-Quran, dan Bahasa Arab.
Nafiys Ismail

Latest posts by Nafiys Ismail (see all)

Artikel Berhubungan:

Sponsor Warstek.com:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *