Pentingnya Cloud Computing Saat Ini

Print Friendly, PDF & Email

Halo sahabat warstek, di era teknologi ini memang cloud computing sangat di perlukan saat ini. Tak heran banyak sekali website dan aplikasi yang memakai cloud ini. Bisa di bayangkan saja, Anda bisa meningkatkan produktivitas kerja tanpa harus ribet install aplikasi ini itu di komputer.

Bahkan, Anda kini mampu melakukan berbagai hal seperti membuat dan menyimpan dokumen. Selain itu anda juga dapat mengetes aplikasi lho hanya berbekal browser dan koneksi internet. Dan masih banyak lagi keuntungan yang di dapatkan ketika menggunakan cloud seperti yang nanti di jelaskan di bawah. Maka tidak heran semakin banyaknya orang yang berminat untuk menggunakan teknologi, salah satunya cloud. Sebelum kita melanjutkan membahas seberapa pentingkah cloud computing itu alangkah baiknya kita tahu dulu seputar Cloud Computing.

Apa Itu Cloud Computing?

blank
Ilustrasi Cloud Computing

Sudah tahukah Cloud Computing itu? Nah, Cloud computing sendiri merupakan konsep komputasi yang berbasis internet. Sehingga dengan cloud computing, anda bisa melakukan pekerjaan dan aktivitas layaknya menggunakan komputer dengan mudah tanpa repot adnya gangguan. Adapun yang jadi pembeda yaitu perangkat komputasinya tersebut berupa server yang bisa di akses di mana saja selama jaringan internet kita itu aktif. Perlu di ketahui juga bahwa sebenarnya cloud computing merupakan salah satu dari 5 pilar industri 4.0 lainnya lho. Adapun 4 pilar lainnya yaitu ada Internet of Things, Big Data, Artificial Intelligence, dan Additive Manufacturing.

Untuk penerapan komputasi awan saat ini memang sudah banyak di lakukan oleh sejumlah perusahaan IT terkemuka di dunia. Salah satunya yaitu Google dengan google drivenya dan IBM dengan “blue cord initiative”. Sedangkan di Indonesia sendiri, salah satu perusahaan yang sudah menerapkan cloud computing adalah Telkom.

Ada beberapa definisi lho seputar Cloud Computing, Apa saja sih?

  • Menurut Stevan Grave : Internet bisa di anggap sebagai awan besar. Awan berisi komputer yang semuanya saling tersambung. Dari situlah berasal istilah ‘cloud’. Jadi semuanya disambungkan ke ‘cloud’, atau awan itu.
  • Menurut Mell & Grance, 2011, Cloud computing adalah satu dari model komputasi yang dapat diakses dimana saja. Cloud computing merupakan akses layanan on-demand ke sekumpulan sumber daya komputasi seperti jaringan, server, penyimpanan, aplikasi dan layanan
  • Menurut Sullivan pada 2009 dalam ‘The Definitive Guide to Cloud Computing’, Cloud Computing merupakan model pemberian layanan teknologi informasi untuk pengguna secara fleksibel dengan server virtual, skalabilitas besar, dan manajemen layanan. Layanan teknologi informasi ini dapat digunakan oleh organisasi untuk mempermudah menjalankan proses bisnisnya. 
  • Herwin Anggeriana pada 2011 dalam Jurnal ‘Cloud Computing: Komputasi Awan’ menilai Cloud Computing merupakan tren baru di bidang komputasi terdistribusi di mana berbagai pihak dapat mengembangkan aplikasi dan layanan berbasis SOA (Service Oriented Architecture) di jaringan internet. 

Fungsi Dan Manfaat Cloud Computing

Fungsi dan manfaat Cloud Computing sebenarnya cukup banyak sih. Memang dalam kehidupan sehari-hari biasanya kita melihat di perkantoran menggunakan banyak komputer untuk menjalankan segala aktivitas di perusahaannya. Keadaan inilah pastinya ada peningkatan penggunaan komputer, di mana pengguna harus menggunakan media penyimpanan yang bisa di bilang cukup besar dan sudah menjadi prioritas di segala bidang di perusahaan tersebut.

