hiv positive dating in kenya

Seperti di Film Men in Black, Ilmuwan Temukan Cara Menghapus Ingatan

Bagi yang pernah menonton serial “Men in Black” (film komedi sains fiksi hollywood), pasti tahu dengan “Neuralyzer“. Alat tersebut mirip tongkat dengan lampu flash yang digunakan tokoh utamanya untuk menghapus ingatan orang lain. Alat itu bisa jadi hanyalah sebuah karya imajinasi dan mungkin tidak ada di dunia nyata. Tapi siapa yang menyangka bahwa alat itu akan benar-benar terwujud nantinya, karena saat ini sebuah penelitian terbaru sudah menemukan cara untuk menghapus ingatan. >>> 

Baca Selengkapnya

Ilmuwan Warga Menemukan Bintang Kerdil Kuno Dengan Cincin Membingungkan

Ilmuwan Warga Menemukan Bintang Kerdil Kuno Dengan Cincin Membingungkan

Gambar 1: Ilustrasi LSPM J0207 + 3331, bintang katai putih kuno dengan cincin debu misterius. (Sumber: nasa.gov)

Seorang ilmuwan warga atau relawan yang membantu mengerjakan penelitian pada¬†proyek Backyard Worlds: Planet 9 yang dipimpin NASA telah menemukan bintang kerdil atau katai putih tertua dan terdingin yang diketahui, merupakan sisa-sisa bintang seperti matahari yang telah mati dan dikelilingi debu dan puing-puing. >>> 

Baca Selengkapnya

Hilang Sejak 1981, Lebah Terbesar di Dunia Ditemukan di Indonesia

Hilang Sejak 1981, Lebah Terbesar di Dunia Ditemukan di Indonesia
Gambar 1: Dr Simon Robson dengan lebah raksasa Wallace yang ditemukan di Maluku Utara, Indonesia. (Sumber: sydney.edu.au)

Tim ilmuwan dan pelestari lingkungan dari Australia telah mengumumkan penemuan lebah raksasa Wallace, lebah terbesar di dunia yang tidak pernah ditemukan lagi sejak tahun 1981 (38 tahun yang lalu) di hutan hujan salah satu pulau di Maluku Utara, Indonesia pada akhir Februari 2019 [1]. Karena tidak pernah ditemukan, sempat dikira bahwa lebah tersebut telah punah. >>> 

Baca Selengkapnya

Penemuan Jenis Baru Material Yang Bisa Menyembuhkan Diri Sendiri

Penemuan Jenis Baru Material Yang Bisa Menyembuhkan Diri Sendiri
Gambar 1: Ilustrasi Self-Healing Material (Sumber: xtremetech.com)

Sebuah kelompok penelitian dari Lembaga Penelitian dan Pengembangan Nasional (RIKEN) Jepang dan Universitas Kyushu telah mengembangkan jenis bahan baru yang berbahan dasar etilen yang menunjukan kemampuan yang berguna seperti dapat menyembuhkan atau memulihkan diri sendiri dan memiliki ingatan bentuk. >>> 

Baca Selengkapnya

Lelehan dari Pulau Terbesar di Dunia Lepaskan Berton-Ton Gas Metana ke Udara

Lelehan dari Pulau Terbesar di Dunia Lepaskan Berton-Ton Gas Metana ke Udara
Gambar 1. Peta Pulau Greenland, Pulau Terbesar di Dunia (Sumber: geology.com)

Gas metana (CH4) adalah gas rumah kaca ketiga terbanyak di atsmosfer setelah uap air dan karbon dioksida (CO2), tapi meski ada dalam konsentrasi yang lebih sedikit dibandingkan CO2, metana jauh lebih berbahaya, 20-28 kali lebih kuat dibandingkan CO2 dalam menyebabkan pemanasan global.

Karena jumlahnya yang lebih sedikit, gas metana hanya menyebabkan sekitar 28 persen dari pemanasan global yang disebabkan CO2. Namun demikian, gas metana tidak seharusnya diabaikan, meski trennya sejak awal tahun 1990-an terus melambat. Sebagian besar metana bumi berasal dari mikroorganisme yang mengubah bahan organik menjadi CH4 dengan ketiadaan oksigen (anaerob), sebagian besar terdapat dilahan gambut dan lahan pertanian, misalnya di perut sapi dan sawah. Sisanya berasal dari bahan bakar fosil. >>> 

Baca Selengkapnya