Profil Tokoh Ilmuwan – Stephen Hawking

Hawking lahir di Inggris pada 8 Januari 1942. Dia mempelajari ilmu fisika di University College walaupun ayahnya memintanya belajar pengobatan. Setelah lulus, dia meneliti kosmologi di Cambridge University.

Ketika kecil, Hawking mengakui belum lancar baca tulis sampai dia berusia 8 tahun. Bahkan, teman-teman sekelasnya sampai bertaruh, Hawking tak punya masa depan karena tak akan jadi apa-apa.

Saat berusia 12 tahun, Hawking melanjutkan kisah masa kecil, teman-temannya bertaruh sekantong permen. Mereka bertaruh bahwa Hawking tidak akan jadi apa-apa.

Di usia 21 tahun, Hawking didiagnosa mengidap penyakit syaraf motorik (MND). Gejala awal terdeteksi saat berseluncur es di danau dekat rumahnya di St Albans dan terjatuh. Ada sesuatu yang salah. Awalnya, ia tertekan. Badannya tampak makin buruk dengan cepat. Sepertinya ia tidak mampu menyelesaikan PhD karena tidak tahu apakah akan hidup cukup lama untuk merampungkannya.

Saat pengharapannya sampai di titik nadir, keberanian Hawking mulai naik saat bertemu Jane, wanita yang kemudian menjadi istrinya, di sebuah pesta. Bertunangan membuatnya semangat lagi dan sadar, jika akan menikah, ia harus punya pekerjaan dan menyelesaikan PhD. Ia pun mulai bekerja keras dan ia menikmatinya.

Penemuan Stephen Hawking

Hawking berjuang melawan penyakit Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS) yang dideritanya. Bahkan saat mendapatkan vonis pada usia 21 tahun, ia diperkirakan tak akan hidup lebih dari 50 tahun. Namun siapa sangka ia tetap bertahan dan menghasilkan penemuan-penemuan penting. Berikut adalah hasil penemuan beliau, diantaranya adalah:

1. Ia mengerjakan hal yang bikin heboh terkait singularitas, bersama Roger Penrose

Singularitas gravitasional adalah titik satu dimensi yang mengandung massa tak terbatas di dalam ruang yang ukuran kecilnya tak terbatas. Bersama Roger Penrose, Hawking berusaha membuktikan eksistensi singularitas dan menyatakan bahwa alam semesta kemungkinan besar dimulai dari sebuah singularitas. Teorema ini berusaha menjawab kapan gravitasi menghasilkan singularitas.

2. Hawking ikut menjadi bagian dari tim yang menemukan 4 hukum mekanika black hole

Hukum-hukum mekanika yang ditemukan ini dipercaya memang menjadi karakteristik black holes dan beranalogi dengan teori termodinamika. Pada Januari 1971, essaynya yang berjudul “Black Holes” memenangkan Gravity Research Foundation Award yang prestisius.

3. Teorinya yang paling signifikan darinya adalah black hole yang mengemisi Radiasi Hawking

Banyak fisikawan yang meyakini bahwa gak ada apapun yang bisa keluar “selamat” dari black hole. Pada tahun 1974, Stephen Hawking menunjukkan bahwa black hole mengeluarkan radiasi, yang akan terus berlanjut sampai energinya habis dan menguap. Prediksi yang awalnya kontroversial ini diberi nama Hawking Radiation dan dipertimbangkan sebagai dobrakan penting dalam teori fisika.

4. Hawking juga berkontribusi pada teori inflasi kosmik

Stephen Hawking adalah salah satu yang menghitung fluktuasi kuantum, yang terbentuk selama inflasi kosmik. Hawking menunjukkan bagaimana fenomena tersebut bisa meningkatkan penyebaran galaksi di alam semesta. Pada tahun 1980, awalnya inflasi kosmik diperkenalkan oleh Alan Guth.

5. Bersama dengan James Hartle, Hawking menyebut bahwa alam semesta tak memiliki titik muasal

Hawking dan Hartle menemukan bahwa waktu tidak eksis sebelum terjadinya Big Bang. Mereka menyimpulkan bahwa awal mula alam semesta itu tidak berarti apa-apa, karena alam semesta menurut Hawking dan Hartle gak memiliki titik awal, seperti halnya gak ada batas pertama, baik dari segi ruang maupun waktu. Hingga kini, teori ini menjadi teori yang paling menonjol tentang awal mula alam semesta, yang tanpa melibatkan pemahaman agama.