Salah satunya pada sektor bisnis yang memerlukan teknologi yang berkapasitas tinggi yang tentunya dengan biaya yang mahal. Hal ini menjadikan Cloud Computing menjadi solusi dari permasalahan ini karena merupakan teknologi yang bagus dan murah. Selain itu, Cloud Computing memiliki media penyimpanan, fleksibel dan efisien untuk diterapkan dalam sektor bisnis. Apabila dijabarkan lebih lanjut, maka inilah 10 fungsi dan manfaat dari Cloud Computing di bawah ini :

1. Menawarkan Kemudahan Skaladibilitas

Apabila anda membutuhkan memori penyimpanan besar dengan memakai komputer atau server pribadi maka akan memiliki resiko. Mulai dari mengganti atau menambah komponen penyimpanannya sendiri yang tentunya tidaklah murah. Untuk itu, dengan Cloud computing anda bisa menambah penyimpanan atau meningkatkan kemampuan komputasi lainnya lebih praktis. Tinggal memilih paket layanan dengan spesifikasi yang lebih tinggi sesuai penyedia layanan cloud computing yang Anda gunakan. Selain itu, dari segi infrastruktur pengguna sudah tidak perlu lagi menyediakan hal-hal seperti data center, dan media penyimpanan. Ini di karenakan sudah tersedia secara virtual oleh Cloud Computing.

2. Akses Data Yang Mudah

Ketika kita ingin melakukan suatu presentasi namun flashdisk yang ada file presentasi itu tertinggal atau file itu lupa di simpan pastinya bakal repot. Untuk itu layanan Cloud Computing cukup penting dalam hal ini. Dan pastinya dapat menyimpan dan mengakses file secara online. Dengan ini, file-file Anda selalu aman tersedia asalkan terhubung dengan internet.

3. Keamanan Data

Penyedia Cloud Computing biasanya sudah sediakan jaminan data sehingga data anda tidak mudah corrupt dan rusak. Tentunya ini tidak seperti metode konvensional yang masih digunakan kebanyakan orang saat ini, sehingga dengan cloud computing data anda terjaga dengan aman.

4. Bisa Kolaborasi Dengan Teman Anda

Dengan cloud computing, anda bisa melakukan aktivitas dengan teman-teman anda dengan mudah, seperti urusan pekerjaan, tugas sekolah atau kuliah maupun dengan organisasi anda. Berbeda dengan aplikasi di komputer, pekerjaan Anda dan teman anda tidak akan semudah itu. Teman Anda mau tidak mau harus meminta dokumen yang Anda buat atau bekerja di satu tempat yang sama untuk mendapatkan versi terbarunya. Maka itulah fungsi cloud computing tersebut yang memudahkan anda beraktivitas.

5. Lebih Murah Yang Tentunya Tahan Lama

Cloud computing pastinya tidak memerlukan lagi yang namanya Harddisk, karena penyimpanan sudah tersedia dan terpusat di server. Semua produk hardware diketahui memiliki masa pemakaian dimana dan semakin lama harddisk itu dipakai maka biasanya bakal terjadi beberapa kerusakan dan berfungsi tak optimal serta terjadinya error.

6. Backup Data Menjadi Lebih Mudah

Kebanyakan layanan komputasi cloud memang sudah di lengkapi dengan fitur backup otomatis. Bisa di bilang anda tidak perlu mengingatkan diri atau anggota tim untuk melakukan hal ini. Data yang di-backup pun selalu tersedia untuk Anda dan tim gunakan kapan saja.

7. Kontrol Kualitas

Di dalam cloud, semua dokumen yang anda simpan pada satu tempat itu memiliki format yang sama. Di mana semua orang bisa mengakses informasi yang sama. Nah, anda pun bisa memastikan kekonsistensian data, dan menghindari kesalahan, yang tentunya memiliki catatan revisi yang lengkap.

8. Pembaruan Perangkat Lunak Secara Otomatis

Dalam cloud computing, sistem mampu mengupdate dirinya sendiri. Hal ini membuat Anda bisa menghemat waktu karena anda tidak perlu lagi menunggu untuk update secara manual yang pastinya membutuhkan waktu lama.

9. Hemat Biaya

Jika anda menggunakan cloud, maka anda hanya perlu membayar apa yang saat itu anda gunakan. Maka anda tidak perlu lagi khawatir ketika anda tidak menggunakan seluruh fitur yang ada pada cloud. Ini bisa membuat anda menjadi hemat dalam pemakaian yang tentunya murah.

