Hormon Oksitosin dan Seks Pranikah (Tinjauan Ayat Familiar dalam Pernikahan)

Alvin Faiz sedang melangsungkan akad nikah bersama Larissa Chou (sumber: republika.co.id)

Hormon Oksitosin sebagai Hormon Ketenangan

Oksitosin  (OT) adalah hormon neuromodulator yang ditemukan oleh Sir Henry Dale pada 1906 (dalam kelenjar pituitary posterior), di mana terlibat di dalam pengendalian sifat fisiologi seperti kontraksi uterus, kondisi saat menyusui dan reproduksi antar spesies. Hormon OT  terkandung  sembilan asam amino neuropeptida. Hormon OT ini juga disebut ‘hormon pelukan’ karena cenderung memunculkan kebutuhan kedekatan dan ikatan tetapi bukan bersifat seksual. Di samping itu, secara seksual, hormon OT ini dikeluarkan seiring dengan sekresi hormon lain seperti prolaktin, asam gama amino butirat (GABA) dan endorphin, dimana memberikan efek rasa ketenangan. Hormon ini dikeluarkan oleh  Hypothalamic Corticotropin berupa Peptida β-endorphin (β-E). >>> 

Baca Selengkapnya