6. Hawking mengajukan teori “top-down cosmology”, bersama dengan Thomas Hertog

Teori ini menyatakan bahwa alam semesta gak memiliki satu keadaan awal yang unik namun terdiri dari superposisi banyak kondisi awal, yang memungkin terjadi. Jadi karena kita tidak tahu kondisi awal alam semesta, kita gak bisa menggunakan model bottom-up. Hal ini menjadikan yang mungkin hanya pendekatan top-down, seperti yang kita ketahui tentang keadaan final alam semesta, yang kita hadapi saat ini. Teori ini menjadi sangat populer karena cocok dengan teori string yang terkenal.

7. Hawking menulis buku yang terkenal berjudul “A Brief History of Time” serta beberapa buku populer lainnya

Pada tahun 1988, buku karya Hawking yang berjudul “A Brief History of Time” diterbitkan. Di dalamnya, ia menjelaskan berbagai topik tentang kosmologi; termasuk big bangblack holes dan light cones. Buku itu ditulis dalam bahasa non-teknis untuk menyampaikan dengan jelas gagasannya kepada pembaca awam.

Fakta Tentang Stephen Hawking

Beberapa fakta unik tentang Stephen Hawking

  1. Hawking dijuluki Einstein sama teman-teman sekolah

Berhubung tingkat intelejensinya yang sangat luar biasa, ia bahkan tahu apapun ilmu di dunia ini. Kecerdasannya seperti kamus berjalan. Ahli Fisika Teoritis ini kemudian melahirkan sejumlah penemuan penting, mencetuskan sederet teori hebat, dan menulis berbagai buku yang isinya super brilian.

  1. Masih SMA, Hawking sudah bisa membuat komputer

Di SMA St. Albans, ia membuat sebuah komputer bersama dengan teman-temannya dan guru Matematika, Dikran Tahta dari switchboard telepon tua, bagian jam dan komponen daur ulang lainnya.

  1. Petualang

Hawking sangat suka petualangan dan punya kecerdasan di atas rata-rata sejak ia kecil. Salah satu kegiatan seru yang ia ikuti bersama rekan-rekan kampusnya adalah menjadi bagian dari tim dayung di University College, Oxford.

Baca juga:
  1. Pengalaman anti gravitasi

Stephen hawking adalah seorang penganjur untuk mencari planet lain untuk bertahan hidup umat manusia dan pada tahun 2007 ia mengambil penerbangan gravitasi nol untuk merasakan kehilangan bobot.

  1. Terkena penyakit Amyotrophic Lateral Sclerosis

Siapa yang tidak syok. Di usia masih muda, energik, dan haus-hausnya menimba ilmu, dokter mendiagnosis dia terkena ALS pada tahun 1963. Lebih sedih lagi, dokter mengatakan umur Hawking tinggal 2 tahun lagi. Artinya, ia akan meninggal pada tahun 1965.

ALS merupakan penyakit neuron motorik dan dokter mengatakan kepadanya bahwa dia hanya punya sisa umur 2 tahun lagi. Ternyata ia masih beri umur lebih panjang sama Tuhan. Boleh jadi karena kiprahnya akan membawa perubahan besar dan berarti untuk dunia.

  1. Hawking menerima Ice-Bucket Challenge

Pada tahun 2014, Stephen Hawking menerima tantangan Ice-Bucket namun karena pneumonia berat, ia tidak bisa melakukannya sehingga, anak-anaknya melakukannya atas namanya.

  1. Hawking pernah kalah taruhan

Pada tahun 1997, Stephen Hawking kalah taruhan oleh Fisikawan Teoritis Amerika John Perskill tentang konsep Lubang Hitam yang menyatakan bahwa tidak ada yang dapat melarikan diri dari sebuah lubang hitam yang melanggar ke dasar-dasar mekanika kuantum. Akhirnya ia mengakui kekalahannya pada tahun 2004.

Quotes Stephen Hawking

“Andaikan harapan seseorang diturunkan hingga titik nol, orang akan benar-benar menghargai semua yang dia miliki saat ini”

“Saya tidak habis pikir.Orang-orang yang membual tentang IQ mereka adalah pecundang”

“Tidak jelas benar apakah kecerdasan memiliki nilai untuk bertahan hidup dalam jangka panjang”

“Orang tidak akan punya waktu untuk Anda jika Anda selalu marah atau mengeluh”

Warung Sains Teknologi
Artikel Berhubungan:

Sponsor Warstek.com:

Yuk Ajukan Pertanyaaan atau Komentar