10. Mobilitas

Cloud computing itu dapat di akses di berbagai perangkat mana pun. Sehingga membuat data mobilitas menjadi lebih mudah di akses di mana pun dan kapan pun selama ada koneksi internet. Berbeda dengan server pribadi yang bisa aja memiliki problem.

Model Cloud Computing

Banyak yang mengira model layanan Cloud Computing itu memiliki 3 kategori saja, padahal sebenarnya ada 4 kategori besar. Apa sajakah itu?

blank
Software As A Service / SaaS
Software as a Service — IaaS mencakup server dan penyimpanan, firewall dan keamanan jaringan, dan pusat data (pabrik/bangunan fisik). PaaS mencakup elemen IaaS plus sistem operasi, alat pengembangan, manajemen basis data, dan analitik bisnis. SaaS menyertakan elemen PaaS plus aplikasi yang dihosting.
blank

SaaS merupakan layanan cloud computing yang menyediakan aplikasi siap digunakan. Sebab, pengguna SaaS tidak perlu menginstal aplikasi di perangkatnya. Selain itu, pengguna tidak di pusingkan dengan update apapun. Dengan SaaS, penyedia cloud itu menghosting dan mengelola aplikasi perangkat lunak dan infrastruktur yang mendasarinya. Mereka jugalah yang menangani pemeliharaan apa pun di layanannya, seperti peningkatan versi perangkat lunak dan patch keamanan. Pengguna terhubung ke aplikasi melalui Internet, biasanya dengan browser web di ponsel, tablet, atau PC mereka. Adapun keuntungannya adalah :

  1. Memiliki akses ke aplikasi yang lebih canggih. Dengan SaaS, Anda tidak perlu repot membeli, menginstal, memperbarui, atau memelihara perangkat keras, middleware, atau perangkat lunak apa pun. Bahkan membuat aplikasi perusahaan yang canggih, seperti ERP dan CRM. Ini tentunya terjangkau bagi organisasi yang tidak memiliki sumber daya untuk membeli, menyebarkan, dan mengelola infrastruktur dan perangkat lunak yang diperlukan.
  2. Bayar sesuai kebutuhan. Anda juga bisa menghemat uang karena layanan SaaS secara otomatis naik turun sesuai tingkat penggunaan.
  3. Mudahnya mobilitasi tenaga kerja anda. SaaS memudahkan anda untuk “memobilisasi” tenaga kerja. Hal ini karena pengguna dapat mengakses aplikasi dan data SaaS dari komputer atau perangkat seluler mana pun yang terhubung ke Internet. Anda tidak perlu khawatir mengembangkan aplikasi untuk berjalan di berbagai jenis komputer dan perangkat karena penyedia layanan telah melakukannya. 
  4. Dapat mengakses dimana saja. Jika data di simpan di cloud, pengguna dapat mengakses informasi mereka dari komputer atau perangkat seluler mana pun asalkan anda terhubung ke Internet. 
Infrastructure As A Service / IaaS
blank
blank

IaaS merupakan jenis layanan komputasi awan yang menawarkan komputasi penting, penyimpanan, dan sumber daya jaringan sesuai permintaan, dengan basis bayar sesuai pemakaian. IaaS memudahkan anda untuk dalam pembiayaan dan kerumitan pembelian dan pengelolaan server fisik dan infrastruktur pusat data. Setiap sumber daya ditawarkan sebagai komponen layanan terpisah, dan Anda hanya membayar sumber daya tertentu selama Anda membutuhkannya. Adapun keuntungan IaaS adalah :

