Menulis Kode Program Menggunakan Bahasa Alami. Mungkinkah?

Menulis Kode Program Menggunakan Bahasa Alami. Mungkinkah?

Pernahkah Anda membayangkan kalau semua orang (pemrogram komputer atau bukan) dapat menulis kode program secara mudah? Mudah di sini berarti pemrogram tidak perlu mempelajari sintaks bahasa pemrograman (C++, Java, Python, LUA, dsb) yang dipilih untuk menulis kode program. Yang hanya perlu dilakukan adalah menulis kode program menggunakan bahasa alami atau bahasa manusia, kemudian sebuah sistem penerjemah akan memberikan hasil berupa terjemahan bahasa alami tersebut ke dalam suatu bahasa pemrograman yang dipilih. Kode program yang ditulis dalam bahasa alami merepresentasikan algoritma pemecahan masalah. Hasil terjemahan berupa bahasa pemrograman tertentu dapat dikompilasi dan dijalankan. >>> 

Baca Selengkapnya

Berkenalan dengan Rule-Based Machine Translation

Berkenalan dengan Rule-Based Machine Translation

Pernahkah Anda menggunakan Google Translate, Bing Translator, atau BabelFish? Mengapa Anda memilih untuk menggunakan aplikasi tersebut? Secara sederhana, Anda ingin mencoba menemukan makna dari bahasa asing dengan cara yang lebih efisien, bukan? Oleh karena itu, motivasi dari penggunaan aplikasi penerjemah tersebut sangatlah sederhana. Aplikasi tersebut memudahkan Anda ketika berada di tempat asing dimana hampir tidak ada orang yang berbicara dalam bahasa Anda. Yang perlu Anda lakukan adalah mengetikkan kalimat dalam bahasa asing tertentu kemudian Anda mendapatkan kalimat dalam bahasa yang Anda mengerti. Sebagai tambahan, Anda bahkan tidak perlu membuka kamus konvensional, menemukan indeks yang cocok, dan melakukan pencarian terhadap baris demi baris sampai menemukan kata yang Anda cari. Walau demikian, yang menjadi pertanyaan menariknya adalah bagaimana teknologi machine translation ini bekerja. >>> 

Baca Selengkapnya

Part of Speech Tagger untuk Bahasa Indonesia Menggunakan Konsep Hidden Markov Model (HMM) dan Algoritma Viterbi

Part of Speech Tagger untuk Bahasa Indonesia Menggunakan Konsep Hidden Markov Model (HMM) dan Algoritma Viterbi

Pada artikel ini saya akan membahas pengalaman saya dalam mengembangkan sebuah aplikasi Part of Speech Tagger untuk bahasa Indonesia menggunakan konsep HMM dan algoritma Viterbi.

Apa itu Part of Speech?

Part of Speech (POS) bisa juga dipandang sebagai kelas kata (word class). Sebuah kalimat tersusun dari barisan kata dimana setiap kata memiliki kelas kata nya sendiri. Sebagai contoh, kalimat “saya makan nasi” tersusun dari 3 buah kata, yaitu “saya”, “makan”, dan “nasi”. Dalam hal ini, urutan kelas kata dalam kalimat tersebut adalah kata ganti orang, kata kerja, dan kata benda. >>> 

Baca Selengkapnya