Apakah Ada yang Belum Kamu Ketahui Tentang Google Maps?

Apakah Ada yang Belum Kamu Ketahui Tentang Google Maps?

Jika kita ingin pergi ke suatu tempat tanpa mengetahui jalan mana yang akan ditempuh, bukalah peta. Kini semakin banyak orang yang memiliki ponsel pintar, sehingga semakin banyak pengguna peta digital. Google Maps, salah satu aplikasi peta digital, termasuk aplikasi yang populer di kalangan masyarakat. Terbukti, Google Maps merupakan aplikasi peta digital yang paling banyak diunduh di Indonesia pada tahun 2016[1]. Namun, masih ada yang belum mengetahui Google Maps secara lebih mendalam. Artikel ini akan mengulas sumber data, apakah ada kerja sama dengan pemerintah, cara mengetahui nama jalan di berbagai negara, sumber perekaman muka bumi (biasanya terlihat melalui Satellite Mode), dan cara Google Maps mendeteksi kemacetan. >>> 

Baca Selengkapnya

Pemadaman Api Pada Lahan Gambut: Air vs Busa

Pemadaman Api Pada Lahan Gambut: Air vs Busa

Kebakaran rentan terjadi di lahan gambut. Deforestisasi dan degradasi hutan menyebabkan lahan gambut mengalami pengeringan. Pengeringan terjadi pada sistem drainase lahan. Sistem drainase mengering karena lahan dikeringkan untuk kegiatan pertanian atau panen gambut. Akibat pengeringan pada lahan gambut, 5% emisi karbondioksida (CO2) terlepas ke atmosfer dunia[1] dan penurunan tanah (subsidence) terjadi, serta lahan gambut pun semakin mudah tersulut api. Api mudah disulut karena salah satu sifat fisik tanah gambut ialah bersifat mengering tidak balik[2]. Artinya, lahan gambut yang sudah mengalami pengeringan tidak mampu menyerap air jika lahan tersebut kembali dibasahi. Karena sifat itulah, api mampu menyebar, bahkan merambat menuju lapisan bawah permukaan gambut hingga kedalaman tertentu sehingga pemadaman lahan gambut semakin sulit dikendalikan. >>> 

Baca Selengkapnya

Penelitian yang Membahas tentang Sinergisme antara Media Sosial, Kinerja sekolah, dan Pembelajaran siswa

Sejak abad milenium, bukan hanya orang dewasa, melainkan anak-anak pun mulai mengenal alat komunikasi. Seiring dengan perkembangan teknologi, anak-anak pun mengenal media sosial pada aplikasi dalam alat komunikasi sehingga masa sekolah mereka turut dipengaruhi oleh keberadaan media sosial.

Penggunaan media sosial yang berimbas pada anak-anak tidak dapat dihindari. Selama usia kanak-kanak, rasa ingin tahu mereka tinggi sehingga mereka tertarik untuk mencoba berbagai hal baru, salah satunya bermain dengan alat komunikasi orang dewasa. Anak-anak akan menekan tombol-tombol tertentu sehingga aplikasi media sosial dapat terbuka. Media sosial terlihat menyenangkan bagi anak-anak karena media sosial berisi foto, gambar, animasi, kartun, motion graphic, video, dan tulisan. Media sosial pun sarat akan informasi yang dibutuhkan oleh anak. Jawaban dari pertanyaan sang anak yang tidak mampu dijawab oleh orang tua atau wali dapat dicari secara langsung oleh anak di media sosial. Media sosial memiliki berbagai fungsi, salah satunya adalah sebagai jejaring sosial[1]>>> 

Baca Selengkapnya

Alat-alat yang Digunakan Untuk Membuang Sampah Antariksa

Alat-alat yang Digunakan Untuk Membuang Sampah Antariksa

Tidak hanya di bumi, sampah pun turut bertebaran di luar angkasa. Sampah yang jarang didengar ini disebut sebagai sampah antariksa. Jika sampah di bumi bisa dibuang ke tanah, air, dan udara, bagaimana cara membuang sampah antariksa?

Gambar 1. Ilustrasi Sampah Antariksa

(Sumber: https://news.nationalgeographic.com/news/2012/01/120127-active-sun-solar-flares-space-junk-cleaning-earth-science/>>> 

Baca Selengkapnya

Teleworking, Trend Bekerja Generasi Milenial yang Dapat Turunkan Tingkat Kemacetan dan Polusi Udara

Teleworking, Trend Bekerja Generasi Milenial yang Dapat Turunkan Tingkat Kemacetan dan Polusi Udara

Perkembangan teknologi yang pesat menyebabkan perubahan jadwal dan kondisi pekerjaan. Hal-hal yang umum terjadi dalam pekerjaan telah mengalami perubahan, salah satunya adalah tempat kerja. Perusahaan biasanya menyediakan suatu lokasi untuk bekerja, namun kini hal tersebut tidak berlaku bagi beberapa perusahaan sehingga para pekerja terutama generasi milenial memiliki kebebasan dalam memilih lokasi kerjanya. Perkembangan teknologi mendukung kebebasan tersebut karena hal terpenting dalam bekerja bagi para pekerja adalah mereka telah memiliki peralatan lengkap untuk mengerjakan pekerjaan yang telah diberikan. >>> 

Baca Selengkapnya