  1. Migrasi angkat dan geser. Metode ini merupakan yang tercepat dan termurah untuk memigrasikan aplikasi atau beban kerja ke cloud. Ini tanpa perlu memfaktorkan ulang arsitektur dasar Anda dimana dapat meningkatkan skala dan kinerja. Juga dapat meningkatkan keamanan, serta dapat mengurangi biaya operasional aplikasi.
  2. Meningkatkan keamanan. Dengan perjanjian layanan yang sesuai, penyedia layanan cloud dapat menawarkan keamanan yang lebih baik untuk aplikasi dan data Anda daripada dengan server pribadi.
  3. Meningkatkan skala dan kinerja beban kerja TI. Perlu diketahui juga bahwa IaaS memungkinkan untuk menskalakan secara global dan mengakomodasi lonjakan permintaan sumber daya. Di situlah anda dapat mengirimkan sumber daya TI kepada para karyawan dari mana saja di dunia dengan lebih cepat dan meningkatkan kinerja pada aplikasi.
  4. Komputasi yang berkinerja tinggi yang dapat membantu memecahkan masalah kompleks yang melibatkan jutaan variabel atau kalkulasi. Contohnya yaitu pelipatan protein dan simulasi gempa, prediksi iklim dan cuaca, pemodelan keuangan, dan masih banyak lagi.
  5. Penyimpanan, pencadangan dan pemulihan pada IaaS itu berguna untuk menangani permintaan yang tidak terduga dan kebutuhan penyimpanan yang terus meningkat. Hal ini juga dapat di sederhanakan lagi perencanaan dan pengelolaan sistem pencadangan beserta pemulihan.
  6. Anda terbantu untuk berinovasi. Dengan IaaS, ketika Anda memutuskan untuk meluncurkan produk baru. Maka infrastruktur komputasi yang diperlukan dapat siap dalam hitungan menit atau jam, bukan lagi dalam hitungan hari bahkan minggu. Saat itu, sudah tidak perlu lagi menyiapkan infrastruktur yang mendasarinya, karena IaaS memungkinkan Anda mengirimkan aplikasi ke pengguna dengan lebih cepat.
Platform as a Service (PaaS)
Platform as a Service — IaaS mencakup server dan penyimpanan, firewall dan keamanan jaringan, dan pusat data (pabrik/bangunan fisik). PaaS mencakup elemen IaaS plus sistem operasi, alat pengembangan, manajemen basis data, dan analitik bisnis. SaaS menyertakan elemen PaaS plus aplikasi yang dihosting.
blank

PaaS merupakan lingkungan pengembangan dan penerapan yang lengkap di cloud. Terdapat sumber daya yang memungkinkan Anda menghadirkan semuanya, mulai dari aplikasi berbasis cloud yang sederhana hingga aplikasi perusahaan yang canggih dan mendukung cloud. PaaS berguna untuk memudahkan pengembang membuat aplikasi web atau seluler dengan cepat. Tanpa perlu khawatir tentang pengelolaan infrastruktur yang mendasari server, penyimpanan, jaringan, dan basis data yang diperlukan untuk pengembangan. PaaS mencakup infrastruktur berupa server, penyimpanan, dan jaringan. Selain itu juga mencakup middleware, alat pengembangan, layanan intelijen bisnis (BI), sistem manajemen basis data, dan masih banyak lagi. Adapun keuntungan PaaS adalah :

  1. Memangkas waktu pengkodean. Alat pengembangan PaaS dapat memangkas waktu yang di perlukan untuk membuat kode aplikasi baru dengan komponen aplikasi yang telah di kodekan sebelumnya yang dibangun ke dalam platform.
  2. Mampu menambahkan kemampuan pengembangan tanpa menambahkan staf. Anda sudah tidak perlu lagi menambah staf baru lagi yang memiliki keterampilan yang dibutuhkan. Karena komponen Platform ini dapat memberi tim pengembangan Anda dengan kemampuan baru.
  3. Dapat menggunakan alat canggih dengan harga terjangkau. Model pay-as-you-go memungkinkan seseorang atau organisasi untuk menggunakan perangkat lunak pengembangan canggih dan intelijen bisnis dan alat analitik yang tidak mampu mereka beli secara langsung.
  4. Dapat mendukung tim pengembangan yang terdistribusi secara geografis. Karena lingkungan pengembangan diakses melalui Internet. Ini memungkinkan tim pengembangan dapat bekerja sama dalam proyek bahkan ketika anggota tim berada di lokasi yang jauh.
Komputasi tanpa Server

Ada lagi komputasi tanpa server, yang memungkinkan pengembang membangun aplikasi lebih cepat dengan menghilangkan kebutuhan mereka untuk mengelola infrastruktur. Dengan aplikasi tanpa server, penyedia layanan cloud secara otomatis menyediakan, menskalakan, dan mengelola infrastruktur yang diperlukan untuk menjalankan kode.

