DSSC

Perbandingan Setiap Generasi Sel Surya

Sel Surya sampai saat ini sudah mencapai generasi ke tiga, apa perbedaan di setiap generasinya? Sel surya ditemukan pada abad ke 19. Pada saat ini aplikasi sel surya sangatlah luas, dari penggunaan senter yang tidak perlu baterai hingga sebagai sumber listrik untuk pesawat ulang alik di luar angkasa. Hal ini akan terus berkembang hingga dapat menggantikan peranan energi fosil dalam memproduksi listrik. Parameter-parameter penting sejak pertama kali sel surya ditemukan adalah… Selengkapnya »Perbandingan Setiap Generasi Sel Surya

blank

Memodelkan Dye Sensitized Solar Cell dalam Persamaan Matematis

Dye Sensitized Solar Cell banyak diteliti karena biaya fabrikasinya yang murah dan performanya yang terus menerus meningkat (menjadi semakin efisien).  Penelitian yang dilakukan oleh penemu DSSC yakni Prof. Michael Gratzel menyatakan bahwa efisiensi DSSC dapat mencapai 15% (Tetsuo, 2013).  Jika dibandingkan sel surya komersil (sel surya berbahan dasar silikon) yang dijual dipasarkan, efisiensi DSSC 15% telah melampaui sel surya komersil yang yang hanya 10%. Selain itu, pewarna DSSC juga mampu… Selengkapnya »Memodelkan Dye Sensitized Solar Cell dalam Persamaan Matematis

blank

Dye Sensitized Solar Cell dan Tokoh Penemunya (M. Gratzel)

Sudah pernah terfikirkan belum kalau letak Indonesia yang dilalui garis khatulistiwa merupakan anugrah dan karunia dari Tuhan yang tidak ternilai harganya? Iya Indonesia sangat beruntung dilalui garis khatulistiwa, itu artinya Indonesia dilalui oleh matahari dalam setiap harinya, meskipun terkadang mendung dikala musim hujan.  Wilayah Indonesia akan selalu disinari matahari selama 10 sampai dengan 12 jam dalam sehari (Djoko Adi Widodo, 2009).  Berdasarkan data jadul, Ditjen Listrik dan Pengembangan Energi pada tahun 1997, kapasitas terpasang listrik… Selengkapnya »Dye Sensitized Solar Cell dan Tokoh Penemunya (M. Gratzel)