Da Vinci Fountain Faucet: Keran Air Mancur Masa Depan

Da Vinci Fountain Faucet merupakan salah satu proyek dari kickstarter oleh perusahaan Nasoni. Menurut perusahaan tersebut, keran yang saat ini umum digunakan sebenarnya tidak praktis. Sampai sekarang, masyarakat menerima keran tersebut karena tidak memiliki alternatif lain. Hal ini merupakan salah satu alasan kenapa perusahaan Nasoni mengambil langkah untuk mendesain kembali (reinvent) keran air. Perusahaan Nasoni menganggap terdapat 3 kekurangan desain pada keran modern saat ini : tidak nyaman digunakan saat sikat gigi, bercukur, atau aktifitas harian lain; tidak baik untuk tubuh bagian atas karena harus membungkuk secara berlebihan saat membasuh muka atau semacamnya; membuang-buang air (boros air). Bahkan dengan isu serius tersebut, standar desain keran saat ini sangat umum digunakan sehingga dengan mudah diterima masyarakat, tanpa ada komplain.

            Dilansir dari laman proyek kickstarter mereka, prioritas utama Nasoni adalah kesenangan pelanggan. Jika pelanggan tidak puas dengan produk keran Da Vinci ini dalam kurun waktu 30 hari, mereka siap menyelesaikan permasalahan pelanggan, dengan mengembalikan dana atau mengirim produk yang baru. Hal ini menunjukkan keseriusan mereka dalam memaksimalkan proyek ini, dalam rangka mengatasi masalah yang ada dari perspektif mereka. Bahkan, proyek dan perushaan ini sudah memenuhi standar ISO 9001, yang merupakan merupakan standar internasional di bidang sistem manajemen mutu. Mereka juga sudah memiliki sertifikat tersebut, jadi dari sisi kebertanggungjawaban dan kualitas produk, mereka sudah sangat bagus.

blank

Da Vinci Fountain Faucet: Keran Air Mancur Masa Depan

Dari sisi pendanaan, proyek berdasarkan laman kickstarter, mereka mendapatkan dana sebesar 17.904 USD dari target 5.000 USD. Total pendana dari laman kickstarter mereka adalah sebanyak 78 personil. Jika dirupiahkan dengan kurs IDR (Indonesian Rupiah) ke USD saat ini (1 USD = 14.089,50 IDR), dana mereka terkumpul sekitar 250.000.000 IDR. Dapat dikatakan total dana yang terkumpul sudah sangat baik, mengingat totalnya sudah jauh melebihi target yang ingin dicapai mereka dari proyek tersebut. Proyek ini sudah ditutup dari laman kickstarter mereka pada tanggal 21 November 2019, sehingga proyek ini berhasil dijalankan dan mendapatkan dana. Jadi, saat ini pelanggan sudah tidak memesan melalui laman kicktarter dan harus menunggu sekitar 3 bulan untuk produksi massal produk ini. Satu produk mereka dibandrol dengan harga yang bervariasi, tergantung pada fitur yang tersedia. Terdapat Super-Early Bird 4″ Centerset Faucet dengan harga 239 USD yang di dilapisi dan dipoles dengan material chrome. Terdapat juga Super-Early Bird 8″ Widespread Faucet yang dibandrol dengan harga 289 USD dengan material yang sama. Namun, terdapat juga variasi material lapis yang berbeda, yaitu nikel dengan harga yang sedikit berbeda untuk dua variasi tersebut. Mereka juga menawarkan water filter dengan menambahkan 129 USD. Salah satu penyebab harga yang lumayan tinggi ini adalah metode pelapisan (coating) yang mereka gunakan, dimana mereka menerapkan metode PVD (Physical Vapor Deposition). Tenaga manusia yang bekerja haruslah terampil dan ahli di bidang ini, karena prosesnya yang bisa dikatakan rumit dimana salah satu langkah kerjanya harus dilakukan di ruang vakum. Dengan metode pelapisan tersebut, maka produk ini seharusnya tahan korosi (karat) dan anti noda, sehingga memiliki ketahanan (durability) yang baik.

