Sains Alam

Refrigeran Hidrokarbon = Refrigeran Masa Depan

Oleh Nur Abdillah Siddiq – Rusaknya lapisan ozon dan efek pemanasan global salah satunya disebabkan oleh penggunaan bahan yang mengandung unsur klorin (Cl). Sumber unsur klorin dapat berupa refrigeran/pendingin dari golongan CFC (Chloro Fluoro Carbon). Padahal dalam kehidupan sehari-hari, aplikasi dari refrigeran sangatlah banyak, yakni dipakai pada kulkas, Air Conditioner, dan hampir semua mesin pendingin lainnya. Dimana letak bahayanya unsur klorin? Unsur klorin akan mengikat ozon (O3), dengan klorin sebagai otokatalisator (otokatalisator adalah… Selengkapnya »Refrigeran Hidrokarbon = Refrigeran Masa Depan

blank

Potensi Geothermal dan Kemandirian Energi Indonesia

Pengembangan energi terbarukan panas bumi/geotermal di Indonesia untuk keperluan listrik selama 25 tahun kebelakang masih sangat kecil, yaitu sekitar 4% dari total energi nasional. Padahal Indonesia memiliki cadangan energi geotermal yang  sangat  besar mencapai 27.140 MW atau sekitar 40 % dari cadangan geotermal dunia (Eddy, 2011) . Jika diibaratkan, Indonesia adalah Arabnya Geothermal. Geothermal sangatlah potensial untuk terus dikembangkan, karena gratis, sustainable (berkelanjutan),  sangat ramah lingkungan, dan harapannya dapat memenuhi kebutuhan… Selengkapnya »Potensi Geothermal dan Kemandirian Energi Indonesia

blank

Sampah sebagai Solusi Pemanasan Global dan Krisis Energi

Oleh Abdul Halim dan Nur Abdillah Siddiq – Pemanasan global akibat pemakaian bahan bakar fosil menjadi topik pyang sangat booming pada dekade ini. Dampak pemanasan global ini salah satunya adalah perubahan iklim yang signifikan yang mengancam kehidupan makhluk hidup. Salah satu bahan bakar yang banyak digunakan adalah batu bara. Tahun 2009, PBB mengundang kepala Negara dari berbagai Negara untuk bersepakat mengurangi emisi karbon. Salah satu cara untuk mengurangi emisi karbon adalah dengan… Selengkapnya »Sampah sebagai Solusi Pemanasan Global dan Krisis Energi

blank

Teknologi Baru Parfum, Semakin Berkeringat Semakin Wangi

Oleh Abdul Halim – Peneliti dari Queen’s University Belfast mengisolasi molekul yang membuat molekul minyak wangi dilepaskan ketika ada pengaruh kelembaban yang mengenainya. Mereka mengatakan bahwa ini merupakan sistem pertama yang dipicu oleh pelepasan air biasa ketika seseorang berkeringat. Penelitian ini telah dipublikasikan di the journal Chemical Communications. Prinsip dari teknologi ini adalah adanya sistem pembawa. Sistem pembawa mirip seperti seseorang yang menaiki mobil. Molekul yang ingin dilepaskan (diasumsikan sebagai penumpang)… Selengkapnya »Teknologi Baru Parfum, Semakin Berkeringat Semakin Wangi

blank

Dye Sensitized Solar Cell dan Tokoh Penemunya (M. Gratzel)

Sudah pernah terfikirkan belum kalau letak Indonesia yang dilalui garis khatulistiwa merupakan anugrah dan karunia dari Tuhan yang tidak ternilai harganya? Iya Indonesia sangat beruntung dilalui garis khatulistiwa, itu artinya Indonesia dilalui oleh matahari dalam setiap harinya, meskipun terkadang mendung dikala musim hujan.  Wilayah Indonesia akan selalu disinari matahari selama 10 sampai dengan 12 jam dalam sehari (Djoko Adi Widodo, 2009).  Berdasarkan data jadul, Ditjen Listrik dan Pengembangan Energi pada tahun 1997, kapasitas terpasang listrik… Selengkapnya »Dye Sensitized Solar Cell dan Tokoh Penemunya (M. Gratzel)