Lompat ke konten

Mutia Rizki

Departemen Teknologi Hasil Peraian (THP) IPB. Menekuni bidang food safety, food canning industry, dan sterilisasi.

Pengembangan Kemasan “Sugar Glass” Terbuat dari Virus untuk Mencegah Kontaminasi Produk Pangan

Kontaminasi pada makanan merupakan penyebab utama terjadinya foodborne illness. Foodborne illness adalah gangguan kesehatan/sakit  yang diakibatkan oleh konsumsi pangan yang telah terkontaminasi mikroba patogen/kuman atau bahan kimia berbahaya.  Foodborne illness dapat dikategorikan sebagai wabah apabila terjadi dua atau lebih penyakit yang sama pada orang yang berbeda karena mengkonsumsi makanan tertentu. Beberapa bakteri yang dapat menyebabkan foodborne illness adalah Listeria monocytogenes, Salmonella, dan Escherichia coli[1]. Salah satu bakteri penyebab foodborne illness yang banyak dibicarakan… Selengkapnya »Pengembangan Kemasan “Sugar Glass” Terbuat dari Virus untuk Mencegah Kontaminasi Produk Pangan

blank

Peneliti ARS Kembangkan Lapisan Pengemas Makanan yang Dapat Dimakan dari Kasein Susu

Kemasan merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi kualitas dan keamanan produk pangan. Fungsi utama kemasan adalah sebagai tempat untuk menyimpan dan menjaga produk pangan dari kontaminasi sekaligus dapat memperpanjang masa simpan. Kemasan yang baik harus memenuhi beberapa kriteria seperti kuat, tahan lama, memiliki tingkat barrier yang baik terhadap oksigen, udara, dan kelembaban. Pada produk pangan tertentu, kemasan yang digunakan juga harus memiliki tingkat resistensi yang baik terhadap cahaya atau… Selengkapnya »Peneliti ARS Kembangkan Lapisan Pengemas Makanan yang Dapat Dimakan dari Kasein Susu

blank

Mengenal Ultrasonikasi, Teknologi Nontermal untuk Mengawetkan Jus Buah

Jus buah merupakan minuman yang kaya akan nutrisi yang baik bagi kesehatan. Di lain sisi, nutrisi yang terkandung di dalam jus buah tersebut mendukung pertumbuhan mikroorganisme yang akan menyebabkan kebusukan, mempengaruhi keamanan, serta kualitas produk. Upaya untuk mengawetkan jus buah adalah dengan mengeliminasi mikroorganisme  yang dapat menyebabkan kebusukan sampai batas aman bagi kesehatan manusia. Metode yang umum dilakukan adalah dengan proses termal seperti pasteurisasi, sterilisasi, atau ultra-high-temperature (UHT). Pengaplikasian proses… Selengkapnya »Mengenal Ultrasonikasi, Teknologi Nontermal untuk Mengawetkan Jus Buah

blank

Smart Packaging, Teknologi Pengemasan Bahan Pangan Berbasis Nanokomposit

Peningkatan permintaan pasar akan produk baru, mutakhir, ready to eat, dan stabil menyebabkan inovasi teknologi pengemasan produk pangan harus terus dilakukan. Teknologi pengemasan terus mengalami perubahan selama beberapa dekade terakhir. Fungsi kemasan pun mulai bergeser dari yang tadinya hanya sekedar tempat untuk menyimpan makanan, dan beralih fungsi untuk mencegah deteriorasi (penurunan mutu), memperpanjang umur simpan, dan menjaga kualitas serta keamanan produk. Saat ini, kemasan berperan dalam memproteksi makanan dari pengaruh… Selengkapnya »Smart Packaging, Teknologi Pengemasan Bahan Pangan Berbasis Nanokomposit

blank

Prinsip Penutupan Kemasan Ikan Kaleng

Penutupan kaleng atau yang biasa disebut dengan can closing merupakan tahapan proses wajib yang dilakukan pada industri yang menggunakan jenis kemasan kaleng seperti ikan kaleng, minuman ringan, dll. Can closing sendiri dapat diartikan sebagai proses penutupan kaleng agar kedap hermetis sehingga dapat mencegah terjadinya rekontaminasi pada isi kaleng  dan melindungi isi kaleng. Kedap hermetis adalah kondisi dimana produk terisolasi dari lingkungan sehingga tidak memungkinkan terjadinya perpindahan udara dari lingkungan ke dalam… Selengkapnya »Prinsip Penutupan Kemasan Ikan Kaleng

blank

Mengenal BPA pada Kemasan Produk Pangan dan Dampaknya Terhadap Kesehatan

Pernahkah Anda mendengar istilah BPA? Pernahkan terpikirkan bahwa komponen kimia tersebut secara tidak sengaja kita konsumsi ? Bahkan hewan peliharaan kitapun ikut mengkonsumsinya. Bisphenol A atau yang biasa disingkat dengan BPA menjadi salah satu topik penelitian utama dalam beberapa tahun terakhir karena diketahui bahwa BPA memiliki aktivitas estrogenik. Aktivitas estrogenik adalah aktivitas menyerupai aktivitas in vitro dan/atau in vivo dari estrogen alami. BPA merupakan komponen resin yang terdapat hampir di… Selengkapnya »Mengenal BPA pada Kemasan Produk Pangan dan Dampaknya Terhadap Kesehatan

blank

Mengapa Produk Ikan Kaleng Memiliki Daya Simpan yang Lama pada Suhu Ruang?

Banyak yang beranggapan bahwa produk ikan kaleng tidak sehat karena memiliki masa kadaluarsa yang sangat lama, yaitu 3 (tiga) tahun dengan kondisi tulang ikan yang sudah lunak. Padahal kenyataannya, mengonsumsi ikan kaleng tidak berbahaya bagi kesehatan selama konsumen tersebut tidak alergi terhadap ikan dan medium yang digunakan seperti minyak soya. Ikan kaleng sendiri memiliki kandungan nutrisi yang lengkap seperti protein, vitamin, dan  mineral [1]. Kandungan nutrisi tersebut dapat dilihat di… Selengkapnya »Mengapa Produk Ikan Kaleng Memiliki Daya Simpan yang Lama pada Suhu Ruang?