Mengenai produk keran ini, mereka menuliskan bahwa desainnya terinspirasi dari keran yang tergolong umum digunakan di Itali, dimana desainnya berbentuk melengkung. Karena itulah merekan menamain produk ini dengan nama Da Vinci. Untuk aliran yang dihasilkan dari keran, air akan mengalir seperti air mancur, atau dengan kata lain dialirkan ke atas dengan sudut miring (bukan tegak lurus) dan mengurangi kecepatan air maupun volume air (viskositas) yang dihasilkan. Dengan demikian, air yang dialirkan tidak banyak terbuang sia-sia dan lebih hemat. Untuk perbandingan dengan keran air yang umum digunakan, dalam waktu yang sama (2,2 menit), saat keran umum menghasilkan rata-rata 4,4 gallon air, nasoni menghasilkan air sebanyak 0.52 gallon air saja. Mereka melakukan hal tersebut sebagai bentuk kontribusi untuk gerakan sadar air dan krisis air. Atau dengan kata lain, tanpa sadar pengguna produk ini akan lebih hemat air dan juga berkontribusi untuk gerakan tersebut. Nasoni sendiri merupakan partner resmi dari Environmental Protection Agency (EPA) WaterSense dan tergabung dalam Alliance for Water Efficiency, sebuah advokasi di amerika utara untuk produk hemat air. Selain hemat air, produk ini juga mengatasi 3 permasalahan desain pada keran umum yang sudah mereka analisa.

Produk Da Vinci Fountain Faucet ini juga telah terbukti secara ilmiah lebih aman, berdasar penelitian yang dilakukan. Fitur air mancur dari keran ini dapat mengurangi bakteria atau bahkan menghilangkan jumlah bakteri yang ada dikarenakan aerosol effect. Bahkan, fitur air mancur terebut dapat menghilangkan sebanyak 88 MPN/100 ml – 866 MPN/100 ml bakteri ecoli selama 10 detik mengalir. Fitur air mancur juga memiliki risiko lebih rendah tertular bakteri dari bioaerosol dibandingkan dengan cangkir yang dipakai berulang kali karena ukuran nozzle (mulut pipa) dan air yang dihasilkan lebih kecil, dibandingkan diameter cangkir yang seing digunakan saat menggosok gigi, atau aktifitas semacamnya. Rencananya, hasil studi ilmiah akan dipublikasian ke The Virginia Journal of Public Health, yang diproduksi oleh The Virginia Public Health Association.

Baca juga:

Secara fisika, prinsip kerja produk ini sama seperti peralatan pengalir air lainnya (seperti selang, pipa, dan keran umum), dimana terdpat viskositas fluida yang mengalir dalam alat tersebut. Secara matematis, persamaan viskositas adalah

blank

Untuk keberlanjutan dari produk ini, dapat dikembangkan agar harga lebih terjangkau untuk berbagai lapisan masyarakat, namun dengan konsep desain dan kualitas tidak jauh berbeda. Material berkualitas yang digunakan mungkin dapat dikembangkan dari alloy (kombinasi logam dan elemen lain), seperti kombinasi antara baja dan alumunium. Untuk mengatasi kelemahan dari alumunium, dapat direkayasa dengan logam Manganese dan sedikit Nikel. Karena jika nikel saja, sebenarnya bersifat lembek, namun jika dipadukan dengan logam lain, dapat terbentuk baja yang tahan karat dan keras. Selain itu, dapat juga dilakukan pengembangan berupa fitur tambahan seperti pengatur temperatur dan atau filter sehingga air laangsung layak konsumi.

Sumber : www.kickstarter.com/projects/jsw/fountain-faucet?ref=section-design-tech-featured-project

Warung Sains Teknologi
Artikel Berhubungan:

Sponsor Warstek.com:

Yuk Ajukan Pertanyaaan atau Komentar