London Array, Offshore Wind Farm terbesar di Dunia

Offshore wind Farm adalah ladang penghasil energi angin yang diperoleh dengan memanfaatkan kekuatan angin yang dihasilkan di laut lepas. Untuk memanfaatkan sumber daya ini, mega-struktur dipasang di dasar laut dan dilengkapi dengan inovasi teknis terbaru. Temukan seperti apa raksasa laut asli ini dan bagaimana cara kerjanya.

blank
London Array

Di  Inggris terdapat pembangkit listrik offshore wind farm yang besar di delta Sungai Thames. Ladang angin lepas pantai tersebut adalah London Array. London Array memiliki kapasitas nominal mencapai 1000 MW, dan hingga saat ini menjadi ladang angin lepas pantai terbesar di dunia. Saat ini, London Array mencakup 175 turbin angin yang menyebar sepanjang 100 kilometer persegi (40 mil persegi). Setiap turbin memiliki ketinggian 650 hingga 1.200 meter (2.100 hingga 3.900 kaki) dan lebar 147 meter (482 kaki).

Pembangunan London Array

Pada tahun 2001 munculah ide pembangunan ladang energi lepas pantai. Dengan berbagai penelitian dan riset akhirnya delta sungai Thames terpilih untuk pembangunan ladang angin lepas pantai. Akhirnya pada tahun 2005 London Array mendapat persetujuan. Pemerintah mempercayakan London Array Ltd sebagai developer proyek ini. Pemasangan pondasi pertama London Array terjadi pada bulan Maret 2011 dan fase I yang terdiri dari 175 turbin menghasilkan 630 MW. Lalu beroperasi penuh pada tanggal 8 April 2013. Kemudian, Perdana Menteri Britania Raya David Cameron meresmikannya pada tanggal 4 Juli 2013.

Energi listrik yang dihasilkan oleh masing-masing turbin dikumpulkan dan ditransmisikan melalui jaringan sekitar 200km kabel bawah laut antar-array 33kV ke dua gardu induk lepas pantai yang terletak pada jarak 6,5km dari satu sama lain di kedua sisi lokasi ladang angin. Setiap gardu lepas pantai setinggi 22m dan 1.250t terdiri dari tiga tingkat dek baja struktural yang dipasang di atas fondasi monopole.

Listrik yang diterima di gardu lepas pantai dinaikkan hingga 150kV. Selanjutnya ditransmisikan ke darat ke gardu induk Cleve Hill yang terletak di timur laut Kent melalui empat kabel ekspor bawah laut tegangan tinggi. Gardu darat Cleve Hill menampung empat trafo yang meningkatkan tegangan hingga 400kV untuk koneksi ke jaringan transmisi National Grid.

Pemasok Bahan London Array

Banyak yang terlibat dalam pembangunan London Array ini. Salah satunya Perusahaan Teknik Glonal Worley bersama Siemens Gamesa Renewable Energy (SGRE), mereka bertugas menyediakan inspeksi wajib dan layanan perawatan umum untuk generator turbin angin di ladang angin London Array pada Juni 2020.

Selain itu, mereka menunjuk James Fisher Marine Services (JFMS) untuk memberikan layanan balance of plant (BoP) operations and maintenance (O&M) untuk turbin dan tiang meteorologi serta layanan inspeksi wajib untuk gardu lepas pantai dari ladang angin untuk periode lima tahun pada bulan November 2018.

Siemens menyediakan turbin serta peralatan listrik untuk dua platform gardu lepas pantai dari ladang angin. Sebuah usaha patungan antara Per Aarsleff dan Bilfinger Berger memasok fondasi monopole untuk turbin serta platform lepas pantai. Konsorsium MPI dan A2SEA menyediakan awak kapal dan kapal untuk pemasangan pondasi dan turbin.

Future Energy, perusahaan patungan antara Fabricom, Lemants, dan Geosea, bertanggung jawab atas desain, konstruksi, dan pemasangan gardu lepas pantai. JDR Cable Systems memasok sekitar 200km kabel antar-array 33kV. Sementara itu, Nexans Norway adalah pemasok sekitar 222 km kabel ekspor 150kV untuk ladang angin. Visser & Smit Marine Contracting dan Global Marine Systems bertanggung jawab atas pemasangan kabel ekspor dan antar-array untuk proyek tersebut. Lalu bagaimana dengan pendanaan proyek ini? Bank Investasi Eropa (EIB) yang memberikan pinjaman sebesar £250 juta kepada Dong Energy. Mereka memberikan dana untuk proyek pembangkit listrik tenaga angin London Array pada Juni 2010.

Dampak Terhadap Lingkungan

London Array memiliki dampak yang bagus bagi lingkungan sekitar. Ladang angin lepas pantai ini akan mengurangi emisi CO2 tahunan sekitar 900.000 ton, yang setara dengan emisi 300.000 mobil. Sudah jelas terlihat ladang angin memiliki dampak buruk yang relatif rendah, bahkan menguntungkan lingkungan. Dalam memproduksi energi, ladang angin tidak mengkonsumsi bahan bakar dan tidak mengemisikan polusi udara.

Referensi

  • Iberdola, ‘What Is Offshore Wind Energy’ <https://www.iberdrola.com/environment/how-does-offshore-wind-energy-work>
  • Masdar, ‘London Array’ <https://masdar.ae/en/masdar-clean-energy/projects/london-array>
  • Power-Technology, ‘London Array Offshore Wind Farm, Thames Estuary’, 2014 <https://www.power-technology.com/projects/london-array/>

Setelah selesai membaca, yuk berikan artikel ini penilaian!

Klik berdasarkan jumlah bintang untuk menilai!

Rata-rata nilai 5 / 5. Banyaknya vote: 1

Belum ada yang menilai! Yuk jadi yang pertama kali menilai!

Baca juga:
Fakhri Benindo
Artikel Berhubungan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *