Diterima 17 September 2026
Dipublikasikan 18 September 2026
Kutip artikel ini: DOI 10.5281/zenodo.22821128
Abstrak:
Newton mengubah cara manusia memahami gerak, gravitasi, cahaya, orbit, bahkan standar uang. Artikel ngilmiah ini berimajinasi bagaimana jika Newton lahir di Jawa tahun 1643 sebagai Iskak Mulyono dan menjalankan tiga skenario, yakni positif, netral, dan negatif. Kesimpulannya adalah kita tidak perlu menunggu bayi superjenius berikutnya atau Satrio Piningit. Negara perlu membangun tempat di mana ketika bayi itu tumbuh, ia punya buku, alat, kebebasan berpikir, rekan sejawat, dana penelitian, institusi yang berfungsi, dan alasan untuk tidak menjadi konsultan MBG atau Kopdes.
Kata Kunci: studi kontrafaktual, Isaac Newton, institusi, difusi pengetahuan, sejarah sains, kapasitas negara
Abstrak grafik:




