Siringmakar 13: “Mendalami Proses Produksi Pulp dan Kertas”

Siringmakar 13: “Mendalami Proses Produksi Pulp dan Kertas”

Pemateri : R. Akbar Ramadhan Syambas (Supervisor Paper Machine 3 – Industrial Brown di PT. Tjiwi Kimia)

Moderator : Nailul Izzah

Pengantar

Kertas telah mengubah peradaban manusia sejak ditemukannya. Kertas telah banyak di gunakan sejak zaman dahulu, tetapi masih banyak dari kita yang belum mengerti tentang pembuatan kertas. Padahal kita telah menggunakannya selama bertahun-tahun bahkan puluhan tahun lamanya. Bisa jadi karena ketidaktahuan itu pula kita cenderung boros memakai kertas. >>> 

Baca Selengkapnya

Alpha, Beta, dan Gamma Cellulose

Alpha, Beta, dan Gamma Cellulose

Cellulose/Selulosa merupakan polimer alam yang terdiri atas monomer glukosa. Cellulose tidak dapat dicerna oleh sistem pencernaan manusia. Cellulose terdapat pada dinding sel tanaman. Berdasarkan kelarutannya dalam alkali, cellulose tanaman dapat dibagi menjadi tiga. Alpha cellulose, beta cellulose dan gamma cellulose. >>> 

Baca Selengkapnya

Macam-macam Proses Pulping

Macam-macam Proses Pulping

Ditulis oleh Abdul HalimĀ – Proses pulping adalah proses untuk mendapatkan ekstrak selulosa dari bahan baku biomassa, biasanya kayu. Ekstrak selulosa ini digunakan sebagai bahan baku kertas.

Secara umum proses pulping terdiri dari tiga macam, yaitu chemical process, mechanical process dan semimechanical process. Chemical process dapat dibagi menjadi tiga macam yaitu, soda pulping, kraft pulping dan sulfite pulping. Soda pulping menggunakan Na2CO3 sebagai zat aktif untuk mendegradasi lignin. Metode ini sangat boros dengan bahan kimia terutama soda oleh karena itu, recovery Na2CO3 dilakukan dengan evaporasi untuk mendapatkan kembali Na2CO3 dari larutan pemasak yang telah digunakan. Penambahan Na2CO3 dilakukan karena adanya kehilangan Na2CO3 selama proses. Kemudian, karena penyiapan Na2CO3 lebih mahal dibandingkan dengan penyiapan Na2SO4, Carl Dahl mencoba menggunakan Na2SO4 sebagai pengganti Na2CO3 dan memberikan hasil yang lebih baik. Proses ini selanjutnya dipatenkan oleh Dahl pada tahun 1884. Proses ini disebut dengan proses kraft yang berarti kuat dalam bahasa swedia. Pulp hasil proses ini susah untuk dibleaching dan berwarna gelap namun kuat sehingga baik untuk digunakan sebagai kertas packaging yang lebih mementingkan kekuatan. Permasalahan pada proses ini adalah recovery zat aktif dan bleaching. Pada beberapa tahun awal proses ini tidak terlalu berkembang hingga ditemukannya Tomlinson Combustion Furnace dan teknik bleaching. >>> 

Baca Selengkapnya