Dalam memahami definisi komputasi tanpa server, penting untuk dicatat bahwa server masih menjalankan kode. Nama tanpa server berasal dari fakta bahwa tugas yang terkait dengan penyediaan dan pengelolaan infrastruktur tidak terlihat oleh pengembang. Pendekatan ini memungkinkan pengembang untuk meningkatkan fokus mereka pada logika bisnis dan memberikan nilai lebih ke inti bisnis. 

Komputasi tanpa server sangat membantu tim meningkatkan produktivitas mereka dan membawa produk ke pasar lebih cepat. Juga dapat memungkinkan organisasi untuk bisa lebih mengoptimalkan sumber daya dan tetap berfokus pada inovasi.

Adapun alur kerja tanpa server tersebut menggunakan pendekatan kode rendah atau tanpa kode untuk menyederhanakan orkestrasi tugas gabungan. Pengembang dapat mengintegrasikan layanan yang berbeda baik cloud maupun lokal tanpa mengkodekan interaksi tersebut. Pilihan lainnya itu harus mempertahankan kode glue, atau bisa mempelajari API atau spesifikasi baru.

Adapun manfaat komputasi tanpa server adalah :

  1. Tidak adanya manajemen infrastruktur. Dengan platform tanpa server, Anda cukup menerapkan kode Anda, dan kode itu berjalan dengan ketersediaan tinggi.
  2. Skaladibilitas yang dinamis dimana infrastruktur ditingkatkan dan diturunkan secara dinamis dalam hitungan detik agar sesuai dengan tuntutan beban kerja apa pun.
  3. Penggunaan sumber daya yang lebih efisien
  4. Waktu lebih cepat ke pasar, itu karena mengurangi ketergantungan operasi pada setiap siklus pengembangan. Dan juga meningkatkan kelincahan tim pengembangan untuk menghadirkan lebih banyak fungsionalitas dalam waktu yang lebih singkat.

Jenis-jenis Cloud Computing

Perlu diketahui juga, tidak semua cloud itu sama dan tidak satu jenis komputasi awan yang cocok untuk semua orang. Beberapa model, jenis, dan layanan yang berbeda telah berkembang untuk membantu menawarkan solusi yang tepat untuk kebutuhan organisasi anda. Nah beberapa jenis Cloud Computing yang perlu kita ketahui itu ada 3 yaitu :

Public Cloud

Cloud publik merupakan penyedia layanan cloud yang berguna untuk membuat sumber daya komputasi dimana itu untuk melengkapi infrastruktur tingkat perusahaan dan platform pengembangan. Itu pun tersedia bagi pengguna melalui internet publik. Public cloud bisa diakses secara gratis, ataupun dijual menurut model penetapan harga berbasis langganan atau bayar per penggunaan. Penyedia cloud publik memiliki, mengelola, dan memikul semua tanggung jawab untuk pusat data, perangkat keras, dan infrastruktur tempat beban kerja pelanggan dijalankan. Biasanya sih ini menyediakan konektivitas jaringan bandwidth tinggi untuk memastikan kinerja tinggi dan akses cepat ke aplikasi dan data. 

Private Cloud

Private cloud merupakan lingkungan cloud di mana semua infrastruktur cloud dan sumber daya komputasi didedikasikan dan di akses untuk satu pelanggan saja. Cloud pribadi menggabungkan banyak manfaat komputasi awan dengan kontrol akses, keamanan, dan penyesuaian sumber daya infrastruktur lokal. Private cloud biasanya di-host di tempat di pusat data pelanggan. Tetapi bisa saja di hosting di infrastruktur penyedia cloud independen atau di bangun di atas infrastruktur sewaan yang ditempatkan di pusat data di luar lokasi.

Hybrid Cloud

Hybrid cloud sebenarnya memiliki tujuan untuk membuat campuran sumber daya antara cloud publik dan privat. Ini bisa memberi pilihan kepada organisasi untuk memilih cloud yang optimal untuk setiap aplikasi atau beban kerja dan tentunya untuk memindahkan beban kerja secara bebas di antara keduanya. Hal ini memungkinkan organisasi untuk memenuhi tujuan teknis dan bisnisnya secara lebih efektif. Tentunya hal ini dapat menghemat biaya bagi organisasi tersebut jika di bandingkan dengan yang dapat dilakukan dengan salah satunya saja baik cloud publik atau pribadi saja.

