Nuklir

Manfaat Analisis Aktivasi Neutron (AAN) untuk Penentuan Kandungan Unsur Mineral dalam Bahan Pangan

Analisis Aktivasi Neutron (AAN) merupakan salah satu metode sensitif untuk menentukan kandungan multi-unsur tertentu dalam suatu bahan. Metode AAN memanfaatkan fenomena tumbukan neutron terhadap unsur-unsur dalam bahan, sehingga unsur-unsur tersebut dalam kondisi tidak stabil (radioaktif). Untuk mencapai kembali keadaan stabil, unsur tersebut melepaskan partikel beta (β) dan paket energi. Paket energi tersebut berupa sinar gamma yang bersifat karakteristik untuk setiap unsur, sehingga terbedakan antara satu unsur dengan unsur yang lain… Selengkapnya »Manfaat Analisis Aktivasi Neutron (AAN) untuk Penentuan Kandungan Unsur Mineral dalam Bahan Pangan

Mamuju Membuktikan Bahwa Radiasi Dosis Rendah Itu Tidak Membahayakan

Radiasi nuklir seringkali menjadi momok bagi masyarakat umum. Sebagaimana fenomena di dunia sains lainnya seperti vaksin dan GMO, ketakutan terhadap radiasi pada dasarnya disebabkan pemahaman yang kurang dan edukasi yang belum sampai. Namun, sebagai pengecualian, ketakutan terhadap radiasi nuklir diperparah dengan regulasi keselamatan nuklir yang mengasumsikan “tidak ada dosis radiasi yang selamat.” [1] Padahal, data-data riil menunjukkan bahwa klaim ini keliru [2-5]. Termasuk data di Mamuju, Sulawesi Barat. Selain Bangka… Selengkapnya »Mamuju Membuktikan Bahwa Radiasi Dosis Rendah Itu Tidak Membahayakan

blank

Radiasi dan Rokok, Lebih Bahaya Mana?

Penemuan material radioaktif di Perumahan Batan Indah beberapa waktu lalu sedikit banyak membuat paranoia terhadap radiasi muncul kembali di tengah-tengah publik. Greenpeace sampai menyerang sistem pengelolaan limbah radioaktif Indonesia di akun instagramnya, sebelum kemudian dikuliti habis-habisan [1]. Walau dalam taraf tertentu radiasi nuklir memang berbahaya, tapi perspektif bahaya ini kadangkala keliru. Khususnya ketika dibandingkan dengan salah satu pembunuh terbesar di dunia: rokok. Radiasi nuklir yang paling sering disorot tentu saja… Selengkapnya »Radiasi dan Rokok, Lebih Bahaya Mana?

blank

Meluruskan Argumentasi Greenpeace Indonesia Tentang Limbah Nuklir dan PLTN yang Menyesatkan

Terdeteksinya paparan radiasi di atas dosis normal di Perumahan Batan Indah, Setu, Tangerang Selatan, beberapa waktu yang lalu, memancing histeria di berbagai lapisan masyarakat. Sebagian memang karena tidak paham tentang aspek-aspek kenukliran termasuk radiasi, dan yang seperti ini patut dimaklumi dan diberi pemahaman. Namun, masalah lebih besar adalah dari kalangan anti-nuklir. Khususnya LSM lingkungan seperti Greenpeace. Sebagai LSM yang memiliki visi untuk menentang perkembangan nuklir [26], Greenpeace tidak ketinggalan pasti… Selengkapnya »Meluruskan Argumentasi Greenpeace Indonesia Tentang Limbah Nuklir dan PLTN yang Menyesatkan

blank

Bagaimana Jika Proyek Energiewende Jerman Dialihkan Saja Untuk Energi Nuklir?

Ancaman perubahan iklim menjadi salah satu isu lingkungan terkuat pada abad 21. Emisi CO2 dari aktivitas manusia memicu pemanasan global, yang kemudian akan berimbas pada perubahan iklim. Dengan laju emisi CO2 saat ini, temperatur permukaan bumi dapat naik hingga 3°C pada akhir abad 21. Dampaknya adalah bencana iklim; cuaca ekstrem makin merajalela, kekeringan, kebakaran hutan, penyebaran penyakit, hingga krisis pangan [1-3]. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) merekomendasikan untuk mengerem… Selengkapnya »Bagaimana Jika Proyek Energiewende Jerman Dialihkan Saja Untuk Energi Nuklir?