Menalar Kejahatan Thanos-Infinity War Secara Ilmiah (Dikupas dari Ilmu Demografi dan Fisika)

Menalar Kejahatan Thanos-Infinity War Secara Ilmiah (Dikupas dari Ilmu Demografi dan Fisika)

Perhatian: Artikel ini mengandung spoiler (jalan cerita film) Infinity War.

Over populasi sudah menjadi isu sejak lama. Bumi, tempat manusia tinggal, memiliki sumber daya yang terbatas. Di sisi lain, jumlah manusia terus meningkat.  Ada ungkapan bahwa “pertumbuhan penduduk mengikuti deret ukur sedangkan pertumbuhan sumber daya alam mengikuti deret hitung”. Hal ini menimbulkan kekhawatiran pada satu titik tertentu bumi tidak mampu lagi menyuplai kebutuhan manusia dan makhluk hidup lainnya. Berbagai upaya untuk mengontrol tingkat pertumbuhan manusia pun dilakukan. Di Indonesia misalnya, ada program Keluarga Berencana>>> 

Baca Selengkapnya

Mission (not) Impossible: Cara Lebah Terbang yang Memukau

Mission (not) Impossible: Cara Lebah Terbang yang Memukau

“According to all known laws of aviation, there’s no way that a bee should be able to fly. Its wings are too small to get its fat little body off the ground. The bee, of course, flies anyway. Because bees don’t care what humans think is impossible.” (Bee Movie, 2007)

Sekitar awal abad ke-20 ada mitos yang berkembang bahwa lebah (dan serangga pada umumnya) mustahil dapat terbang. Proporsi ukuran sayap dengan badan lebah menjadi sebab mengapa ada yang berpikir demikian. Pendapat itu juga didukung oleh hasil hitung-hitungan fisikawan di zaman itu. Ludwig Prandtl, misalnya, yang pada akhirnya membuat banyak orang percaya bahwa kasus terbang lebah adalah fenomena yang menyalahi hukum fisika. Kini satu abad telah berlalu. Apakah hal ini memang suatu anomali? >>> 

Baca Selengkapnya