Platform Yang Menggunakan Cloud Computing

Ada banyak sekali platform atau layanan yang sudah menggunakan cloud computing salah satunya adalah Microsoft azure. Azure sendiri merupakan layanan cloud yang di rancang untuk membantu Anda menghadirkan solusi baru. Ini juga untuk mengatasi tantangan hari ini dan menciptakan masa depan untuk organisasi anda. Ini di umumkan pada Oktober 2008 dengan nama kode “Project Red Dog”. Rilis pada 1 Februari 2010 dengan nama “Windows Azure”. Pada tahun 2014, platform ini berganti nama menjadi Microsoft Azure.

Selain Azure, ada juga IBM Cloud yang sebelumnya di kenal sebagai Bluemix merupakan serangkaian layanan komputasi awan untuk bisnis yang ditawarkan oleh perusahaan teknologi informasi IBM. IBM cloud yang dulu bernama SoftLayer Technologies, Inc.  di dirikan pada tahun 2005 dan di akuisisi oleh IBM pada tahun 2013. Di ketahui softLayer telah menghosting beberapa perusahaan seperti The Hartford, WhatsApp, Whirlpool, dan Macy’s.

Dan masih banyak lagi Platform yang memakai layanan Cloud Computing selain itu, seperti penyimpanan online Google Drive, OneDrive. Ada juga Amazon Web Service (AWS), Odoo dan lain sebagainya.

Manfaat Dan Pentingnya Cloud Computing Pada Industri 4.0

Sebagaimana yang kita tahu bahwa cloud computing memang begitu pesat perkembangannya, apalagi di era industri 4.0 ini. Di Indonesia sendiri memang belum mendukung penuh dikarenakan masih seumur jagung yang di akibatkan infrastrukturnya masih kurang. Cloud Computing di Indonesia sendiri memang banyak mendorong transfromasi industri digital menuju revolusi industri 4.0. Revolusi industri 4.0 bisa di bilang masa terjadinya secara nyata antara manusia, mesin, dan data. Tanpa kita sadari, era ini perlahan mulai masuk ke lini kehidupan masyarakat melalui teknologi baru yaitu Cloud Computing.

Bisa di bilang peluang Cloud Computing di Era industri 4.0 Indonesia sendiri yaitu untuk revitalisasi berbagai sektor, salah satunya adalah manufaktur Indonesia. Ini bisa menjadi salah satu cara untuk mendorong visi Indonesia menjadi salah satu dari 10 ekonomi terbesar dunia pada tahun 2030 mendatang. Teknologi cloud computing saat ini saja memungkinkan pengguna untuk mengakses sumber daya cloud dengan harga yang terjangkau. Ini di karenakan tanpa kita sadari pengaplikasian atau penggunaan cloud sudah banyak di terapkan seperti contohnya E-Government dan Telkom.

Banyak sekali sebenarnya yang sudah menggunakan cloud computing terutama perusahaan. Hal ini di karenakan teknologi ini adalah layanan IT untuk pengguna secara fleksibel dengan server virtual berskala besar untuk mengelola data dan sangat membantu perusahaan untuk menjalankan berbagai kegiatan yang di lakukannya. Teknologi ini juga membuat perusahaan mampu menghemat waktu yang di butuhkan dan tentunya dapat mencegah terjadinya human error.

Cloud Computing juga memang penting bagi kita khususnya penulis untuk menghadapi era industri 4.0 ini. Hal ini di karenakan tidak mungkin juga kita tertinggal oleh negara lainnya yang sudah menerapkan hal serupa. Juga penting untuk kita untuk mempelajari lebih dalam lagi khususnya seputar Cloud Computing agar kita bisa bersaing dengan yang lain juga. Apalagi Cloud computing semakin berkembang dan terus berkembang

Penutup

Mungkin itu saja yang dapat kami sampaikan, mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisan. Mohon koreksinya ya, terima kasih dan semoga bermanfaat.

Sumber :

Setelah selesai membaca, yuk berikan artikel ini penilaian!

Klik berdasarkan jumlah bintang untuk menilai!

Rata-rata nilai 5 / 5. Banyaknya vote: 2

Belum ada yang menilai! Yuk jadi yang pertama kali menilai!

Rachmat Arief Murditanto
Latest posts by Rachmat Arief Murditanto (see all)
Cari artikel lain: Baca artikel lain:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.